Siswa SMAN 3 Kuningan Sangat Antusias Mengapresiasi Pementasan Drama “Teater Sado” sebagai Media Pembelajaran

 Pementasan "Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita" Teater Sado Kuningan


Pementasan “Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita” Teater Sado Kuningan

Pementasan Drama di Kuningan sangat jarang dinikmati oleh para siswa, mungkin untuk kalangan mahasiswa bisa saja ada setahun sekali sebagai tugas akhir perkuliahan. Pada kurikulum 2013 sangat dibutuhkan pementasan drama karena ada materi mengulas drama/film. Jadi pementasan drama sangat dibutuhkan oleh para siswa. Materi terserbut mulai dari mengamati, mengekslorasi/mengapreasi, menalar/merangkum/mengulas yang akhirnya mempresentasilan ulasannya. Agar kegiatan pembelaran tersebut tercapai dengan baik maka dibutuhkan pementasan drama yang baik pula. Baca entri selengkapnya »

BPLH Kabupaten Bandung Mengagumi SMAN 3 Kuningan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional/Sekolah Berbasis Lingkungan

Rombongan BPLH Kab. Bandung diterima Kep SMAN 3 Kuningan berserta tim Adiwiyata SMAN 3 Kuningan

Rombongan BPLH Kab. Bandung diterima Kep SMAN 3 Kuningan berserta tim Adiwiyata SMAN 3 Kuningan

Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Bandung berkunjung ke SMAN 3 Kuningan dalam rangka studi banding ke sekolah adiwiyata/sekolah berbudaya lingkungan. Kedatangan rombongan tersebut disambut oleh Kepala SMAN 3 Kuningan bersama tim adiwiyata/sbl SMAN 3 Kuningan. Kesan rombongan BPLH Kabupaten Bandung pertama kali masuk lingkungan sekolah merasa nyaman, segar berasa dilingkungan luar wilayah sekolah. Rombongan berkesan bahwa baru pertama kali ada sekolah yang asri, rindang dan nyaman Baca entri selengkapnya »

Kepala SMA/SMK se-Kab Cirebon Studi Banding Adiwiyata dan UKS ke SMAN 3 Kuningan

MKKS SMA/SMK Kab Cirebon berpose bersama Kep SMAN 3 Kuningan di depan Vertical Garden

MKKS SMA/SMK Kab Cirebon berpose bersama Kep SMAN 3 Kuningan di depan Vertical Garden

Setelah pasca lomba UKS/LSS (Lomba Sekolah Sehat) dan Adiwiyata, SMAN 3 Kuningan semakin giat menata dan membudayakan hidup bersih dan sehat serta menjaga lingkungan yang asri rindah indah. Hal ini sekolah sebagai titik awal untuk mengindahkan dunia. Dengan sekolah yang bersih, sehat dan lingkungan yang asri maka sekolah sebagai tempat belajar akan mudah meraih prestasi. Dengan keberadaan SMAN 3 Kuningan sebagai juara sekolah sehat dan adiwiyata tingkat nasional tahun 2015, maka banyak pihak yang ingin belajar pelaksanaan sekolah sehat dan adiwiyata ke SMAN 3 Kuningan. Pihak yang sangat antusias yaitu para Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Cirebon dipimpin oleh Kasi Kurikkulum Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon untuk studi banding ke SMAN 3 Kuningan. Baca entri selengkapnya »

Juara Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Studi Banding ke SMAN 3 Kuningan

Tamu sedang melihat dokumen sekolah sehat SMAN 3 Kuningan

Tamu sedang melihat dokumen sekolah sehat SMAN 3 Kuningan

Sejak SMAN 3 Kuningan ditetapkan sebagai sekolah rujukan sekolah sehat dan UKS oleh Bupati Kuningan, semakin banyak pula pihak-pihak yang berkunjung ke SMAN 3 Kuningan untuk belajar mengelola sekolah sehat yang baik. Yang berkunjung sekaligus belajar tentang sekolah sehat pada waktu ini adalah sekolah pemenang lomba sekolah sehat (LSS) tingkat provinsi. Tamu yang berkunjung fokus pada dua hal yaitu pada dokumen kegiatan pelaksanaan sekolah sehat/UKS dan fasilitas/sarana sekolah yang menjadi penunjang pelaksanaan sekolah sehat/UKS. Baca entri selengkapnya »

SMAN 3 Kuningan Selalu Tampil “Fresh” Menerima Berbagai Kunjungan Studi Banding

Sejak ditetapkan sebagai Sekolah Sehat Tingkat Nasional pada bulan Agustus 2015 dan sekolah Adiwayata Nasional, SMA Negeri 3 Kuningan semakin “fresh” dengan penampilannya. Pasca lomba sekolah sehat dan pasca penilaian adiwiyata tingkat nasional, SMA Negeri 3 Kuningan semakin giat berbenah dan mempercantik penampilan, meningkatkan pelayanan prima bagi warga sekolah terutama pelayan kepada siswa, hal ini untuk meningkatkan prestasi siswa baik akademis maupun non akademis. Hal ini sesuai dengan komitmen warga sekolah dalam mewujudkan 3P (Penampilan, Pelayanan, dan Prestasi).

Kepala SMAN 3 Kuningan sedang menjelaskan program adiwiyata/sbl dan sekolah sehat kepada tamu yang berkunjung

Kepala SMAN 3 Kuningan sedang menjelaskan program adiwiyata/sbl dan sekolah sehat kepada tamu yang berkunjung

Dengan prestasi yang diraih SMA Negeri 3 Kuningan pada tingkat nasional, maka hampir dua kali setiap bulannya didatangi tamu yang berkunjung baik dari persekolahan, lembaga, instansi pemerintah untuk studi banding ke SMAN 3 Kuningan. Tamu yang berkunjung fokus pada keberhasilan SMA Negeri 3 Kuningan dalam mejalankan program adiwiyata/sekolah berbasis lingkungan dan sekolah sehat. Tamu yang berkunjung selalu merasa betah di lingkungan SMA Negeri 3 Kuningan yang asri, rindang, hijau dengan berbagai tanaman: tanaman hias, tanaman obat keluarga, tanaman lumbung hidup, tanaman endemik khas kuningan, tanaman buah. Selain itu juga tamu akan merasa nyaman ketika memasuki ruang UKS (ruang pelayanan kesehatan bagi warga sekolah) yang nyaman dan luas dengan pembagian ruangan yang proporsional sesesuai kebutuhan pelayan kesehatan.

SMA Negeri 3 Kuningan selalu terbuka menerima siapa yang akan berbagi pengalaman dan berkunjung untuk studi banding terutama pada bidang adiwiyata/sekolah berbudaya lingkungan dan sekolah sehat.

Di bawah ini daftar beberapa tamu yang berkunjung ke SMAN 3 Kuningan yang fokusnya pada bidang adiwiyata/sekolah berbudaya lingkungan dan sekolah sehat. Baca entri selengkapnya »

Penilaian Kurikulum 2013 Menjadi Skala 10?

Malam semakin larut, namun pikiran dan hati saya seperti ada yang membisikkan sekilas info masalah penilaian kurikulum 2013. Tulisan sebelumnya saya menulis kurikulum 2013 akan berganti menjadi kurikulum nasional saat ini saya ingin menuliskan penilaian kurikulum 2013 dikembalikan ke skala 10 yaitu rentang 1-10 seperti saya dulu sekolah 1979-1990.

Jadi penilaian kurikulum 2013 disederhanakan dari skala 4 (1-4) dengan predikat A/B/C/D dengan segudang deskripsi menjadi skala 10 yaitu rentang 1-10 dengan deskripsi juga yang sederhana. Hal ini dilakukan sebagai sistem penilian yang mudah, akurat dan otentik dalam rangka penguatan otonomi sekolah dan pendidik. Dengan penilaian seperti itu maka pendidik akan enjoy mendidik siswanya, akan enjoy memberikan pembelajarannya dan tidak dipusingkan dengan segudang administrasinya.

Semoga penilaian terserbut mendukung pada penilaian proses bukan sebagai penilaian hasil. Nah kita tunggu saja semoga penilaian skala 10 segera terlaksana dengan baik.

Kurikulum 2013 Akan Berganti Menjadi Kurikulum Nasional?

Sudah lama saya tidak menulis, malam ini saya sedang ada mood untuk menulis. Menulis apa yang saya pikirkan saat ini. Pikiran saya mendadak enjoy ketika mendengar dunia pendidikan akan melahirkan kurikulum nasional. Bisa jadi kurikulum nasional akan muncul ketika semua sekolah sudah melaksanakan kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan. Lalu kapankah semua sekolah akan melaksanakannya, bisa jadi tahun 2020 sudah enjoy dengan kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan, nah ketika itulah lahir kurikulum nasional.

Saya pikir bahwa kurikulum apapun pasti berubah sesuai perkembangan jaman hal ini karena kebutuhan yang berbeda-beda setiap jamannya. Pada jaman sekarang begitu pesatnya model-model pembelajaran, berbagai media pembelajaran yang menyenangkan disesuaikan dengan keadaanya. Meskipu berbeda-beda namun tetap satu tujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal, kita pernah mendengar “banyak jalan menuju roma”.

Saya juga berpikir bahwa implementasi kurikulum pendidikan berhasil dimulai dari pengetahuan, keterampilan, hubungan sosial (implementasi pengetahuan dan keterampilan pada kehidupan sehari-hari yang bermanfaat bagi sesama) dan terakhir hubungan dengan Maha Pencipta (selalu bersyukur atas nikmat anugrah mencari ilmu dan mengamalkannya, tidak sombong dan angkuh bahwa pengetahuan bersumber dari Maha Pencipta). Jadi menurut saya jika merujuk pada kurikulum 2013 urutannya KI3-KI4-KI2-KI1.

Semoga mulai tahun ajaran yang akan datang dunia pendidikan akan menikmati kurikulum 2013 yang terus disempurnakan sesuai perkembangan jaman dan tidak semakin ribet namun semakin menyenangkan semua pihak. Selama itu pula tidak serta merta tahun ajaran yang akan semua akan akan melaksanakannya.

Sudah malam nih, baiklah kita tunggu perubahan nama kurikulum 2013 menjadi kurilum nasional.

%d blogger menyukai ini: