Belajar Menjadi Pembelajar

Sepuluh hari sudah saya ditempa untuk menjadi pembelajar, pembelajar yang harus tetap belajar sepanjang hayat, belajar sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Berawal dari malas belajar kemudian akan ada ujian, maka saya belajar sesaat hanya untuk memenuhi ujian terserbut.

Dari hasil ujian tersebut katanya hasilnya memenuhi syarat untuk belajar menjadi pembelajar. Akhirnya saya diberi kesempatan untuk berlatih dan belajar menjadi pembelajar. Selama belajar ternyata ada ujian, dan begitu selamanya sepanjang saya menempuh “perjalanan” tiap sesi dan kegiatan.

Setelah paham tentang pembelajar, maka saya simpulkan setiap saya belajar sesuatu pasti ada ujiannya. Bukan mau ujian kemudian belajar. Setelah mengikuti ujian saya terima hasilnya dengan lapang dada, dan terus bersabar untuk berusaha untuk tetap belajar menjadi pembelajar.

Ah.. ternyata saya sudah melupakan “belajar sepanjang hayat” (wajib belajar itu sejak lahir sampai liang lahat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: