Bisikanmu yang Lembut

“Hai… masih menunggunya di bawah pohon? Kamu tahu pohon milik siapa? Kamu tahu ikan yang sedang beterleur itu punya siapa? Kamu tahu pasangan ikan itu”, tanya angin pada lelaki yang masih tetap setia menunggu di bawah pohon rindang yang sedang mulai berbunga. Dan lelaki itu asyik melihat ikan yangs edang gemuk karena diperutnya tersimpan telur-telur ikan yang beberapa saat ini akan ditetaskan.

“Aku tahu siapa pemilik semua ini, semuanya adalah milik mahapencipta, kita tidak memilikinya. Aku percaya pohon ini meskipun milik orang lain, tapi dia setia meneduhiku, aku tahu ikan itu milik orang lain dan ikan sudah punya pasangannya, tapi aku percaya ikan itu selalu menemuiku di sini”, kata lelaki itu sambil melihat ikan yang sedanga syik dengan pasangannya menjaga telurnya sedang berada dalam perutnya.

“Kamu tidak bosan, kamu tidak lelah, kamu tidak jenuh? Menunggu dia datang kembali?”, tanya angin pada lelaki itu.

“Aku tidak akan jenuh, tidak akan bosan bahkan senang karena dihatiku masih ada rindu untuknya, dan aku masih merasakan bisikannya yang lembut dan halus

Ditulis dalam Artikel. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: