Mengapa Kita Tidak Berpikir Postif?

Sebagian besar dari kita dapat belajar jauh lebih mudah dan lebih cepat daripada kebanyaka orang, hal ini merupakan kebenaran. Tetapi kita menghambat diri kita sendiri untuk belajar. Pengalaman-pengalaman negative kit di dalam system pendidikan dan mitos-mitos social mengenai belajar meyakinkan kita bahwa kita tidak akan bisa sukses. Ketika dihadapkan pada situasi belajar, kita mulai memrogram diri kita sendiri untuk stress dan kegagalan secara mental mengulang-ngulang sejumlah persepsi negatif yang salah yang biasa kita lakukan terhadap belajar. Peryataan-peryataan pribadi yang negatif itu antara lain:

  1. “Belajar itu membosankan”
  2. “Saya bukan seorang pembelajar yang baik”
  3. “Saya tidak bisa memahami masalah ini”
  4. “Saya tidak mengerti masalah ini”
  5. “Saya tidak ingin mengingat apa yang saya pelajari”

Hal-hal tersebut didasarkan pada pernyataan bahwa belajar adalah suatu tugas yang hamper-hampir mustahil bagi kita sehingga kita pasti gagal.

 

Ketika kegiatan belajar mulai membuat kita merasa gelisah, takut, atau tertekan, coba kita belajar memrogram ulang kecapakan belajar kita dengan keyakinan yang kuat dan positif.

  1. Balikkan dang anti ucapan kita bahwa “Belajar itu membosankan” dengan kata-kata yang sebaliknya “Belajar itu menarik, mengasyikkan, dan menyenangkan”.
  2. Balikkan dang anti ucapan kita bahwa “Saya bukanlah pembelajar yang baik” dengan kata-kata yang sebaliknya “Saya adalah seorang pembelajar yang hebat yang sudah mempelajari berbagai hal yang luar biasa banyaknya
  3. Balikkan dan ganti ucapan kita “Saya tidak bisa mengerti atau saya tidak bisa memahami masalah ini” dengan kata-kata sebaliknya “Saya bisa mengerti pekerjaan saya, bahasa Inggris, matematika, dan banyak hal tentang dunia. Saya bisa memahami hal ini juga
  4. Balikkan dang anti ucapan kita bahwa “Saya tidak ingin mengingat apa yang saya pelajari” dengan kata-kata sebaliknya “Saya sudah belajar untuk mengingat banyak hal penting, seperti nama-nama, fakta, dan taggal. Saya bisa dan akan mengingat aspek-aspek yang menonjol semua itu

 

Ditulis dalam Artikel. 2 Comments »

2 Tanggapan to “Mengapa Kita Tidak Berpikir Postif?”

  1. wida Says:

    “Be Positive be happy” hehe,..

  2. awan sundiawan Says:

    @wida: ayo siapa lagi yang selalu berpikir positif


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: