Mulai 2013 Biaya SMA/SMK akan Dibantu Pemerintah Rp 1 juta Tiap Siswa/Tahun

Untuk meningkatkan pendidikan bagi warga negara Indonesia, pemerintah berencana untuk membantu biaya pendidikan di SLTA atau disebut juga Pendidikan Menengah Universal(PMU)/(SMA/SMK) sebesar Rp 1.000.000 tiap siswa pertahun, sehingga biaya SMA/SMK lebih terjangkau. Hal ini untuk mewujudkan wajib belajar 12 tahun. Menurut informasi bahwa kementrian tenaga kerja mulai tahun 2015 akan mengeluarkan aturan ketenagakerjaan, bahwa setiap angkatan kerja minimala 17 tahun, artinya setiap pekerja minimal lulusan SLTA (SMA/SMK). Untuk mendorong lulusan SLTP melanjutkan ke jenjang SLTA maka pemerintah berniat baik untuk mewujudkan program wajar dikdas 12 tahun, artinya setiap pemuda Indonesia para tahun 2015 harus memiliki ijazah SLTA, dan pemerintah sudah berkomitmen untuk membantu biaya pendidikan siswa SLTA sebesar Rp 1 juta tiap siswa/tahun. Hal ini tidak berlaku bagi siswa yang orang tuanya mampu.

Semoga program pemerintah tersebut dapat terlaksana dengan baik, dan pada tahun ajaran 2013/2014 semua lulusan SLTP dapat melanjutkan ke jenjang SLTA dengan baik. Semoga pemda kabupaten/kota dapat mendukungnya dengan baik pula.

JAKARTA, KOMPAS.com — Program pendidikan menengah universal (PMU) yang digulirkan pemerintah mulai tahun 2013 membuat pendidikan di SMA/SMK sederajat menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat. Dengan demikian, akses bagi lulusan SMP sederajat menikmati bangku SMA/SMK menjadi terbuka lebar.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai upacara peringatan HUT Ke-67 RI di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (17/8/2012), mengatakan, pada program PMU sebagai rintisan wajib belajar 12 tahun, pemerintah pusat menyediakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) SMA/SMK. Besaran yang diajukan untuk tahun 2013 adalah Rp 1 juta per siswa setiap tahun.

“Adanya BOS SMA/SMK harus membuat biaya sekolah jauh lebih murah. Biaya bulanan dan uang masuk harus dikurangi, baik di sekolah negeri maupun swasta,” kata Nuh.

Menurut Nuh, pemerintah juga membantu biaya investasi pembangunan gedung serta sarana dan prasarana lainnya di SMA/SMK. “Sekolah tidak punya alasan untuk menarik lagi dana masyarakat. Dana pendidikan di sekolah menengah harus jauh lebih murah,” kata Nuh, yang juga mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini.

Nuh menambahkan, pemerintah akan memprioritaskan dukungan pendanaan sekolah menengah di daerah-daerah yang angka partisipasi kasar (APK)-nya rendah, yang masih di bawah rata-rata nasional. “Kesenjangan APK sekolah menengah antardaerah harus diperkecil,” ujar Nuh.

Satu Tanggapan to “Mulai 2013 Biaya SMA/SMK akan Dibantu Pemerintah Rp 1 juta Tiap Siswa/Tahun”

  1. Mhd. Yunus, S.Pd Says:

    BOS SMK 2.500.000, SMA 1.000.000, soalnya SMK bayk praktek, jangan disamakan dong


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: