Lagu Wajib Belajar yang Dilupakan

Waktu saya SD (1979-1984) setiap minggu ada latihan paduan suara untuk menyanyikan lagu “Wajib Belajar”. Setelah saya nikmati lagu tersebut, ternyata “kampanye” wajib belajar atau “kampanye” agar anak-anak usia mulai 7 tahun harus belajar di sekolah dasar, atau disebut Wajib Belajar 6 tahun, artinya pada watku setiap anak usia 7 tahun harus masuk SD/MI. Hal ini ditandai banyaknya pembangunan SD Inpres.

Ketika saya SMP (1985-1988) lagu wajib belajar tersebut tidak terdengar lagi, dan perkembangan anak usia SD/MU cukup banyak dan luar biasa, hal ini dengan banyaknya SMP yang kelebihan daya tampung lulusan SD, bahkan menjamurnya SMP swasta.

Ketika saya SMA (1988-1991) lagu wajib belajar bahkan sudah dilupakan oleh saya sendiri, dan tidak terdengar lagi wajah dikdas 6 tahun. Ketika saya SMA memang banyak SMA swasta yang bermunculan mungkin akibat dari program wajar dikdas 6 tahun yang berkelanjutan.

Sepuluh tahun kemudian pada tahun 2000-2010 terdengar lagi progran pemerintah wajad dikdas 9 tahun, artinya setip lulusan SD diharapkan melanjutkan ke SLTP. Maka pada periode ini banyak sekali SMP Negeri bermunculan di tiap kecamatan, dan SMP swasta yang ada di dearah mulai terkikis oleh kehadiran SMP Negeri tersebut. Pada periode 1991-2000 lulusan SMP masih banyak diterima sebagai pekerja dibeberapa industri. Namun Mulai 2000an bergeser lulusan SLTA yang mulai banyak diterima diberbagai industri. Pada periode tersebut digalakanlah program SMK bahwa lulusan SLTA yang bekerja di industri harus memiliki keterampilan yang memadai, maka mulau tahun 2006 mulailah bermunculan SMK negeri dan swasta di berbagai kecamatan. Bahkan ada kabar mulai tahun 2014 SMK Negeri akan dibangun di tiap kecamatan.

Pada tahun 2013 munculah program Pendidikan Menengah Universal (PMU) yaitu program pemerintah yang menganjurkan setiap lulusan SLTA melanjutkan ke SLTA. Program ini berupa “wajib belajar 12 tahun”.

Dari perjalanan wajib belajar 6 tahun, wajib belajar 9 tahun, wajib belajar 12 tahun, saya berpendapat bahwa hal itu tidak lepas dari lagu “Wajib Belajar” sudah dilupakan. Lirik lagu wajib belajar tesebut sepert di bawah ini.

Mari kita laksanakan wajib belajar
Putra putri tunas bangsa
Harapan negara
Wajib belajar cerdaskan
Kehidupan bangsa
‘ntuk menuju masyarakat
Adil sejahtera

Gunakan waktumu isilah hidupmu
Tekunlah belajar giatlah bekerja
Berantas kebodohan perangi kemiskinan
Habis gelap terbit terang
Hari depan cerlang

Lirik lagu tersebut memang luar biasa, lagu terserbut sangat universal, artiny mengajak kita untuk terus belajar sepanjang hayat, dan lagu tersebut sangat cocok dan masih cocok untuk kampanye wajib belajar 12 tahun atau untuk melaksanakan Pendidikan Menengah Universal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: