Pemotongan Gaji untuk Zakat Fitrah

Pada awal 1 September 2008, teman-teman yang baru jadi PNS meributkan mengenai pemotongan paksa gaji untuk pembayaran zakat fitrah yang langsung disetorkan ke Bazis Kabupaten Kuningan. Bagi PNS lama mungkin sudah terbiasa, tapi bagi PNS baru merasa kaget. Mereka biasanya menyetorkan zakat fitrah ketika mendekati Idul Fitri, ini baru tanggal 1 sudah dipotong untuk zakat fitrah. Para PNS baru berpikiran, kalau gaji diberikan tanggal 1, berarti pemotongannya tanggal 29-30 bulan sebelumnya, jadi belum masuk bulan Ramadhan.

Sementara zakat fitrah biasa dilakukan ada “ijab kobulnya” dan dengan niat yang tulus dan iklas. Dengan pemotongan ini berdampak ada pemikiran kurang baik, bahwa para PNS kurang dipercaya untuk sadar membayar zakat. Sehingga pemotongan paksa gaji untuk membayar zakat fitrah pada tanggal 1 September 2008 sampai diributkan di kalangan PNS yang baru.

Menurut saya memang tidak ada salahnya jika ada pemotongan dari gaji untuk para PNS dalam membayar zakat fitrah yang langsung disetorkan ke BAZ Kabupaten Kuningan, dengan cara:

  1. Pada penerimaan gaji bulan Agustus  diinformasikan bahwa gaji bulan September ada pemotongan untuk zakat fitrah.
  2. Jika tidak ada sosialiasasi dari awal, maka dalam teknik pembagian gajinya tidak serta merta diberikan sisa pemotongan zakat fitrah, tetapi bendahara menyerahkan gaji seutuhnya, kemudian bendahara menjelaskan bahwa gaji bulan September ada pemotongan zakat fitrah yang langsung disetorkan ke BAZ, sehingga penerima gaji bisa memberikan uang zakat fitrah dengan sadar.

Sebetulnya uang zakat fitrah tidak seberapa jika melihat pada jumlah uang namun cara pemotongannya yang kurang tepat, sehingga menimbulkan kesan kurang baik. Sehingga teman-teman saya merasa: tidak pas, tidak syah, kurang puas dalam pembayaran zakat fitrah dianggapnya pemotongan itu sebagai infaq saja. Dan mereka akan membayar zakat fitrah lagi di lingkungannya masing-masing, dengan cara begitu membayar zakat fitrahnya terasa “apdol”, meskipun uang yang dikeluarkannya lebih besar dari uang yang dipotong.Ternyata urusan iklhas ridho tidak dilihat dari besar dan kecilnya uang tapi dilihat dari caranya.

Mudah-mudahan uang zakat fitrah yang dikumpulkan di BAZ kabupaten dimanfaatkan dengan tepat sasaran sesuai niat para pengurusnya seperti yang disampaikan pada acara sosialisasi pemungutan zakat fitrah, untuk teman-teman yang mengalami pemotongan untuk zakat fitrah semoga menjadi jalan kebaikan dalam bekerja dan menjalankan profesinya. Amin.

Ditulis dalam Umum. Tag: , . 3 Comments »

3 Tanggapan to “Pemotongan Gaji untuk Zakat Fitrah”

  1. Yoyo Says:

    aya-aya wae atuh Kang, ah….mudah-mudahan we janten ibadah Zakat anu saleresna….sing ikhlas we…..
    wilujeng shaum dinten ka 21 Kang………… :d

  2. atepjs Says:

    Masalah ‘pemotongan’ gaji bagi pegawai (PNS), sebesar apa dan untuk apapun itu, selalu terkesan kurang baik (enak) kang Awan. Apalagi jika dikaitkan dengan kadar keikhlasan. Saya juga prihatin, kenapa sistem seperti itu masih diterapkan? Contoh lain, misalnya ada zakat profesi yang ditarik setiap bulan. Apakah tidak bisa ya, sistem pembayaran gaji itu… nya langsung wae atuh masuk rekening bank (tertentu) masing-masing! Supaya hilang prasangka dan kesan kurang baik (enak) tea.

  3. budisan68 Says:

    iya, ya.. sebenarnya gak masalah tentang dipotong, disembelih, disunat, dipalak, dibajak, cuman ini khan masalah ijab-kobul. Lha kalau ijab kobul yang bersangkutan gak ngerti kan repot. Ooo berarti cukup dikasih ngerti. dipotong dulu baru dikasih tahu, atau di kasih tahu baru dipotong? Wah kalau sudah menyangkut orang banyak memang susah, apalai zakat adalah urusan individu. Ya.. terserahlah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: