Siswa SMAN 3 Kuningan Sangat Antusias Mengapresiasi Pementasan Drama “Teater Sado” sebagai Media Pembelajaran

 Pementasan "Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita" Teater Sado Kuningan


Pementasan “Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita” Teater Sado Kuningan

Pementasan Drama di Kuningan sangat jarang dinikmati oleh para siswa, mungkin untuk kalangan mahasiswa bisa saja ada setahun sekali sebagai tugas akhir perkuliahan. Pada kurikulum 2013 sangat dibutuhkan pementasan drama karena ada materi mengulas drama/film. Jadi pementasan drama sangat dibutuhkan oleh para siswa. Materi terserbut mulai dari mengamati, mengekslorasi/mengapreasi, menalar/merangkum/mengulas yang akhirnya mempresentasilan ulasannya. Agar kegiatan pembelaran tersebut tercapai dengan baik maka dibutuhkan pementasan drama yang baik pula. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Penilaian Kurikulum 2013 Menjadi Skala 10?

Malam semakin larut, namun pikiran dan hati saya seperti ada yang membisikkan sekilas info masalah penilaian kurikulum 2013. Tulisan sebelumnya saya menulis kurikulum 2013 akan berganti menjadi kurikulum nasional saat ini saya ingin menuliskan penilaian kurikulum 2013 dikembalikan ke skala 10 yaitu rentang 1-10 seperti saya dulu sekolah 1979-1990.

Jadi penilaian kurikulum 2013 disederhanakan dari skala 4 (1-4) dengan predikat A/B/C/D dengan segudang deskripsi menjadi skala 10 yaitu rentang 1-10 dengan deskripsi juga yang sederhana. Hal ini dilakukan sebagai sistem penilian yang mudah, akurat dan otentik dalam rangka penguatan otonomi sekolah dan pendidik. Dengan penilaian seperti itu maka pendidik akan enjoy mendidik siswanya, akan enjoy memberikan pembelajarannya dan tidak dipusingkan dengan segudang administrasinya.

Semoga penilaian terserbut mendukung pada penilaian proses bukan sebagai penilaian hasil. Nah kita tunggu saja semoga penilaian skala 10 segera terlaksana dengan baik.

Kurikulum 2013 Akan Berganti Menjadi Kurikulum Nasional?

Sudah lama saya tidak menulis, malam ini saya sedang ada mood untuk menulis. Menulis apa yang saya pikirkan saat ini. Pikiran saya mendadak enjoy ketika mendengar dunia pendidikan akan melahirkan kurikulum nasional. Bisa jadi kurikulum nasional akan muncul ketika semua sekolah sudah melaksanakan kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan. Lalu kapankah semua sekolah akan melaksanakannya, bisa jadi tahun 2020 sudah enjoy dengan kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan, nah ketika itulah lahir kurikulum nasional.

Saya pikir bahwa kurikulum apapun pasti berubah sesuai perkembangan jaman hal ini karena kebutuhan yang berbeda-beda setiap jamannya. Pada jaman sekarang begitu pesatnya model-model pembelajaran, berbagai media pembelajaran yang menyenangkan disesuaikan dengan keadaanya. Meskipu berbeda-beda namun tetap satu tujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal, kita pernah mendengar “banyak jalan menuju roma”.

Saya juga berpikir bahwa implementasi kurikulum pendidikan berhasil dimulai dari pengetahuan, keterampilan, hubungan sosial (implementasi pengetahuan dan keterampilan pada kehidupan sehari-hari yang bermanfaat bagi sesama) dan terakhir hubungan dengan Maha Pencipta (selalu bersyukur atas nikmat anugrah mencari ilmu dan mengamalkannya, tidak sombong dan angkuh bahwa pengetahuan bersumber dari Maha Pencipta). Jadi menurut saya jika merujuk pada kurikulum 2013 urutannya KI3-KI4-KI2-KI1.

Semoga mulai tahun ajaran yang akan datang dunia pendidikan akan menikmati kurikulum 2013 yang terus disempurnakan sesuai perkembangan jaman dan tidak semakin ribet namun semakin menyenangkan semua pihak. Selama itu pula tidak serta merta tahun ajaran yang akan semua akan akan melaksanakannya.

Sudah malam nih, baiklah kita tunggu perubahan nama kurikulum 2013 menjadi kurilum nasional.

Kurikulum 2013: Permendikbud 104 Tentang Penilaian, Predikat B- Menyatakan Bisa Tuntas, Bisa Juga Belum Tuntas

Setelah saya membaca Permendikbud 104 Tahun 2014 tentang penilaian ada yang berberda dari Permendikbud sebelumnya (81A). Dalam Permendikbud 81A siswa yang berpridiket B- dipastikan sudah tuntas atau sudah memenuhi KKM, namun dalam Permendikbud 104 tahun 2014, siswa yang berpredikat B- dimungkinkan bisa belum tuntas (di bawah KKM) atau juga sudah tuntas, hal ini karena rentang nilai B- pada Permendikbud 104 mulai 2,51 sedangkan batas ketuntasan minimal 2,67. Sebagai perbandingan saya perlihatkan perbedaannya seperti di bawah ini. Baca entri selengkapnya »

Format Buku RAPORT Kurikulum 2013: Generasi Abad ke-21 adalah Generasi Kompetensi

Generasi Z

Generasi Z

Generasi abad ke-21 adalah generasi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Mari kita lihat lingkungan sekitar kita, generasi sekarang serba berkeinginan cepat, potong kompas, yang jauh jadi dekat, yang sulit jadi mudah, dapat mengerjakan benyak kegiatan dalam satu waktu, kencederungan tidak fokus.

Saya mengamati generasi sekarang ada prilaku yang berbeda dari generasi sebelumnya, salah satunya ketika sedang “ngobrol” malah berkomunikasi dengan beberapa pihak lain melalui alat komunikasinya, atau ketika sedang memasak eh malah berkomunikasi dengan banyak pihak pula. Artinya satu waktu dapat mengerjakan banyak kegiatan, yang paling parah lagi ketika sedang berkendaraan malah nelepon atau sms-an. Dan banyak lagi kejadian lainnya.

Lalu siapa generasi abad ke-21, yang sekarang usianya antara 7-25 tahun, nah kalau saya cenderung ke generasi Y hehehe.

Generasi abad ke-21 akan lahir istilah “Generasi Z” yang memiliki karkter sebagai berikut. Baca entri selengkapnya »

(Silakan Unduh) Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI

Buku Paradigma Pendidikan Nasional Abad XII yang disusun oleh para Doktor dan Profesor sangat menarik untuk dibaca dan dilaksanakan dengan baik, beberapa hal yang saya kutip dari buku tersebut sebagai berikut.

Karakteristik abad XXI

  1. Perhatian yang semakin besar terhadap masalah lingkungan hidup.
  2. Dunia kehidupan akan semakin dihubungkan oleh teknologi informasi.
  3. Ilmu pengetahuan akan semakin converging.
  4. Kebangkitan pusat ekonomi dibelahan Asia Timur dan Tenggara.
  5. Perubahan dari ekonomi berbasis sumber daya alam serta manusia kearah ekonomi berbasis pengetahuan.
  6. Perhatian yang semakin besar pada industri kreatif dan industri budaya.
  7. Budaya akan saling imbas mengimbas dengan Teknosains.
  8. Perubahan paradigma Universitas, dari “Menara Gading” ke “Mesin Penggerak Ekonomi”.

Tujuan Pendidikan Nasional Abad XXI

Pendidikan Nasional abad XXI bertujuan untuk mewujudkan cita-cita bangsa, yaitu masyarakat bangsa Indonesia yang sejahtera dan bahagia, dengan kedudukan yang terhormat dan setara dengan bangsa lain dalam dunia global, melalui pembentukan masyarakat yang terdiri dari sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu pribadi yang mandiri, berkemauan dan berkemampuan untuk mewujudkan cita-cita bangsanya. Baca entri selengkapnya »

(Silakan Unduh) Silabus Kurikulum 2013 untuk SMA

Akhirnya saya dapat kiriman dari kang Budi Prasetya yang isinya berupa Silabus, Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 untuk SMA. Meskipun isi ada beberapa versi perubahan isi silabus pada beberapa mata pelajaran pula.

Bagi Bapak/Ibu Guru SMA ada baiknya untuk mengunduh dokumen-dokumen di bawah ini yang berkaitan dengan kurikulum 2013. Semoga kita dapat gambaran awal mengenai wujud kurikulum 2013. Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: