BAROK Ingin Serba Tahu dari Internet, KARNADI Serba Tahu dari Internet Tanpa Melakukan Sesuatu dan Tanpa Memiliki Sesuatu (BAROK dan KARNADI memiliki Kecerdasan Sosial yang Luar Biasa), naskah dan sutradara: Aan Sugianto Mas

Aan Sugianto Mas (baju putih berselendang tas) di tengah anggota sanggar teater Sado

Aan Sugianto Mas (baju putih berselendang tas) di tengah anggota sanggar teater Sado

Orang yang memiliki (materi) segalanya dengan orang yang tidak memiliki (materi) akhirnya bisa mesra. Itulah kecerdasan sosial BAROK alias KARNADI yang gigih ingin melakukan (pernah memiliki/melakukan) sesuatu agar ia menjadi tahu dan menjadi orang cerdas. Namun BAROK alias KARNADI gagal untuk memiliki atau melakukannya, ia hanya pintar serba tahu saja dari referensi internet hasil berselancar di dunia maya. Ia tahu mobil paling mahal, jabatan paling bagus, dan informasi lainnya yang serba lauar dari internet. Sementara dia tidak pernah punya/memiliki dari yang ia ketahui, apalagi pernah melakukannya.

 

 

 

Baca entri selengkapnya »

Karya Besar Seni Teater Garapan Aan Sugianto Mas yang Luar Biasa yang Pernah Saya Tonton

(Duduk baju putih berkaca mata): Aan Sugianto Mas, didamping para budayawan, pemerhati seni budaya, dan jurnalis Kuningan

(Duduk baju putih berkaca mata): Aan Sugianto Mas, didamping para budayawan, pemerhati seni budaya, dan jurnalis Kuningan

Saya masih ingat dan masih terngiang di telinga pesan seorang mahaguru kepada saya yaitu “Untuk mempelajari sesuatu, kerjakan dulu dengan sungguh-sungguh, kemudian (banyak) bertannya, kemudian berkarya apa adanya dan mengalir bagaikan air”. Itulah pertemuan pertama saya dengan beliau. Itulah pesan seorang guru kepada muridnya (saya). Beliau adalah Aan Sugianto Mas seorang dosen yang luar biasa. Beliau banyak karya besar yang pernah saya nikmati (saya penikmat karya beliau).  Baca entri selengkapnya »

Sayang Sekali “Batu Refleksi” Balong Dalem Diinjak Sepatu

IMG_6606 IMG_6605 Hem… ketika saya menikmati acara kegiatan kepramukaan di Balong Dalem Kuningan, ada pemandangan yang luar biasa. Pemandangan yang tidak lazim, pemandangan batu yang dipakai refreksi malah diinjak-injak sepatu, sebaiknya mereka jangan menginjak batu refleksi tapi menggunakan lajur lain.

Hem… enjoy sajah deh… yang penting saya menikmati batu refleksi terserbut tanpa alas kaki biar sehat.

(Mini) Jambore Pramuka di Kuningan Membuat Anggota Pramuka “Enjoy”

IMG_6593

Kegiatan lomba teknik kepramukaan sangat menarik bagi siapa saja, kegiatan ini berupa permainan ketangkasan dan keterampilan serta mengatur kekompakkan tim. Kegiatan semacam ini sangat cocok dikembangkan pada usia anak sekolah, karena memacu berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Saya kurang paham siapa penyelenggara kegiatan ini di Kuningan, tapi saya paham kegiatan ini dalam rangka reaktualisasi kegiatan kepramukaan sekaligus promo tempat wisata di Kuningan.

IMG_6594 IMG_6595 IMG_6596 IMG_6599 IMG_6600

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IMG_6603 IMG_6609

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta lomba keterampilan kepramukaan terserbut cukup ramai dan banyak peserta yang mengikutinya, mereka sangat enjoy dalam berlomba karena bermain sambil berlomba dan berlomba sambil bermain, jadi unsur “nakal” unsur “curang” sepertinya tidak terjadi, karena mereka terlihat langsung oleh siapa saja (pengunjung objek wisata, peserta lomba, pantia, atau juri) apa yang dilakukannya.

Kegiatann yang dilombakan mulai dari pentas seni, ketangkasan, keterampilan, kekompakan tim, kekuatan fisik, dan mental sabar untuk terus berjuang dan berjuang terus. Saya berpendapat jika kegiatan ini dikembangkang di sekolah dengan serius maka bisa jadi siswa akan ceria, senang, sehat dan akan menumbuhkan semangat belajar. Tidak jenuh dan dan tidak bosan menghadapi pelajaran di kelas. Namun ada hal yang menarik, mengapa peserta penggalang lebih enjoy, lebih menarik daripada peserta penegak? Apakah pola pembinaan penggalang lebih serius? Apakah pola pembinaan penegak membosankan? Ah… itu hanya sepintas saja.

Hem… saya pun asyik juga menikmati indahnya objek wisata balong dalem Kuningan.

 

Bahasa Indonesia Didominasi Serapan Bahasa Belanda?

Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja.

Dari sudut pandang linguistik, bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau (wilayah Kepulauan Riau sekarang) dari abad ke-19. Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20.

Ejaan ini digunakan untuk menuliskan kata-kata Melayu menurut model yang dimengerti oleh orang Belanda, yaitu menggunakan huruf Latin dan bunyi yang mirip dengan tuturan Belanda. Van Ophuijsen adalah seorang ahli bahasa berkebangsaan Belanda. Ia pernah jadi inspektur sekolah di maktab perguruan Bukittinggi, Sumatera Barat, kemudian menjadi profesor bahasa Melayu di Universitas Leiden, Belanda. Setelah menerbitkan Kitab Logat Melajoe, van Ophuijsen kemudian menerbitkan Maleische Spraakkunst (1910). Buku ini kemudian diterjemahkan oleh T.W. Kamil dengan judul Tata Bahasa Melayu dan menjadi panduan bagi pemakai bahasa Melayu di Indonesia. Baca entri selengkapnya »

Semangat Adalah Sikap yang Bisa Mengalahkan Segalanya

Kata semangat memiliki arti sebagai berikut.

  1. roh kehidupan yang menjiwai segala makhluk yang dapat memberi kekuatan;
  2. kekuatan (kegembiraan, gairah) batin;
  3. perasaan hati;
  4. gairah untuk bekerja, berjuang, dsb.

Setiap orang punya rasa semangat ketika ada yang membangkitkannya. Contoh yang sederhana, ketika seorang anak remaja mencintai seseorang pasti akan bangkit rasa semangatnya untuk berpenampilan menarik atau akan berusaha keras mendatangi ke tempat sang kekasihnya meskpun banyak rintangan, dia tidak memikirkan bagaimana menghadapi rintangan terserbut yang adalah bagaimana dapat berjumpa dengan sang kekasih terserbut.

Pasukan bambu runcing

Pasukan bambu runcing

Contoh lain mengenai semangat, kita lihat gambar/foto sejarah, cerita sejarah masa lalu. Mengapa Indonesia dapat merdeka dari penjajah yang begitu kuiat dalam bersenjanya? Jawabannya adalah karena semangat para pejuang dan pendiri bangsa untuk merdeka, berkat semangat diplomasi dan semangat berjuang bergerilnya dengan bambu runcing atau senjata tajam maka bangsa Indonesia dapat mengalahkan penjajah. Siapakah yang menyemangti para pejuang dan pendiri bangsa? Jawabannya adalah hati sanubarinya masing-masing yang bersatu. Pada pejuang dan pendiri bangsa terserbut bersatu ingin merdeka, tanpa membedakan dan tidak mementingkan suku, agama, golongan atau ras masing-masing. Begitu luar biasanya para pejuang dan pendiri bangsa yang “kompak” dengan kegotongroyongan, dan tidak merasa paling berjasa pada kelompoknya. Baca entri selengkapnya »

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Versi Desktop (Silakan Unduh)

KBBI Desktop versi 1.5

KBBI Desktop versi 1.5

Saat ini Kamus Besar Bahasa Indonsia (KBBI) sudah diterbitkan dalam bentuk aplikasi dekstop, jadi tidak usah repot-repot membawa KBBI cukup tebal, sekarang dapat dimasukkan dalam flashdik dan dipasang di berbagai komputer. Jadi pengguna komputer tidak ada salahnya untuk memasang KBBI terserbut untuk berbagai keperluan. Cara memasangnya juga sangat mudah, cukup diekstrak hasil unduhannya kemudian jalankan file kbbi.exe Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: