Archive for April, 2008

Ketika saya mengikuti acara seminar sehari Tasikmalaya pada tanggal 27 April 2008 saya melihat pesertanyanya lebih banyak ibu-ibu, diperkirakan ada 70% kaum wanita yang memadati ruangan seminar tersebut.
Apakah guru-guru itu didominasi kaum wanita? Atau yang berniat untuk belajar itu didominasi kaum wanita? Ataukah memang kaum wanita saaat ini lebih banyak dari kaum laki-laki? Buktinya ketika [...]

Pada hari Minggu tanggal 27 April 2008 bertempat di Aula rektorat Unsil Tasikmalaya telah diadakan seminar sehari tentang penggunaan model pembelajaran berbasis TIK untuk mengarahkan guru agar profesional. Kegiatan ini diadakan oleh alumni FKIP Prodi Bahasa Inggris Unsil.

Kegiatan diikuti oleh 300 peserta, dari guru SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA yang ada di wilayah [...]

Pasti Lulus UN 2008

Perhatikan ilustrasi berikut

“Orang yang memakan bubur panas, tenetu akan menyantap bubur dari bagian yang paling pinggir (bagian yang dingin), kemudian ke bagian dalam (panas), yang tenttu saja tidak adan terasa begitu panas lagi.”
Konsep orang yang memakan bubur tersebut dapat kita terapkan untuk mengerjakan soal Ujian Nasional, artinya kerjakan soal yang mudah dahulu, kemudian yang sulit, [...]

Dalam surat Al Baqarah Ayat 257, Kartini menemukaan kata-kata yg amat menyentuh nuraninya ; “Orang-orang yg beriman dibimbing Allah dari gelap menuju cahaya ( MInadzdzulumaati Ilaan Nuur )“. lalu kenapa kita tak pernah mengetahui nya ?
DOOR DUITERNIS TOT LICHT
( Habis Gelap Terbitlah Terang )
Tinta Sejarah Belum Lagi kering menulis namanya, namun wanita-wanita negerinya sdh [...]

Siswa kelas XII Smakos sedang asyik mengedit audio video. Kegiatan ini sebagai salah bagian ujian praktik Mata Pelajaran TIK dan tugas akhir. Mereka begitu asyik mengedit videonya baik yang berasal dari foto atau film. Kegiatan tersebut dilaksanakan di laboratorium multimedia. Mereka keasyikan membuat album kenang-kenangannya. Dan hasilnya bagus-bagus dan menarik.

Tatapan-tapan siswa kelas XII.
Apa yang kau tatap?
Menatap ke masa depan?

Menatap sebuah pemandangan yang indah?
Menatap untuk membalas tatapan?

Mereka berpose dengan seenaknya.
Enakkah hati mereka saat ini?
Ada yang tahu, apa yang mereka tatap

Sabtu Kelabu

Sabtu pagi cuaca mendung, hatiku masih tetap cerah. Semangatku masih tetap kuat.

Sabtu siang cuaca terasa semakin mendung, hatiku mulai tidak cerah lagi. Semangatku masih tersisa dan masih tetap kuat.

Sabtu sore betul-betul mendung, hatiku kelabu, semangatku tinggal sisa-sisa kelelahan.
Ah dirimu tidak menampakkan diri, ke manamah dirimu itu?
Lelah aku mencarimu menelusuri relung-relung waktu yang cukup panjang.
Sayang, di [...]

Jadi Ingat Dirinya

Setelah sekian lama telah tidak bertemu dan menantinya, tiba-tiba ada seseorang terlihat melintas di mataku yang mirip dia. Ah jadi ingat pada dirinya ketika melihat seseorang.

Oh… oh.. Hesty, mengapa wajahmu mirip dia, dia yang meninggalkan daku, pergi entah ke mana. Oh oh Hesti kau datang dikala aku rindu, rindu akan belaian kasih yang kini [...]

Gerimis Turun Senja Hari

Gerimis turun senja hari
Mengiringi berbunganya hati
Waktu kita pertama kali jumpa di dalam mimpi
Berbicara tanpa kata
Hanya mata
Dan lalu turun ke hati
Gerimis turun senja hari
Mengiringi bersatunya hati
Tak terasa hari ini sudah sewindu lebih
Kau dan aku satu hati
Saling merasa tak hidup tanpamu
Gerimis turun lagi senja ini
Matahari sudah pulang tadi
Semoga saja bulan ada nanti
Agar jadi saksi kita berdua [...]

Teungteuingeun

Teungteuingeun kunaon ngantunkeun abdi
Teungteuingeun naon kalepatan diri
Unggal dinten henteu weleh ngantosan
Mugi sing enggal mulih deui
Siang wengi hate abdi teh bimbang
Ngemutkeun panutan anu ilang
Abdi sono tos lami teu patepang
Duh teu kiat nandanganana