3 Syawal: Menikmati Makanan Seperti Biasa

Setelah tenggal 1-2 Syawal bersilatu rahmi kepada kedua orang tua, sanak saudara, sahabat, dan tetangga pada tanggal 3 Syawal saya mencoba berjalan-jalan (tanpa berkendaraan) menulusuri kota Tasikmalaya untuk menikmati uadara segar dan makan yang biasa disajikan/dijual pada hari-hari biasa.

Mungkin karena tanggal 3 bertepatan dengan hari Jumat, maka pertokoan tidak serempak bukanya pada pagi hari, bahkan ada yng bukanya setelah setelah solat Jumat. Saya ketika itu mencari makanan ringan, yang ada bubur ayam, soto, dan sejenisnya. Kemudian saya mencoba mencari warnet, dan ternyata masih pada tutup, padahal waktu itu sudah pukul 10.00.

Karena lapar habis jalan-jalan (berolahraga) sejak pagi, maka saya mencari makanan ah ternyata masih belum ada makanan yang seperti biasanya, karena lelah akhirnya mampir dulu ke mesjid untuk solat Jumat.

Stelah solat Jumat waduh…. ternyata jang menjual makanan banyak (baik jumlah yang jualan dan jenisnya dagangannya). Saya masih ingat kata-kata seorang dokter, “Biasa kalau sudah bulan Ramadhan rumah sakit jadi penuh dengan orang-orang yang sakit pencernaan, karena memakan makanan seenaknya dan sembarangan”. Karena ingat kata-kata itu akhirnya untuk menikmati makanan seperti biasanya (nasi dan lauk pauknya) secara sederhana dan teraktur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: