Apa yang Saya Cari?

Saya bekerja keras atau bekerja cerdas tanpa memperhatikan waktu. Waktu adalah uang. Waktu adalah materi duaniawi. Waktu adalah kejayaan. Waktu adalah segalanya.Ketika saya mencari rumah nan megah dan taman indah yang luas, kala saya begitu haus akan kedudukan yang terhormat. Demikian pula saat saya begitu silau dengan berlian dan permata nan gemerlap, sesungguhnya saya terlena akan fatamorgana dunia.

Saya selalu mencari:
1. kekayaan (duniawi) yang tiada terbatas,
2. ingin yang paling tinggi, agung, keduduklannya,
3. ingin yang paling benar, egois,
4. ingin yang paling pertama,
5. ingin yang paling abadi,
6. ingin yang paling cerdas, pintar, dipercaya,
7. ingin yang paling dikasihi/disayangi,
dsb.
Sesungguhnya saya lupa bahwa kita tengah mencari sifat Allah Yang Mahaluas.
Sesungguhnya yang saya inginkan adalah sifat Allah Yang Mahatinggi dan Mahamulia.
Bahwa sifat Allah Yang Maha Bercahaya yang hakiki itulah yang sedang didambakannya.
Sesungguhnya saya selalu mencari nur Allah.
Sesungguhnya saya selau mencari sifat Allah yang mahasegalanya.

Saya berasar dari Allah dan kembali kapada-Nya.

3 Tanggapan to “Apa yang Saya Cari?”

  1. Sawali Tuhusetya Says:

    seperti saya juga pak awan, masih suka silau dengan gebyarnya duniawi. terima kasih pak awan, setidaknya sudah mengingatkan betapa pentingnya kita kembali ke “khittah” sebagai hamba Allah yang dhaif.

  2. birahiislam Says:

    apalagi saya, huk huk huk…

  3. arif Says:

    mengapa sich orang selalu tidak menyadari apa yang mereka punya……?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: