Quraish Shihab Bagikan Gratis 40 Ribu Buku Ayat Ayat Fitna

Masih ingat film Fitna yang menggegerkan itu? Minggu (4/5/2008) ini, ada sebuah buku berjudul “Ayat-Ayat Fitna, Sekelumit Keadaban Islam di Tengah Purbasangka” diluncurkan. Buku itu karya Quraish Shihab dan tentu saja isinya tidak mendeskreditkan Islam. Sebanyak 40 ribu buku tersebut dibagikan secara gratis. Quraish Shihab menjelaskan, Ayat Ayat Fitna berusaha meluruskan kesalahpahaman dari ayat-ayat yang dipakai dalil untuk teror yang menggambarkan umat islam itu kejam seperti yang dipakai oleh film Fitna.

“Jadi ada lima ayat Alquran yang digunakan untuk mendeskreditkan Islam. Padahal isinya sangat bertolak belakang. Justru ajaran Islam ini sangat-sangat damai dan mengajak umatnya untuk memiliki hubungan harmonis dengan pemeluk agama apapun,” kata Direktur Pusat Studi Al Quran itu. (download Ayat_AyatFitna_.pdf )

Kenapa judulnya kok ayat-ayat fitna? “Ya karena ini berbicara tentang ayat-ayat Alquran yang dijadikan bahan fitnah,” jelas Quraish saat jumpa pers di masjid Sunda Kelapa, Jakarta.

Buku setebal 98 halaman tersebut disebarkan serempak di enam lokasi di Jakarta. Jika anda ingin mendapatkannya, datang saja ke Masjid Agung Sunda Kelapa, Masjid Agung Al Azhar, Masjid Raya Pondok Indah, Masjid At Tin, Masjid dan Pesantren At Taqwa, Masjid Imam Bonjol, Dewwan Dakwah Indonesia dan Jakarta Islamic Center. Buku ini juga bisa didapatkan dalam versi e-book dengan diunduh dari www.lenterahati.com.

Quraish Shihab mempersilakan pihak manapun untuk menggandakan bukunya. Namun ia mengingatkan agar buku tersebut tidak dijualbelikan. “Untuk apa diperjual belikan? Kalau diberikan gratis untungnya lebih banyak daripada diperjual belikan. Memang tertunda keuntungan itu tapi akan berlipat ganda di hari kemudian,” kata Quraish. ( iy / detik )

Qiraish Shihab: Fitna ”Pelintir” Alquran

imageMeski agak terlambat, pakar tafsir Prof Dr Quraish Shihab memberi penjelasan tentang betapa ayat-ayat Alquran telah dipelintir dalam film Fitna. Memberi wawasan baru yang petunjuk bersikap.

Pakar tafsir, Prof Dr HM Quraish Shihab, punya cara berbeda menyikapi polemik Fitna beberapa waktu lalu. Bertempat di Masjid Sunda Kelapa, Ahad (4/5), ia meluncurkan sebuah buku berjudul Ayat-Ayat Fitna: Sekelumit Keadaban Islam di Tengah Purbasangka dan membagikannya secara gratis.

”Buku ini ditulis dengan tujuan untuk menunjukkan keluhuran ajaran Islam dengan memberikan tafsir –yang sejalan dengan kaidah-kaidah penafsiran– atas ayat-ayat Alquran yang dipahami secara keliru dalam film Fitna,” ujarnya. Melalui buku ini, ia menunjukkan betapa jauh dari kebenaran penafsiran terhadap lima ayat Alquran yang dipilih dan ditayangkan dalam film tersebut.

Selain di Masjid Sunda Kelapa, buku yang diterbitkan PT Lentera Hati setebal 98 halaman dan dibagikan gratis itu diluncurkan Quraish secara serentak di tujuh tempat, yaitu Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Masjid Raya Pondok Indah Jakarta Selatan, Masjid At-Tin Jakarta Timur, Masjid Imam Bonjol, Masjid/Pesantren At-Taqwa, kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, dan Jakarta Islamic Centre (JIC) Jakarta Utara. Mantan Menteri Agama yang juga mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini menegaskan, buku Ayat-Ayat Fitna: Sekelumit Keadaban Islam di Tengah Purbasangka bukanlah tanggapan langsung atas pelecehan dan hujatan terhadap Islam yang termuat dalam film Fitna.

Kami menyajikan pemahaman yang lebih dekat dengan maksud ayat-ayat yang dipelintir oleh film tersebut seraya menegaskan bahwa kemuliaan Alquran tidak akan tergoyahkan, apalagi berkurang oleh makar yang mereka lakukan,” jelasnya. Buku ini, tambahnya, sekaligus ingin menegaskan spirit ajaran Islam yang sangat menekankan sikap yang beradab, seperti menghormati setiap orang, apa pun agama dan budayanya.

Menurut dia, sejak dini Alquran mengingatkan cemoohan dan pelecehan dari orang atau kelompok orang yang tidak senang atau memusuhi Islam selalu akan terjadi dan tidak akan terhenti. ”Salah satu ayat yang menegaskan hal tersebut adalah firman Allah SWT yang terdapat pada surat Ali Imran (3) ayat 186 yang artinya, ”Sungguh kamu pasti akan diuji menyangkut harta kamu dan diri kamu. Dan kamu sungguh pasti akan mendengar dari sebahagian orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak. Jika kamu bersabar dan bertakwa maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.”

Karena itu, menurut pria kelahiran Rappang Sulawesi Selatan 16 Februari 1944 ini, disamping peringatan, Alquran juga memberikan tuntunan kepada kaum Muslim bagaimana menghadapi gangguan, cemoohan dan pelecehan dari orang atau kelompok orang yang memusuhi Islam tersebut. ”Jadilah pemaaf, ambillah yang mudah, suruhlah orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang yang jahil,” ujar Quraish seraya mengutip surat Al A’raf (7) ayat 199.

Ia menambahkan, banyaknya tuntunan yang diberikan Alquran seharusnya menjadi rujukan bagi kaum Muslim sekarang ketika menghadapi aneka cemoohan, pelecehan dan hujatan yang datang bertubi-tubi. ”Tidak semestinya cemoohan dan pelecehan itu dihadapi secara membabi buta,” Quraish menambahkan. (dam/RioL)

Silahkan Downlod Ebooknya

Ayat_AyatFitna_.pdf – di lenterahati.com

sumber: swaramuslim.net

Ditulis dalam Berita. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: