Tunjangan Profesi Guru akan Diambil Pusat

Tunjangan Profesi Guru (TPG) di lingkungan kemendag dicairkan langsung dari pusat ke rekening para guru, namun berbeda dengan TPG di lingkungan kemendikbud, pencairannya melalui kasda kab/kota yang penyalurannya ke rekening guru selalu mengalami keterlambatan. Sepertinya pemerintah pusat dalam hal ini kemendikbud juga mengetahui kejadian-kejadian tersebut, sehingga bisa jadi mulai tahun 2013 TPG akan langsung dikelola pusat dan langsung dicairkan ke rekening guru. Semoga tidak terjadi lagi  adanya ribuan guru belum mendapatkan TPG terserbut.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan tengah melakukan pengkajian ulang terhadap mekanisme penyaluran dana tunjangan profesi guru (TPG). Nantinya, hasil kaji ulang itu akan dijadikan pegangan untuk menentukan mekanisme penyaluran selanjutnya.

Saat ini, TPG disalurkan pemerintah pusat kepada guru melalui kabupaten/kota. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, bukan tidak mungkin mekanisme penyalurannya akan diubah seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pemerintah pusat langsung mengirimnya ke provinsi dan kemudian disampaikan kepada calon penerimanya.

“Kita sedang lakukan review, apa yang menyebabkan terlambat. Apakah prosedurnya kurang baik, atau komitmen, atau sistemnya yang tak berjalan,” kata Nuh, saat ditemui seusai memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-67 RI, Jumat (17/8/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Oleh karena itu, kata Nuh, pengkajian ulang yang dilakukan pihaknya akan terus berjalan sampai memberikan hasil yang matang. Pasalnya, hasil itu akan menjadi patokan mekanisme penyaluran TPG. Selain itu, paling lambat, mekanismenya sudah ada saat APBN 2013 disahkan, Oktober mendatang.

“Hasilnya akan kita perjuangkan betul. Kita masukkan pada APBN 2013 supaya bisa dilaksanakan mulai Januari 2013. Yang penting TPG disalurkan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penggunaan,” ujarnya.

Penyaluran TPG menjadi keluhan banyak guru hampir di semua daerah. Penyalurannya yang melalui kabupaten/kota dinilai tidak optimal. Pemerintah pusat mengklaim selalu tepat waktu menyalurkan TPG ke daerah. Sementara itu, pemerintah daerah selalu merasa kurang dengan dana yang dikirim dari pemerintah pusat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: