Guru (yang) Profesional

Setelah saya merenung tentang guru yang profesional akhirnya menemukan sebuah prototipenyanya seperti di bawah ini.
1. Sehat jasmani dan rohani
2. Cermat, telaten, dan sungguh-sungguh
3. Kreatif, inovatif, sumberber inspirasi
4. Menyenangi profesina sebagai guru
5. Menyenangkan sebagai guru, menyenangkan bagi siswanya (yang memerlukannya)
6. Memeliki keterampilan dan kemampuan
7. Mengenal teknologi
8. Sering membaca buku
9. Mengenal pola pikir siswa, dan memperlakukan siswa secara manusiawi
10. Mitra belajar siswa
11. Dilarang: 1. menganggap siswa sebagai pasien, 2. menindas, 3. menganggap boneka/tempat melampiaskan kekerasan.

Sebetulnya protife secara normatifnya sudah ditentukan dengan sebuah aturan baku dari pemerintah.

Semoga saya dapat melaksanakan seperti butir-butir di atas dan seperti pada “aturan” yang sudah dibakukan oleh pemerintah, amin.

8 Tanggapan to “Guru (yang) Profesional”

  1. noer saman, bks Says:

    menurut ane……guru itu ada 5 coy…….
    1. GURU HARAM: yaitu kalau ia hadir dia bermasalah dan tidak hadirpun jd masalah bagi skolah.
    2. GURU MAKRUH: yaitu kalau ia hadir tidak ada masalah dan jika ia tidak hadir ada masalah.
    3. GURU MUBAH; jika ia hadir tak ada masalah dan tidak hadirpun tak ada masalah.
    4. GURU SUNAH: yaitu seorang guru yng kedatangannya di nantikan oleh murid2nya di karnakan sebagai sumber ilmu dan inspirasi baginya.
    5. GURU WAJIB :yaitu seorang guru yang di cintai oleh rekan2nya di sekolah dan menjadi seorang pencerah bagi siswa2nya, mejadi cnth tladan bagi siswa, banyk mendidk melalui perbuatan ketimbang ucapan, kedatangannya menghilangkan masalah, ke tidak hadirannya menjadi kerinduan dan kekahwatiran.

  2. awan sundiawan Says:

    @nur saman: terima kasih atas “konsep-konsep” seorang guru semoga menjadi motivasi bagi para guru untuk meningkatkan kompetensinya.

  3. AHLI SUNNAH WALJAMA'AHmo Says:

    Konsep=konsep yang sangat manusiawi

  4. darwin podungge Says:

    (guru haram,… guru Makruh…guru Mubah….????) Sebaiknya guru JANGAN DI PLESETKAN seperti saudara kita ( Bapak Noer Saman) . BERDOSA LOH. Busuk-busuk begini GURU .tetap GURU. Mereka punya andil besar untuk kemaslahatan kita semua. Iya Khan ???? Bukankah guru dianggap sebagai ORANG TUA kita juga. ??? bagaimana sih KARAKTER anda ini ???. apa pun alasan anda, tetap tidak akan dibenarkan/ OK? Tapi saya sudah memaafkanmu. Salam Saya buat semua guru dan termasuk bapak Noer Saman. Wassalam

  5. awan sundiawan Says:

    Terima kasih atas pelurusannya, bahwa guru itu miliki nilai akhlak mulia.

  6. Ibnu Fajar Says:

    Setuju Pak…. saya juga ada postingan diblog yang temanya hampir sama http://ibnufajar75.blogspot.com/2012/01/bagaimana-cara-menjadi-guru.html

  7. awan sundiawan Says:

    @Ibnu Fajar : terima Pak atas silaturahminya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: