UN 2011: Soal 5 Paket Menyulitkan Siswa?

Saya tidak habis pikir mengapa diantara para siswa yang akan mengikuti UN 2011 takut dan sudah meramalkan bahwa soal UN 2011 akan sangat sulit jika jumlah paketnya lebih dari dua. Apakah tingkat kesulitan soal UN 2011 ditentukan dengan banyaknya jumlah paket soal?

Menurut saya, meskipun jumlah paket soal lebih dari 2 paket, tiap siswa tetap saja akan mengerjakan satu paket soal, dan tiap paket soal sudah ditentukan tingkat kesulitannya, jika dicermati dan para siswa sering berlatih dan belajar dengan tekun maka akan ditemukan soal UN yang mudah 30% , sedang 50%, dan sulit 20%. Apalagi kisi-kisi UN (SKL UN) sudah disebarkan kepada publik dan kecenderungan materi yang diujikannya tiap tahun hampir sama.

Materi UN tentunya sudah diajarkan sejak kelas satu sampai kelas tiga, dan guru pun sudah sering memberikan latihan untuk mengerjakan soal-soal UN tersebut. Jika tiap siswa dan para guru dalam KBM dan PBMnya berjalan dengan baik, guru menyampaikan materinya baik, mudah dipahami oleh siswa, siswa pun serius dan sungguh-sungguh dalam mendapatkan ilmu yang diberikan oleh guru, maka tidak akan ada masalah dalam mengerjakan soal UN yang notabene materinya sudah diajarkan bahkan pada buku paket, buku teks pelajaran sudah dibahas dengan baik.

Jadi menurut saya, para siswa tidak usah takut dengan jumlah paket soal lebih dari 2 buah paket pada UN 2011, karena saya yakin tingkat kesulitan tidak dipengaruhi oleh banyaknya jumlah paket. Kecuali kesulitan mencari jawaban dari peserta lain ya saya akui pasti akan kecederungan sulit untuk mendapatkannya, apalagi jika pengawas membagikan soalnya secara acak. Saya mengajak kepada para siswa yang akan mengikuti UN 2011 jangan panik dengan banyaknya jumlah paket soal, namun harus lebih menumbuhkan rasa “pe-de” untuk mengerjakan soan UN 2011 dengan cara rajin berlatih, tekun belajar, sering berdusi dengan teman-teman yang dianggap “cerdas” dalam pembelajaran, dan jangan lupa berdoalah agar diberi kekuatan untuk belajar lebih giat lagi dan dapatm lulus pada UN 2011.

Jika selama 5 semester para siswa dalam belajarnya asal-asal kecenderungan akan tidak siap dalam menghadapi UN 2011, ingat kita tidak boleh putus asa harus tetap tegar dan penuh semangat dalam meraih cita-cita. Jika dalam UN 2011 belum berhasil, masih ada paket C untuk meraih cita-cita.

Saya mengajak sekali lagi kepada para siswa, mumpung ada waktu, gunakan waktu yang ada, jangan banyak mengeluh dengan keterbatasan. Karena keterbatasan bukan sebagai penghalang meraih cita-cita, dan dengan banyak fasilitas belum tentu dapat membantu meraih cita-cita apabila fasilitas tersebut tidak digunakan dengan tepat guna. Tidak sedikit yang berhasil dalam meraih cita-cita yang berasal dari (maaf) kampung, fasilitas sekolahnya terbatas, namun dia tetap rajin dan tekun dalam belajarnya dengan menggunakan buku bacaan. Dan dia sudah mempersiakan menghadapi ujian dengan baik sejak awal.

Mungkinkah sikap kejiwaan siswa yang akan UN 2011 sudah tertanam sejak pendidikan sebelumnya? Saya tidak habis pikir siswa jaman sekarang ada kecenderungan tidak siap untuk diuji?

Tulisan di atas hanya curhat hati saya yang sudah lama terpendam.

Silakan lihat sambungan di bawah ini yang menyatakan bahwa para siswa mental dan jiwanya belum siap diuji.

1. UN 2011 5 Paket Soal dalam Satu Ruang Ujian

2. Tiap Ruang Paket Soal Lebih dari Dua, Paket Soal Diacak

8 Tanggapan to “UN 2011: Soal 5 Paket Menyulitkan Siswa?”

  1. Edoh Says:

    Menurut saya sih mas, para siswa takut byk paket krn g bs nyontek lg.

    Kalau dah siap bwt ujian tntu ga ngaruh…,

    menurut saya…,

  2. renungan Says:

    semoga kejadian buruk di tahun2 yang lalu tentang kisah UN di indonesia tidak terjadi lagi

  3. Budisastro Says:

    paling tidak ini mengurangi kecurangan yang mungkin dilakukan oleh siswa, guru atau pengawas

  4. neiz Says:

    Owh dasar mz awan yang tidak mempunyai perasaan,, msak UN 2011 nie da 5 paket..

    emge kamu mau Qt Pelajar Indonesia banyak yang g lu2s???

    sekarang maz awan pikir,, klo maz awan pux anak yang klz 3 trz tidak bisa di salah satu pelajaran UN pa masih tetap di lakukan peraturan yang kayak gini or tetp d lakukan cara kyk gbi tp mencari kunci jawaban UN bwd anaknya…

  5. imamalisatria Says:

    assalamualaikum wr
    klo boleh sya berpendapat seharus nya pemerintah tdk perlu memakai cra spt itu krnma efek yg dtmbulkan akan besar, bnyk diantara mereka yg takut, depresi, sehingga kalah sebelum berperang..
    kita tau tujaun pemerinth baik tp untuk kondisi sekarang ni itu tdk mungkin… pa sama cra pddkn org yg tinggl d jkt dg di papua,maluku,aceh,sulawesi psti berbeda2…..
    klo saran saya lebih baik untuk un ini pemerintah mengecek kondisi ank2 indonesia dulu kpn perlu diserah kan kpd pemda setempat tp acuan nya tp kpd pusat…. mohon maaf klo salah kata tp itu pndpt saya dan sya ucapkan trimakasih…… assalamualikum

  6. toomo Says:

    Nah memangnya paket c dianggep sama?
    masih ada diskriminasi meen,UI UGM ITB mau nrima?
    baru dateng langsung diusir deh,ga ada keadilan diindonesia

  7. awan sundiawan Says:

    @all: Setelah saya perhatikan, mereka itu akan kesulitan dalam menghadapi kunci jawaban, dan sepertinya pula sejak SMPnya sudah dikondisikan untuk menerima jawaban, padahal ketika saya duku jaman EBTANAS yang soalnya satu paket, sulitnya lumayan juga, artinya dengan banyaknya paket tidak berpengaruh pada kesulitan soal.

  8. Dian Nurdiansyah Says:

    Setelah saya membaca curahan hati mas awan.memang benar.kalau kita siap kenapa mesti takut?kenapa mesti ricuh?mungkin jawabannya karena kita sudah tersugesti bahwa un adalah sesuatu yang menakutkan.tapi terimakasih karena mas awan memberi motivasi untuk saya.saya akan mencoba UN TAHUN 2011 ini.doakan saya.lulus atau tidak itu tergantung izin allah dan usaha yang saya lakukan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: