Pertemuan MGMP Bahasa Indonesia SMA/MA Kabupaten Kuningan yang Penuh Kesan: Jauh Dituju, Renggang Tetap Datang

Pertemuan rutin MGMP Bahasa Indonesia beberapa tahun ini selalu di SMA yang berlokasi di wilayah kota Kuningan, hal ini untuk mumadahkan transportasi. Namun lain halnya dengan pertemuan pada awal Januari 2019, tempatnya di SMAN 1 Ciwaru yang kebetulan tempat bertugas Pembina MGMP. Dengan tempat ini jauh dari kota, namun menjadi hal yang luar biasa ditandai dengan kebersamaan yang sangat kompak. Pergi bersama dan pulangpun bersama. Karena serba bersama-sama maka pelaksanaan program MGMP pun dikerjakan bersama-sama pula. Indah luar biasa kebersamaan pertemuan tersebut.

Karena sangat berkesan, teman saya Ibu Wiwi Widuri, S.Pd. yang mengajar di SMA Islam Terpadu Al-Multazam dan punya hobi menulis. Dari hobi terserbut Ibu Wiwi bisa disebut juga seorang jurnalis, inilah tulisan beliau hasil pertemuan MGMP ketika di SMAN 1 Ciwaru.

Wiwi Widuri, S.Pd. Pengajar SMA Islam Terpadu Al-Multazam

Jauh dijugjug, anggang diteang, Jauh dituju, renggang tetap datang

Bersama menuju tempat nan jauh di sana, tempat sekitar kawasan Kuningan Jawa Barat, SMA Negeri 1 Ciwaru. Tempat MGMP kali pertama bagi barisan para guru bahasa Indonesia mengejar ilmu sekaligus bersilaturahmi memanjangkan tali persaudaraan diantara kami.

Penyambutan penuh senyuman, salam peluk kehangatan persaudaraan kami rasakan saat memasuki gerbang. Disambut pertama kali oleh Bunda Hj. Eti, S.Pd. buat suasana semakin hangat dan ceria. Penunjuk arah sudah siap menuntun kami menuju ruangan. Setibanya di ruangan, tempat kami MGMP, hidangan berupa gorengan, ketan, buras dan pisang menanti untuk sekadar kami cicipi. Pusat perhatian kami pada salah satu gorengan yaitu golono atau dolono, pedas, mantap. Belum lagi bermacam minuman teh dan kopi menunggu bersama panasnya air galon pelengkap kopi dan teh yang akan kami seduh. Paket komplit, lengkap dan hemat.

Tak selang beberapa menit, acara pun dimulai, diawali oleh sambutan dari bapak pembina, sekaligus kepala sekolah SMAN 1 Ciwaru, Drs. H. Maryanto, M.Pd., M.Si, sebagai penghantar agenda pertemuan di Sabtu, 12/1/2019. Someah tur merenah, handap asor sanes saukur cariosan, penyampaian begitu luwes dan merenah.

Sebagai ketua MGMP, Bapak Maman, M.Pd. melanjutkan memimpin workshop menjelaskan kisi-kisi soal dan persiapan lainnya terkait pelaksanaan USBN 2019.

Akhir dari pertemuan, hidangan berupa makan siang sudah tersedia di meja. Subhanallah rejeki nikmat luar biasa yang kami rasakan saat itu.

Perjalanan jauh seolah tak lagi terasa, semua telah terbayarkan dengan ilmu, silaturahmi, dan hidangan pengisi energi serta penerimaan penuh hangat dan hormat dari tuan rumah.

Ciwaru memang bercuaca panas ngelekeb, tetapi penyambutan dan penghormatan tuan rumah yang someah, panas berubah adem, gerah beralih sejuk, dan kantuk menjelma menjadi semangat juang untuk kembali melanjutkan pembahasan persiapan USBN kelas XII 2019.

Foto bersama menjadi moment penutupan kebersamaan kami dalam MGMP perdana awal semester 2, tahun ini. Terima kasih, kami haturkan kepada tuan rumah yang sudah menerima penuh someah, Insya Allah semoga berkah. Mohon maaf sudah banyak merepotkan bahkan mungkin menjadi beban.

SMA Negeri 1 Ciwaru, sekolah jauh kawasan Kuningan kali pertama kami kunjungi, terutama bagi saya pribadi.

 

Iklan

Video Laporan Hasil Observasi (Berbasis Ponsel): Karya Siswa Menuntaskan Materi LHO

Pembelajaran bahasa Indonesia mencakup empat keterampilan berbahasa yang langsung dialami oleh pembelajar. Materi Bahasa Indonesia kelas X SMA yang pertama yaitu menulis laporan hasil observasi (LHO). Saya mengajak para siswa untuk mengamati contoh (LHO) dari berbagai sumber. Salah satu sumber yang dicermati siswa yaitu buku teks dari kemendikbud yang memberikan pola penulisannya diawali dengan deskripsi definisi, deskripsi bagian, deskripsi manfaat. Para siswa memahaminya dengan pola defisini dan penjelasan umum, klasifikasi dan rincian bagian, deskripsi manfaat, kesan pada objek yang di observasi. Baca entri selengkapnya »

Kurikulum 2013: Dokumen Naskah Kurikulum 2013 edisi revisi 2016

Siswa SMAN 3 Kuningan Sangat Antusias Mengapresiasi Pementasan Drama “Teater Sado” sebagai Media Pembelajaran

 Pementasan "Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita" Teater Sado Kuningan


Pementasan “Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita” Teater Sado Kuningan

Pementasan Drama di Kuningan sangat jarang dinikmati oleh para siswa, mungkin untuk kalangan mahasiswa bisa saja ada setahun sekali sebagai tugas akhir perkuliahan. Pada kurikulum 2013 sangat dibutuhkan pementasan drama karena ada materi mengulas drama/film. Jadi pementasan drama sangat dibutuhkan oleh para siswa. Materi terserbut mulai dari mengamati, mengekslorasi/mengapreasi, menalar/merangkum/mengulas yang akhirnya mempresentasilan ulasannya. Agar kegiatan pembelaran tersebut tercapai dengan baik maka dibutuhkan pementasan drama yang baik pula. Baca entri selengkapnya »

BPLH Kabupaten Bandung Mengagumi SMAN 3 Kuningan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional/Sekolah Berbasis Lingkungan

Rombongan BPLH Kab. Bandung diterima Kep SMAN 3 Kuningan berserta tim Adiwiyata SMAN 3 Kuningan

Rombongan BPLH Kab. Bandung diterima Kep SMAN 3 Kuningan berserta tim Adiwiyata SMAN 3 Kuningan

Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Bandung berkunjung ke SMAN 3 Kuningan dalam rangka studi banding ke sekolah adiwiyata/sekolah berbudaya lingkungan. Kedatangan rombongan tersebut disambut oleh Kepala SMAN 3 Kuningan bersama tim adiwiyata/sbl SMAN 3 Kuningan. Kesan rombongan BPLH Kabupaten Bandung pertama kali masuk lingkungan sekolah merasa nyaman, segar berasa dilingkungan luar wilayah sekolah. Rombongan berkesan bahwa baru pertama kali ada sekolah yang asri, rindang dan nyaman Baca entri selengkapnya »

Kepala SMA/SMK se-Kab Cirebon Studi Banding Adiwiyata dan UKS ke SMAN 3 Kuningan

MKKS SMA/SMK Kab Cirebon berpose bersama Kep SMAN 3 Kuningan di depan Vertical Garden

MKKS SMA/SMK Kab Cirebon berpose bersama Kep SMAN 3 Kuningan di depan Vertical Garden

Setelah pasca lomba UKS/LSS (Lomba Sekolah Sehat) dan Adiwiyata, SMAN 3 Kuningan semakin giat menata dan membudayakan hidup bersih dan sehat serta menjaga lingkungan yang asri rindah indah. Hal ini sekolah sebagai titik awal untuk mengindahkan dunia. Dengan sekolah yang bersih, sehat dan lingkungan yang asri maka sekolah sebagai tempat belajar akan mudah meraih prestasi. Dengan keberadaan SMAN 3 Kuningan sebagai juara sekolah sehat dan adiwiyata tingkat nasional tahun 2015, maka banyak pihak yang ingin belajar pelaksanaan sekolah sehat dan adiwiyata ke SMAN 3 Kuningan. Pihak yang sangat antusias yaitu para Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Cirebon dipimpin oleh Kasi Kurikkulum Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon untuk studi banding ke SMAN 3 Kuningan. Baca entri selengkapnya »

Juara Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Studi Banding ke SMAN 3 Kuningan

Tamu sedang melihat dokumen sekolah sehat SMAN 3 Kuningan

Tamu sedang melihat dokumen sekolah sehat SMAN 3 Kuningan

Sejak SMAN 3 Kuningan ditetapkan sebagai sekolah rujukan sekolah sehat dan UKS oleh Bupati Kuningan, semakin banyak pula pihak-pihak yang berkunjung ke SMAN 3 Kuningan untuk belajar mengelola sekolah sehat yang baik. Yang berkunjung sekaligus belajar tentang sekolah sehat pada waktu ini adalah sekolah pemenang lomba sekolah sehat (LSS) tingkat provinsi. Tamu yang berkunjung fokus pada dua hal yaitu pada dokumen kegiatan pelaksanaan sekolah sehat/UKS dan fasilitas/sarana sekolah yang menjadi penunjang pelaksanaan sekolah sehat/UKS. Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: