Yang Kencing Harus Disiram!

Ketika saya melewati sebuah toilet, tetera tulisan peringatan bagi yang menggunakan. Tulisan tersebut membuat saya bingung. Mengapa demikian? Saya berpikir beberapa kali, apa yang harus saya lukan dengan tulisan seperti ini “Yang Kencing Harus Disiram!”.

Dalam benak saya timbul pertanyaan. Siapa yang harus disiram? atau apa yang harus disiram?

Bingung deh…

Pembaca… ditunggu komentarnya di pesan singkat di kanan bawah. Ok……
Bantu saya untuk memecahkannya!

9 Tanggapan to “Yang Kencing Harus Disiram!”

  1. Warta Medika Says:

    Kalo gitu redaksinya, orang yang kencing yang harus disiram. Tapi jangan lupa, ada kemungkinan lain, yaitu tempat keluarnya kencing yang harus disiram. Biasanya sih, kalo hal tersebut tertulis di toilet umum, maksudnya pasti WC nya yang mesti disiram, cuman yang nulis sepertinya pake “ejaan lama banget”. Tapi pastinya, tanya yang nulis deh …

  2. undercover Says:

    He he… bisa jadi itu sebuah larangan kreatif bahwa gak semua orang boleh kencing di situ mas. Jadi siapapun yang kencing di situ, harus siap2 rela di siram karena udah ada larangannya.

  3. suba Says:

    uheuheuhe
    yang kencing harus disiram….
    berarti “target” orang yang kencing neh…
    hahahaa

  4. edratna Says:

    Hehehe…mungkin orang pengin kreatif….malah jadi artinya lain.
    Biasanya kan hanya “Dilarang kencing disini”
    Atau…”Jangan lupa mengguyur dengan air setelah selesai kencing”

    Kalau yang di atas, yang disiram orangnya.

  5. awan965 Says:

    @wartamedika, @undercover, @suba, @edratna: Saya setuju dengan pendapat Anda, yang tepat pringatan di toilet seperti pendapat @edratna: ”Jangan lupa mengguyur dengan air setelah selesai kencing”, itu merupakan hal yang bijaksana. TRims.

  6. Ratna Says:

    Huehue…sebenarnya yang nulis itu bener2 pinter apa sebaliknya sih?

  7. awan sundiawan Says:

    @Ratna: Wahaha, yang nulis sedang belajar nulis.😀

  8. ab haryanto Says:

    Yang nulis kalimat itu yang perlu disiram pake air kembang.hehe….. trus disuruh belajar lagi bahasa indonesia, bagaimana cara membuat kalimat yang tidak ambigu dan absurd….
    saya juga mau belajar lagi…………..

  9. jablay8990 Says:

    “Yang kencing harus disiram, dan yang nyiram harus kencing” kalau sama kalimat itu bingung ngga?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: