1 Syawal: Semakin Sepi

1 Syawal pukul 13.00 saya mencoba mencari makanan ke pusat kota, pikir saya pasti ada yang jualan. Begitu sampai di pusat kota ternyata jalanan begitu sapi malah sangat sepi. Mengapa sepi? Karena pusat perbelanjaan tidak buka untuk berjualan.

Karena hari sudah sore dan badan agak cape akhir saya pulang lagi sambil menelusuri jalan-jalan yang sepi. Ah… suasa sepi ini membawa ketenangan di jalan karena tidak dipusingkan dengan kemacetan dan berbagai masalah di jalanan.

Sesampainya di rumah saya berfikir, mengapa selalu  makanan (isi perut) yang selalu saya cari? Pernahkah saya bersyukur atas kesahatan yang saya alami? Rasanya saya masih kurang untuk menyukuri kesahatan melalui pencernaan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: