Ega Noviantika sosok “Kecil-Kecil Kuda Kuningan”

ega3Mungkin sudah banyak yang sudah tahu sejarah (kabupaten) Kuningan atau cerita kuda kuningan yang bernama si windu.  Saya memili cerita versi lain tentang kuda kuningan yang kecil namun lincah.

Ketika masih kecil orang tua pernah bercerita tentang penyerangan tentara Galuh ke Cirebon yang dihadang oleh tentara Kuningan yang menggunakan tunggangan kuda kecil. Dalam cerita terserbut dikisahkan Panglima tentang Galuh berperang melawan panglima Kuningan selama satu bulan dengan tiada ada yang kalah dan tidak ada yang menang. Karena lelahan akhirnya Panglima Galuh kembali ke kerajaan dengan melaporkan “Hese pisan ngelehkeun prajurit Kuningan, leutik-leutik kuda Kuningan kacida gesitna tur kuat” (Susah sekali mengalahkan prajurit Kuningan, meskipun kudanya kecil, tapi kuat dan lincah). Dari cerita itu munculah “kecil-kecil kuda Kuningan”. Baca entri selengkapnya »

Penilaian Kurikulum 2013 Menjadi Skala 10?

Malam semakin larut, namun pikiran dan hati saya seperti ada yang membisikkan sekilas info masalah penilaian kurikulum 2013. Tulisan sebelumnya saya menulis kurikulum 2013 akan berganti menjadi kurikulum nasional saat ini saya ingin menuliskan penilaian kurikulum 2013 dikembalikan ke skala 10 yaitu rentang 1-10 seperti saya dulu sekolah 1979-1990.

Jadi penilaian kurikulum 2013 disederhanakan dari skala 4 (1-4) dengan predikat A/B/C/D dengan segudang deskripsi menjadi skala 10 yaitu rentang 1-10 dengan deskripsi juga yang sederhana. Hal ini dilakukan sebagai sistem penilian yang mudah, akurat dan otentik dalam rangka penguatan otonomi sekolah dan pendidik. Dengan penilaian seperti itu maka pendidik akan enjoy mendidik siswanya, akan enjoy memberikan pembelajarannya dan tidak dipusingkan dengan segudang administrasinya.

Semoga penilaian terserbut mendukung pada penilaian proses bukan sebagai penilaian hasil. Nah kita tunggu saja semoga penilaian skala 10 segera terlaksana dengan baik.

Kurikulum 2013 Akan Berganti Menjadi Kurikulum Nasional?

Sudah lama saya tidak menulis, malam ini saya sedang ada mood untuk menulis. Menulis apa yang saya pikirkan saat ini. Pikiran saya mendadak enjoy ketika mendengar dunia pendidikan akan melahirkan kurikulum nasional. Bisa jadi kurikulum nasional akan muncul ketika semua sekolah sudah melaksanakan kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan. Lalu kapankah semua sekolah akan melaksanakannya, bisa jadi tahun 2020 sudah enjoy dengan kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan, nah ketika itulah lahir kurikulum nasional.

Saya pikir bahwa kurikulum apapun pasti berubah sesuai perkembangan jaman hal ini karena kebutuhan yang berbeda-beda setiap jamannya. Pada jaman sekarang begitu pesatnya model-model pembelajaran, berbagai media pembelajaran yang menyenangkan disesuaikan dengan keadaanya. Meskipu berbeda-beda namun tetap satu tujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal, kita pernah mendengar “banyak jalan menuju roma”.

Saya juga berpikir bahwa implementasi kurikulum pendidikan berhasil dimulai dari pengetahuan, keterampilan, hubungan sosial (implementasi pengetahuan dan keterampilan pada kehidupan sehari-hari yang bermanfaat bagi sesama) dan terakhir hubungan dengan Maha Pencipta (selalu bersyukur atas nikmat anugrah mencari ilmu dan mengamalkannya, tidak sombong dan angkuh bahwa pengetahuan bersumber dari Maha Pencipta). Jadi menurut saya jika merujuk pada kurikulum 2013 urutannya KI3-KI4-KI2-KI1.

Semoga mulai tahun ajaran yang akan datang dunia pendidikan akan menikmati kurikulum 2013 yang terus disempurnakan sesuai perkembangan jaman dan tidak semakin ribet namun semakin menyenangkan semua pihak. Selama itu pula tidak serta merta tahun ajaran yang akan semua akan akan melaksanakannya.

Sudah malam nih, baiklah kita tunggu perubahan nama kurikulum 2013 menjadi kurilum nasional.

Bukti(kan)! Kab. Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi

Tebing dan pagar batu Mayasih yang indah

Tebing dan pagar batu Mayasih yang indah

Kabupaten Kuningan kaya dengan alamnya yang subur, luas, kaya dan mengesankan, maka sudah biasanya warga Kuningan akan selalu menjaga alamnya dengan baik, contohnya kolam renang Cibulan. Hal yang saya menarik hati untuk meunulis yaitu tentang batu Mayasih Kuningan (sekarang sudah musim batu atau zaman batu? heheh). Pemda Kabupaten Kuningan telah meresmikan bukit batu Mayasih yang tempatnya romantis. Baca entri selengkapnya »

Kuningan di Minggu Pagi, Sungguh Asri

Kuningan di Minggu Pagi

Kuningan di Minggu Pagi

Suasana kota Kuningan di Minggu pagi sangat berbeda dengan hari-hari lainnya, apalagi jika sore dan malam hari, sepanjang ini ramai dengan para pedagang kaki lima terutama kuliner, lalu parkir mobilnya di mana? Pokoknya yang terlihat parkir PKL akan lebih terlihat daripada parkir kendaraan, hem… pejalan kaki juga akan sulit terlihat berjalan di troroar.

Memang suasana Minggu sangat berkesan dan menyegarkan pernasapan, menyegarkan pandangan mata, dan kita bebas berjalan sepanjang trotar jalan Siliwangi. Sungguh berkah ada program “kar fri dey” bagi saya, karena dapat menikmati kota Kuningan yang kecil mungil bersih dan asri.

Rambu Lalu Lintas Untuk Semua Jenis Kendaraan (Bermotor dan Tidak Bermotor)

Rambu Lalu Lintas

Rambu Lalu Lintas

Kota Kuningan kota kecil dinamis, unik, nyentrik asri dan indah. Kota yang memiliki ciri khas dengan andong/delman/sado/dokar/per. Kendaraan ini cenderung bebas berlalu lintas tanpa mengindahkan rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. Pokoknya jenis kendaraan yang paling berkuasa di jalanan kota Kuningan. Baca entri selengkapnya »

Mendikdasmenbud: “Gerakan Hormati Gurumu” Memberikan Keistimewaan pada Guru

Mendikdasmenbud

Mendikdasmenbud

Saya baru fokus sekarang pada pernyataaan mendikdasmebud yang memiliki gagasan gerakan hormati gurumu. Gagasan ini memuat tentang pelayanan yang istimewa bagi para guru (apakah berlaku pada semua guru, baik yang sudah purna bakti dan masih aktif mengabdi, karena guru itu tidak ada istilah “purna”), keistimewaan terserbut berupa diskon untuk setiap pembelian buku, kemudahan boarding di bandara, dan keistimewaan lainnya. Semoga apa yang ditulis di kompas menjadi kenyataan.

Apa susahnya sih kasih diskon untuk guru untuk semua urusan. Datang ke toko buku, datang ke toko apa pun dapat keringanan. Kalau guru mau terbang, izinkan dulu guru boarding. Saya mau ngomong ke CEO airline, biar semua orang di tempat itu sadar bahwa saya bisa duduk di tempat itu karena guru,” ujar Mendikdasmenbud.

Dengan membudayakan penghormatan terhadap guru mulai dari hal-hal kecil itu, Anies menilai suasana belajar pun akan berubah. Sementara, peran negara dalam gerakan ini, kata Anies, tetap sebagai pemberi fasilitas dan pendorong gerakan masyarakat.

(sumber: http://nasional.kompas.com/)

Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.299 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: