Archive for the 'Puisi' Category

Sepasang Ikan

Mentari pagi hari masih malu-malu
Kabut ikut menyelimuti
Embun enggn turun dari pucuk daun
Angin pun belum menyapa
Riak air di kolam tidak terlihat
Namun sepasang ikan sedang asyik bercengkrama
Kelihatannya sedang asyik saling bertukar informasi
Informasi masa lalu dan masa sekarang
Ikan itu tidak peduli dengan lingkungan sekitar
Namun salah satu ikan enggan mengenang masa lalunya
Dia sedang menikmati masa sekarangnya
Aku lihat ke langit
Ah [...]

Dirimu

Mentari mulai tergelincir ke sebelah barat
Lembayung siap menyambut antara sore dan malam
Dirimu pun sudah mulai disambut dengan usia yang semakin tua
Dirimu sedang asyik dengan masa yang sudah belalu
Dirimu sedang bimbang antara benci dengan rindu
Dirimu sedang bimbang antara benci dengan cinta
Dirimu sedang menahan rasa itu
Dirimu sedang mencoba berpaling dari masa yang sudah berlalu
Tapi masa yang berlalu [...]

Aku ini Bukan Siapa-siapa!

Akhirnya kutemukan jawabannya
“Aku ini bukan siapa-siapa”
Pantas saja aku seperti ini

Aku ini Siapa?

Duduk terdiam
Menatap tajam
Tersenyum simpul
Ah…
Dirimu
Lalu
Aku duduk gelisah
Menatap dengan kehampaan
Hampir tiada senyum
Aku ini siapa?
Aku tidak tahu diriku sendiri
Aku tidak tahu diri
Aku ini siapa?
Ah…
Dirimu memang tidak tahu diri sendiri…
Keterlaluan
Aku coba bertanya lagi
Aku ini siapa?
Tiada yang bisa menjelaskan

Kau

Kau hadir
hatiku sejuk
Kau menghilang
hatiku sepi
Ah..
Kau…

Kondisi

Lesu
Letih
Lelah
Cape
Tiada semangat
Tiada daya
Tiada harapan
Tiada angan
Tiasa asa
Aku ingin
menyendiri
sendiri
namun tak kuat
Ah…
sudahlah
semua itu harus ku lalui
semoga

Sudah kucari lewat angin
Sudah kucari lewat kabut
Sudah kucari lewat hujan
Sudah kucari lewat email
Sudah kucari lewat ceting
Sudah kucari lewat fs
Sudah kucari lewat fb
Sudah kucari lewat blog
Sudah kucari lewat web
Sudah kucari lewat google
Sudah kucari lewat rasa
tapi tidak kutemukan juga
Aku masih di sini
Aku menunggu di tempat biasa

Aku rindu candamu
Aku rindu suaramu
Aku rindu tawamu
Ah… aku rindu pada dirimu
Sore ini angin membisikkan suaramu
“Apaka kabar?”
Ah… indah sekali suaramu
Oh.. angin sampaikan salam ku untuk dirinya
Namun sayang lembayung datang
Bisikannmu lewat angin pun menghilang
Ah.. aku jadi rindu kamu

Sudah lama kunantikan,
ingin segera bertemu denganmu
kapan?
di mana?
bagaimana?
Ah… aku semakin rindu padamu

Hari Kamis
Bertemu gadis manis
Malam Jumat
Aku ucapkan selamat
Aku bahagia
Bisa berjuma dengannya
Meskipun di alam maya
Gadis manis di hari Kamis
Membuatku senang
Namun sayang dia datang bagai angin
Datang tidak diduga-duga
Pergi tidak tidak bisa ditahan
Gadis manis
Aku tunggu di tempat biasa
Sampai jumpa di tempat yang indah