Sudut Kota Kuningan

 

Tugu Perempatan Jalan Terbuat dari Kuningan?


Sore hari saja mencoba jalan-jalan ke beberapa sudut kota Kuningan. Sebelum masuk kota Kuningan dari arah Cirebon akan ”bertemu” dengan sebuah tugu perempatan jalan (dari arah Ciawi/Luragung-dari arah Cirebon-dari arah Kota-dari arah Ciamis) yang cukup megah. Untuk menikmati keindahan tugu ini, kita harus berhenti ketika lampu merah menyala. Tugu tersebut berbentuk melingkar, dan kalau kita perhatian semua bagian tugu berwarna Kuningan, dan bagian atas tugu ada bokor yang terbuat dari Kuningan. Apakah semuanya bagian tugu terbuat dari Kuningan?

Taman Kota Dahlia yang Luas

Setelah melewati tugu ”Kuningan” saya mampir dulu stadion, di sana ada pelataran luas ”taman dahlia” taman kota Kuningan. Di sini bisa dijadikan arena bermain kawula atau bahan berolah raga. Jika setiap pagi banyak orang yang berlari lagi mengelilingi stadion, ada juga yang senam di pelataran ”taman dahlia” atau hanya sekedar mengendurkan urat syaraf dengan menginjak batu-batu halus yang terpasang di pelaran.

Taman Kota Alun-Alun Kuningan


Kota Kuningan sepertinya salah kota yang tidak memiliki alun-alun seperti kota lain. Namun di sebelah selatan Mesjid Agung Kuningan ada sebuah taman yang baru dibangun. Taman ini cukup indah juga, taman ini berbeda dengan ”taman dahlia”.
Di sini kita bisa bercengkrama bersama keluarga, bersama teman, bahkan ada ”mini teater” untuk pertunjukkan sederhana. Arena parkir cuku luas.

Jadi kalau malam minggu atau hari libur akan terbagi dua konsentrasi masyarakat Kuningan. Bagi yang suka berolah raga tinggal berkunjung ke ”taman dahlia” dengan jajanan yang khas. Dan bagi masyarakat yang ingin bersantai sambil menikmati hituk pikuknya kota Kuningan tinggal berkunjung ke ”taman alun-alun Kuningan” bersama berkeluarga.

 

Kendaraan yang Paling Berkuasa


Kendaraan transportasi khas kota Kuningan ”kota kuda” adalah delman, sado, andong atau orang Kuningan menyebutnya ”per” karena kendaraan tersebut dipasang ”per” biar nyaman. Kendaraan ini paling berkuasa diantara kendaraan yang lain, mungkin kalau di tempat lain, kendaraan becak yang berkuasa. Hehehe. Mulai jalan yang ”perboden”, jalan satu arah, kendaraan bebas keluar masuk, maupun jalanan macet kendaraan ini bisa melaluinya dengan lancar. Kepada pengunjung kota Kuningan harus hati-hati ketika melewati Kota Kuningan karena mungkin akan terjebak macet dengan hilir mudiknya kedaraan ”per” ini. Sehingga kalau saya masuk kota Kuningan, jika tidak ingin lancar ya naik ”per” bersama keluarga. Malah anak-anak suka menaiki kendaraan ini mengelilingi kota Kuningan.

Ditulis dalam Umum. 19 Comments »

19 Tanggapan to “Sudut Kota Kuningan”

  1. purmana Says:

    Wah jadi ingin pulang kampung nih Pak…

    Saya juga orang Kuningan. Tapi sangat jauh dari kota, tepatnya sih di Mandirancan dan kalau liburan selalu nyempetin pergi ke Kota-nya buat silaturahmi. Di Kuningan enak, jalanannya hot-mix semua… Bandung aja sebagai ibukota kalah.

  2. awan sundiawan Says:

    Kapan pulang ke Mandirancan, nanati kalau ke Mandirancan jangan lupa buah duriannya. Hehehe. Kuningan memang sedang “bersolek”

  3. budi purnama Says:

    Kuningan sedang bersolek, mudah-mudahan slogan Kuningan Bangkit bukan hanya isapan jempol belaka.tapi juga didukung dengan action yang nyata.bravo kuningan ku.

  4. awan sundiawan Says:

    @Budi Purnama: Trims atas kunjungannya, salam.

  5. adjie Says:

    salam kenal pak, Pak.. itu teh sadayana foto2 kuningan? ckckck…..! tos lami pisan Abdi teh teu uwih2 ka kuningan.

  6. ugie Says:

    ..kuningan…
    boleh juga tuh ntar liburan ke sana ahh..

  7. awan965 Says:

    @ adjie: muhun foto kota kuningan “masa kini”

    @ ugie: ditunggu kedatangannya di kota Kuningan

  8. aade Says:

    euleuh tos rengse sadaya padamelan teh?

    hatur nuhun fotona Kang… Janten terang kaayaan lembur kiwari…

    Ti kapungkur hoyong mulang ngamumule lemah cai tempat awak digubragkeun gumelar ka alam dunya. Mugi2 kacumponan ka payuna

    baktos

  9. awan Says:

    @aade: ayeuna kota kuningan nuju ngaguelis keneh, sigana mah masih cape (duka kacapean) janten katawisna masih teu acan rengsa 100%, nuhun parantos rurumpaheun ka blog sim kuring.😀

  10. didi tarmidi Says:

    gue anak naggela kasab sangat bangga jadi anak kuningan

  11. BAGERO MAMEEEN Says:

    salam hangat dan kenal …

  12. asep thea Says:

    duh tos lami teu ka kuningan mani sae nya ayeunamah kota
    na

  13. cecep hernawan Says:

    Kumaha Gunung karung/ luragung ciawi? balik ah

  14. Yunie Says:

    kuningan ???
    hmmmmm …
    it’s my Life ,,
    aku ciinta kota’ku ..
    kuningan kota kuda !!!

  15. ugi Says:

    Jadikan Kota kuningan kota yang asri,nyaman dan sejuk jangan sampai masuk budaya yang dapat merusak keasriannya

  16. Agus Komarudin Says:

    hahahha….mani sae….bangga jadi putra kuningan…

  17. Sandi Says:

    waduh kininggan tambah maju euy,sandi dah lama gk pulang kampung,jadi pengen pulan

  18. dubalibeatz Says:

    Kuningan Bergerak, Indonesia Bangkit ! salam kenal kasadayana. kunjungi http://kabupatenkuningan.wordpress.com untuk mengetahui lebih jauh tentang kebangkitan Kuningan

  19. ina yulian Says:

    Pingin pulang kangen Susana pasar baru,,,,yg ada tempat pembakaran kaki sapi/ceker,,,,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: