Mengapa Karya Tulis Ilmiah Ditolak?

Persyaratan Karya Tulis Ilmiah (KTI)

Karya tulis ilmiah yang ditulis guru hendaknya memenuhi syarat APIK (Asli, Perlu, Ilmiah dan Konsisten ) artinya

  • Asli (original ) karya tulis yang dihasilkan harus merupakan produk asli guru dan sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dan tempat bekerja
  • Perlu/bermanfaat ( useful) karya tulis yang dihasilkan guru harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran
  • Ilmiah ( scientific) karya tullis yang dihasilkan harus disusun secara ilmiah, sistimatis, runtut dan memenuhi persyaratan penulisan karya ilmiah
  • Konsisten (concistency) KTI yang dihasilkan harus memperlihatkan keajegan dan konsistensi pemikiran yang utuh, baik secara keseluruhan maupun hubungan antar bab bagian karya tulis yang disajikan.

Kriteria Pokok KTI

Ada beberapa kriteria yang dilihat dalam penulisan KTI, diantaranya terdapat:

  • “masalah “ pokok yang dijadikan dasar penulisan dan masalah tersebut sesuai atau menyangkut kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan guru sehari hari
  • kajian pustaka/teori yang mendukung pemecahan masalah
  • metodologi yang dilakukan secara runtut dalam upaya pemecahan masalah tersebut
  • data dan fakta yang mendukung pembahasan masalah tersebut
  • alternatif pemecahan masalah yang dikemukakan atau dibahas untuk solusi atas masalah yang dihadapi
  • kesimpulan maupun rekomendasi yang dikemukakan berdasarkan analisis data terhadap upaya pemecahan masalah tersebut.

MENGAPA, KTI DITOLAK?

Ada beberapa alasan mengapa karya tulis ilmiah guru dalam unsur pengembangan profesi guru ditolak berdasarkan hasil pengalaman tim penilaian angka kredit tingkat pusat diperoleh alasan-alasan itu antara lain :

Umum

  • berupa skripsi/thesis/desertasi (sudah diniali dalam unsur pendidikan)
  • KTI diragukan keasliannya, bila

salah satu bagian tulisan (atau hal lain) menunjukkan bahwa KTI itu merupakan skripsi, penelitian, atau karya orang lain, yang diubah dan digunakan sebagai karya ilmiahnya (seperti misalnya bentuk ketikan tidak sama, tempelan nama, dll)

Terdapat petunjuk adanya lokasi dan subjek yang tidak konsisten

Terdapat tanggal pembuatan yang tidak sesuai

Terdapat berbagai data yang tidak konsisten, tidak akurat

Terdapat kesamaan isi, format, gaya penulisan yang sangat mencolok dengan KTI yang lain

Penyusunan KTI yang berbentuk penelitian, pengembangan dan evaluasi diselesaikan/dihasilkan lebih dari 2 judul dalam setahun

  • KTI sudah kadaluarsa ( disusun sebelum PAK terakhir)
  • Pengesahan :

tidak ada pengesahan kepalasekolah/kepala madrasah guru yang bersangkutan bahwa KTI tersebut adalah benar karya tenaga pendidik yang bersangkutan

Pengesahan ada, tetapi bukan dari pejabat yang berwenang

  • KTI bukan dalam bidang pendidikan
  • penulisan makalah tidak jelas apakah laporan penelitian atau tulisan ilmiah yang merupakan tinjauan/ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri.
  • karya ilmiah yang disusun belum/tidak menggunakan format yang lazim dalam penulisan ilmiah
  • tulisan yang diajukan tidak memenuhi syarat sesuai dengan Kepmendikbud No025/0/1995


Penelitian

  • penyusunan karya ilmiah belum menggunakan proses berpikir keilmuan (ada masalah, kajian teori, metodologi, data, analisis, kesimpulan, saran dan rekomendasi.)
  • masalah :

Yang dikaji terlalu luas, tidak langsung berhubungan dengan permasalahan yang berkaitan dengan upaya pengembangan profesi penulis.

Yang ditulis bukan kegiatan nyata penulis dalam peningkatan/pengembangan profesi

  • Kajian teori :

Tidak relevan dengan judul/permasalahan yang dikaji
Terlalu luas, belum mengarah pada hal-hal yang dipermasalahkan
Sangat sederhana, belum nampak wacana keilmuannya

  • Metode penelitian belum sesuai dengan dengan kaidah penulisan karya tulis ilmiah (tujuan khusus, tempat dan waktu, ruang lingkup penelitian, populasi, sampel penelitian, teknik sampling, metode pengumpulan dan pengolahan data dan analisis data)
  • Data yang disajikan kurang lengkap /tidak ada
  • instrumen tidak dilampirkan/tidak lengkap/tidak sesuai
  • Analisis data tidak sesuai dengan metode analisisi data yang dipilih dalam metode penelitian, atau permasalahan yang dirumuskan dalam latar belakang (pendahuluan)
  • Isi tulisan ilmiah pada bab selanjutnya tidak konsisten/tidak ada kesesuaian/tidak seimbang
  • Kesimpulan dan saran tidak sesuai dengan alur berfikir pada bab-bab sebelumnya
  • Rekomendasi belum menunjukan manfaat yang nyata bagi dunia pendidikan


Tinjauan

  • Penyusunan karya ilmiah belum menggunakan proses berfikir keilmuan (ada masalah, kajian teori, fakta, ulasan/ tinjauan secara ilmiah yang merupakan gagasan penulis dan kesimpulan)
  • Masalah yang dikaji terlalui luas, tidak langsung berhubungan dengan permasalahan yang berkaitan dengan pengembangan profesi penulis
  • Kajian teori :

tidak relevan dengan judul/permasalan yang dikaji
terlalu luas, belum mengarah pada hal hal yang dipermasalahkan
sangat sedehana, belum nampak wacana keilmiuannya.

  • kajian fakta tidak/belum relevan dengan permasalahan yang dikaji
  • isi pembahasan karya ilmiah belum memuat gagasan penulis
  • tulisan ilmiah tidak konsisten/tidak ada kesesuaian/tidak seimbang.
  • kesimpulan tidak sesuai dengan alur pikir bab sebelumnya.

Diktat

  1. tidak sesuai dengan tugasnya
  2. sistimatika penulisan tidak sesuai dengan pedoman penulisan yang berlaku


Buku

  1. belum mendapat pengesahan dari Disrjen Dikdasmen (taraf nasional)
  2. belum mendapat pengesahan dari kepala dinas pendidikan di provinsi (taraf provinsi)


Alat Peraga

Pada latar belakang belum dikemukakan permasalahan, manfaat alat peraga, langkah-langkah pembuatan, langkah-langkah penggunan dan kesimpulan serta lampiran yang relevan (foto/gambar dari alat peraga)

Karya terjemahan

  1. substansi di luar bidang pendidikan /tidak bermanfaat dalam pembelajaran/tidak utuh
  2. belum ada keterangan dari kepala sekolah yang menjelaskan manfaat karya terjemahan tersebut
  3. belum ada keterangan dari kepala sekolah yang menjelaskan karya tersebut adalah terjemahan guru yang bersangkutan

Sumber: LPMPJABAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: