Perlukah Cemburu?

Bolehkah aku cemburu?

Bolehkah aku panas hati?

Bolehkah aku tidak cemburu?

Bolehkah aku tidak pasa hati?

Apakah cinta dan cemburu beda-beda tipis?

Apakah cinta dan cemburu jauh berbeda?

Apakah kangen dan cemburu jauh berbeda?

Mengapa di hatiku ada cemburu?

Apakah itu cinta yang berlebihan?

Saya merenung sebentar, muncullah sebuah kesimpulan:

“Ternyata Dia telah memberikan dan membalas cintaku dengan begitu besar”

Lalu muncul pertanyaan:

“Mengapa saya berpikir yang kurang baik?”

Kalau mau baik, pikirkanlah kebaikan orang lain

Jauhkan pemikiran buruk tentang orang lain.

Kalau mau bahagia, kenanglah kebahagian bersama orang lain

Jauhkan kenangan yang buruk dengan orang lain

12 Tanggapan to “Perlukah Cemburu?”

  1. ridu Says:

    cemburu tanda sayang

  2. perempuan Says:

    Cemburu? barangkali boleh-boleh saja🙂
    yang positif diambil, yang negatif boleh dibuang atau buat kenang-kenangan🙂

  3. donkopings Says:

    Salam Kenal

    Ada cinta, ada cemburu.
    Cemburu adalah bumbu cinta,
    ndak ada cemburu, cinta jadi hambar.

    Semua hal diciptakan berpasangan.

    Was Salam.
    Don Kopings
    http://donkopings.wordpress.com

  4. awan965 Says:

    @ridu: kalau tidak cemburu berarti tidak sayang ya, atau kalau tidak sayang berati tidaka da cemburu?

    @perempuan: yang asal jangan cemburu buta ya?

    @donkopings: Salam kenal juga, jadi cemburu dan dan cinta selalu berdampingan ya… seperti sepasang pengantin. Hehehe. Salam kenal juga

  5. elmawardi Says:

    Enaknya, kita bikin orang lain untuk cemburu pada kita. Kalau kita jangan suka cemburu. Cepat tua

  6. awan sundiawan Says:

    @elmawardi: bisa juga….😀

  7. Sawali Tuhusetya Says:

    sempat kaget, hehehehe, apakah pak awan emang lagi jatuh cinta, hehehehe😆 ternyata pesan moralnya terdapat pada larik-larik terakhir.

    Kalau mau baik, pikirkanlah kebaikan orang lain

    Jauhkan pemikiran buruk tentang orang lain.

    Kalau mau bahagia, kenanglah kebahagian bersama orang lain

    Jauhkan kenangan yang buruk dengan orang lain

    sepakat banget pak awan, tetap semangat.

  8. awan sundiawan Says:

    @Pa Sawali (Gurunya Guru “ngeblog” Jateng): TRims atas dukungannya. Bagaimana masih “ngeblog” guru-gurunya di jateng?

  9. akuw Says:

    ..cemburu tanda tak mampu..eh itu mah sirik ya?hehehe..
    cemburu…ya…tandanya hatinya dah dicuri sama yang dicemburui…

  10. awan sundiawan Says:

    @akuw: trims komentarnya, kalau hati sudah dicuri berarti sudah mati dong.

  11. Lilis suryanti Says:

    ntah lah….ingin menghilangkan rasa cemburu ini…tapi kok susah ya???….padahal usia tambah tua,kenapa aku gak suka kalau mantan pacar suamiku masih saling komunikasi…Masalahnya..dalam komunikasinya tak pernah dia menyapa atau sekedar menitip salam sama saya sbg istrinya…
    Perlukah saya cemburu??…

  12. awan sundiawan Says:

    @Lilis suryanti: cemburu masih diperlukan ketika cinta sudah mulai menipis, hehehe.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: