Heboh, Buku SD Bergambar Seronok Beredar

Buku SD bergambar seronok beredar di Pekalongan. Sementara itu, Walikota Pekalongan Muhammad Basyir Ahmad memerintahkan buku tersebut ditarik. Vidionya ada di sini

16 Tanggapan to “Heboh, Buku SD Bergambar Seronok Beredar”

  1. titi Says:

    Waaaaaaaahhhhhhh….kok bisa ya? Tantangan anak2 kita saat ini dan di masa depan sangat berat. PR buat kita semua Kang

  2. achoey Says:

    Ya Allah, lindungilah penerus bangsa tercinta ini🙂

  3. awan sundiawan Says:

    @mbak Titi: Sepertinya “rekanan” itu kurang teliti atau bahkan ada pihak lain yang sengaja berbuat seperti itu
    @Kang Achoey: mudah2an tidak terjadi di tempat lain

  4. RAN Says:

    BUKAN BUKU PELAJARAN ANAK SD

    Kaya’nya ada yang mesti di klarifikasi deh…. setahuku itu bukan buku pelajaran anak sd, tapi memang di tujukan untuk orang dewasa, soalnya aku punya tuh buku….(bukan maksud membela si penerbit)

    dan mungkin itu ditujukan utk bahan bacaan guru2 nya…

  5. senopatiarthur Says:

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://pendidikan.infogue.com/heboh_buku_sd_bergambar_seronok_beredar

  6. awan sundiawan Says:

    @RAN: kalau Untuk (pegangan) guru bukan seperti itu, tapi itu untuk orang dewasa, hehehe

  7. salma Says:

    🙂 sepertinya kita harus membantu meluruskan masalah. Buku-buku yang dimaksud ternyata bukan buku SD, nonton Metro Headline dong kemarin jam 20.00 WIB. Itu buku kesehatan dan kecantikan:
    – Siasat Awet Muda
    – Ramping Kembali Setelah Melahirkan
    – Rahasia Tidur yang Berkualitas
    – Homespa: Cantik dan Bugar
    Dari judulnya sudah kelihatan itu ditujukan untuk ibu-ibu dan para wanita berisi tips kecantikan dan olahraga. Ada di jual di gramedia kok, bisa dicari.

    Kasihan guru-guru Pekalongan. Mungkin guru-guru wanitanya sebenarnya pengin bahan bacaan di luar referensi buku pelajaran. Kan yang butuh bacaan bukan cuma murid…

  8. salma Says:

    🙂 sepertinya kita harus membantu meluruskan masalah. Buku-buku yang dimaksud ternyata bukan buku SD, nonton Metro Headline dong kemarin jam 20.00 WIB. Itu buku kesehatan dan kecantikan:
    – Siasat Awet Muda
    – Ramping Kembali Setelah Melahirkan
    – Rahasia Tidur yang Berkualitas
    – Homespa: Cantik dan Bugar
    Dari judulnya sudah kelihatan itu ditujukan untuk ibu-ibu dan para wanita berisi tips kecantikan dan olahraga. Ada di jual di gramedia kok, bisa dicari.

    Kasihan guru-guru Pekalongan. Mungkin guru-guru wanitanya sebenarnya pengin bahan bacaan di luar referensi buku pelajaran. Kan yang butuh bacaan bukan cuma murid…Sayangnnya, mungkin mereka tak punya lemari khusus guru aja (maklumlahhh…). Semoga lain kali lebih hati-hati dan beritanya tidak jadi ngalor-ngidul begini.
    🙂 peace on earth

  9. awan sundiawan Says:

    @salma: yang jadi masalah adalah “bantuan dari pemerintah buku2 untuk pelajaran peserta didik yang berkaitan pembelejaran anak SD”, hehehe.. mudah2an hal ini bisa diatasi untuk bantuan2 berikutnya

  10. RAN Says:

    POINT-POINT YANG PERLU DIKLARIFIKASIKAN

    Buku-buku yang diberitakan akhir-akhir ini dan dipermasalahkan ada di perpustakaan SD di Pekalongan adalah buku-buku terbitan Esensi yang merupakan buku populer atau referensi, dan bukan buku pelajaran.
    Buku-buku tersebut bertopik “kecantikan dan kesehatan”. Dari topiknya “kecantikan dan kesehatan” jelas terlihat bahwa buku ditujukan untuk kalangan wanita dan orang-orang yang sudah concern dengan masalah kesehatan dan kebugaran tubuh, yaitu wanita usia 18 ke atas. Yang menjadi masalah adalah buku-buku tersebut ada di perpustakaan SD dan mudah diakses oleh anak-anak, dikarenakan pihak sekolah tidak memiliki perpustakaan khusus untuk guru. Buku tersebut sebenarnya direncanakan sebagai bahan bacaan referensi non teksbook bagi guru-guru. Hanya sayangnya, tak semua pihak sekolah memiliki sarana (lemari atau perpustakaan khusus) yang terpisah antara guru dan murid.
    Judul-judul buku yang terkait, antara lain:
    – Rahasia Alami Tidur yang Berkualitas à buku kesehatan yang ditujukan untuk masyarakat perkotaan yang banyak kesulitan memperoleh waktu tidur atau istirahat yang berkualitas.

    – Ramping Kembali setelah melahirkan à buku kebugaran yang ditujukan untuk ibu-ibu setelah melahirkan, berisi tips kebugaran dan olahraga untuk mengembalikan bentuk tubuh seperti semula.

    – Siasat Jitu Awet Muda à buku kecantikan yang ditujukan untuk wanita di usia yang rentan mengalami penuaan (sudah pasti >25 tahun), berisi tips kecantikan dan kebugaran agar tetap tampil awet muda.

    – Homespa untuk Cantik dan Bugar à buku kecantikan dan kesehatan tradisional yang mengangkat resep-resep aromaterapi peninggalan leluhur, ditujukan untuk wanita yang sudah perduli dengan kecantikannya (>17 tahun) agar dapat tampil cantik dan bugar dengan ramuan tradisional.

    Dari sisi isi, kami tegaskan sebenarnya tidak ada konten yang bisa dikategorikan porno, terutama bila dipahami bahwa buku-buku tersebut memang ditujukan untuk membahas kesehatan, olahraga, dan kecantikan untuk wanita dewasa bahkan ibu melahirkan dan wanita usia menjelang lanjut.

    Dari sisi distribusi, Erlangga tidak bisa mengawasi sampai jauh ke dalam perpustakaan, tata letak lemari, sampai pemajangannya supaya tidak dapat dijangkau oleh anak-anak. Karena secara ilmiah, informasi yang terdapat dalam buku pun tidak bisa disebut pornografi hanya memang buku tersebut didesain bukan untuk anak. Jadi duduk permasalahan sebenarnya ini hanya masalah pemajangan saja, dan bisa saja buku-buku perpustakaan yang diperuntukkan bagi guru diletakkan di lemari tersendiri yang berbeda dan dikunci (misalnya). Jangan sampai kita menghalangi atau membatasi guru untuk bisa membaca buku informatif yang memperkaya pengetahuan mereka.

  11. RAN Says:

    Buku tersebut sebenarnya direncanakan sebagai bahan bacaan referensi non teksbook bagi guru-guru. Hanya sayangnya, tak semua pihak sekolah memiliki sarana (lemari atau perpustakaan khusus) yang terpisah antara guru dan murid.

  12. awan sundiawan Says:

    @RAN: trims atas konfirmasinya……

  13. pina Says:

    saya menonton berita itu di televisi dan mendengar jawaban dari penerbit erlangga kok sepertinya dia tak tahu dengan keadaan tersebut,kemudian lagi kok kantor dinas setempat tak mengoreksi barang yang masuk dan satu lagi cara menghancurkan moral anak bangsa di hancurkan mulai sejak dini.

  14. bahtiyarzulal Says:

    Khusnudhon saja…!
    Mungkin itu memang buku untuk SD… tapi mbacanya ntar kalau sudah umurnya dah +18 tahun kali… hehehe..!

  15. juliana situmorang Says:

    nah…. ini tugas menteri pendidikan agar lebih berhati-hati dalam pencetakan buku-buku

  16. juliana situmorang Says:

    nah…………. ini tugas menteri pendidikan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: