Semakin Rindu Padamu

Kubuka jendela
Kuhirup udara segar
Ah.. embun kau ikut ikut juga bersama angin
menempel di kulitku
segernya embun pagi

Kutembus kabut perbukitan
Kutesuluri jalan yang panjang
Kutemukan dirimu di bawah pohon rindang

Ah… senyumu, tatapan matamu
masih seperti yang dulu
aku semakin rindu padamu

Kita terdiam
membisu
tapi hati kita bicara
bicara tentang kita
tentang cinta kita
tentang rindu kita

Lihat mentari pun menyaksikannya
angin pun ikut mendengarkan bisikan kita
ah.. aku semakin rindu padamu

5 Tanggapan to “Semakin Rindu Padamu”

  1. anonim Says:

    nyeredet

  2. awan sundiawan Says:

    @anonim: nyaredet kana hate? xixixi eta mah lagu bubuy bulan atuh.

  3. titi Says:

    Asyiiiiiiiiiik…..diam tapi berkata…Terpejam tapi sesungguhnya menatap dalam2…hhehehehe…

  4. Belajar SEO Para Pemula Says:

    keren….tapi itu seger bukan segar???

  5. Pasang Iklan Gratis Says:

    Salam kenal
    Puisi memang selalu menyentuh hati
    MANTAP


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: