Keadaan yang Berlawanan dalam Kehidupan

Sebuah pesan dari pengalaman hidup:

  1. Paradoks dalam zaman di masa hidup kita adalah bahwa kita memiliki gedung-gedung yang lebih tinggi tetapi kesabaran yang pendek, jalan bebas hambatan yang lebih lebar tetapi sudut pandang yang lebih sempit.
  2. Saya mengeluarkan uang lebih banyak, tetapi memiliki lebih sedikit; saya membeli lebih banyak, tetapi menikmati lebih sedikit.
  3. Saya ingin memiliki rumah yang lebih besar dan keluarga yang lebih kecil, lebih nyaman, tetapi waktu yang lebih sedikit.
  4. Saya ingin memiliki lebih banyak gelar, tetapi logika yang lebih sedikit; lebih banyak pengetahuan, tetapi penilaian yang lebih sedikit; lebih banyak ahli, tetapi lebih banyak masalah; lebih banyak obat-obatan, tetapi kesehatan yang lebih sedikit.
  5. Saya meluangkan waktu dengan terlalu ceroboh, tertawa terlalu sedikit, menyetir terlalu cepat, marah terlalu besar, tidur terlalu larut, bangun terlalu lelah, membaca terlalu sedikit, menonton TV terlalu banyak, dan berdoa terlalu jarang.
  6. Saya telah melipatgandakan barang milik saya, tetapi mengurangi nilai saya.
  7. Saya terlalu banyak berbicara, terlalu jarang mencintai, dan terlalu sering membenci. Saya telah belajar bagaimana mencari uang, tetapi bukan kehidupan.
  8. Saya telah menambah tahun-tahun dalam hidup saya, tetapi bukan kehidupan dalam tahun-tahun tersebut.
  9. Saya ingin mencapai bulan, tetapi memiliki masalah dalam menyeberang jalan dan menemui tetangga baru.
  10. Saya ingin mengalahkan luar angkasa, tetapi bukan dalam diri saya.
  11. Saya telah melakukan hal-hal besar, tetapi bukan hal-hal yang lebih baik.
  12. Saya telah membersihkan udara, tetapi mengotori sang jiwa.
  13. Saya telah mengalahkan atom, tetapi bukan rasa diskriminasi.
  14. Saya menulis lebih banyak, tetapi mempelajari lebih sedikit. Saya berencana lebih banyak, tetapi mencapai lebih sedikit.
  15. Saya telah belajar untuk terburu-buru, tetapi bukan menunggu. Saya ingin membuat lebih banyak komputer untuk menampung lebih banyak informasi, menghasilkan fotokopi yang lebih banyak, tetapi kita berkomunikasi semakin lebih sedikit.
  16. Ini adalah zaman di mana makanan siap saji dan pencernaan yang lambat, orang besar dengan karakter yang kecil, keuntungan yang tinggi dan hubungan yang renggang.
  17. Ini adalah zaman dimana ada dua penghasilan tetapi lebih banyak perceraian, rumah yang lebih mewah tetapi keluarga yang berantakan.
  18. Ini adalah zaman dimana perjalanan dibuat singkat, popok sekali pakai buang, moralitas yang mudah dibuang, hubungan satu malam, berat badan berlebihan, dan pil-pil yang melakukan segalanya dari menceriakan, menenangkan, sampai membunuh.
  19. Ini adalah zaman dimana banyak barang di etalase showroom dan tak ada stok dalam ruang persediaan. Zaman dimana teknologi dapat menyampaikan surat ini kepada Anda, dan zaman dimana Anda dapat memilih apakah
    Anda akan berbagi renungan ini, atau hanya tekan “hapus”.
  20. Saya akan meluangkan lebih banyak waktu dengan orang yang saya kasihi, karena mereka tidak akan ada selamany
  21. Saya akan mengucapkan kata yang baik kepada orang yang memandang Anda dengan ketakutan, karena si kecil tersebut akan segera tumbuh besar dan meninggalkan saya.
  22. Saya akan memeluk dengn hangat kepada orang di “sisi” saya, karena itulah satu-satunya harta yang dapat saya berikan dengan hati dan tidak membutuhkan biaya.
  23. Saya akan mengatakan “saya menyayangimu” kepada pasangan saya dan orang yang saya kasihi, tetapi dengan  penuh makna. Ciuman dan pelukan akan memperbaiki luka ketika dilakukan dari lubuk hati yang paling dalam.
  24. Bergandeng tangan dan nikmati saat itu karena suatu hari orang tersebut tidak akan ada lagi.
  25. Akan kuberikan waktu untuk mencintai, akan kuberikan waktu untuk berbicara! Dan akan kuberikan waktu untuk berbagi pikiran-pikiran yang berharga di benak saya.
  26. Hidup saya tidak diukur oleh jumlah nafas saya, tetapi oleh saat-saat yang menghabiskan nafas saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: