Menunggu dan Ditunggu

Ketika saya sedang menunggu seseorang terasa lama, padahal saya menunggu hanya beberapa menit. Tetapi ketika saya ditunggu oleh seseorang terasa diburu-buru, padahal saya ditunggu olehnya beberapa hari. Mengapa menunggu terasa lebih membosankan dan berkesan lama daripada ditunggu.

Kemudian saya bertanya pada diri sendiri, sebetulnya lebih baik menunggu atau ditunggu? Setia makanah antara yang menunggu dengan yang ditunggu? Lebih perhatian manakah antara yang menunggu dengan yang ditunggu? Lebih suka yang manamakah antara yang menunggu dengan yang ditunggu?

Apakah yang saya tunggu? Siapakah yang saya tunggu? Untuk apakah menunggunya?

Apakah saya ditunggu seseorang? Siapakah yang menunggu saya? Untuk apakah saya ditunggui?

Apakah sama ditunggui dengan dijaga(i)?

Apakah sama menunggui dengan menjaga(I)?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: