“Virus TIK” Masih Sulit “Menular” Kepada Guru-Guru

Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan sepertinya kesulitan menyebarkan ”virus TIK”. Buktinya yang menyerahkan  bahan ajar berbasis TIK kurang dari sepuluh orang. Kalau saya lihat dibeberapa sekolah besar sudan memiliki laptop yang berkelas bahkan ada yang punya lebih dari satu. Lalu mengapa yang mengirimkan bahan ajar berbasis TIK masih kurang atau lebih banyak laptop yang ada. Apakah faktor tidak mau mencoba (malas)? Atau sibuk? Atau ada alasan lain?

Dari peserta yang masuk ada beberapa guru yang sudah menguasai media TIK sebagai media bahan ajar. Hal ini cukup menggembirakan juga nih, ya mudah2an hal ini dapat cepat menular kepada guru-guru lain yang ada di Kuningan. Selamat ya kepada Pa Moyo Guru Matematika SMAN 2 Kuningan yang telah berinovasi dan berkreasi.

3 Tanggapan to ““Virus TIK” Masih Sulit “Menular” Kepada Guru-Guru”

  1. wakaka Says:

    o0o ,, pada males ngajar paling ,,

    wong kalo tik itu biasanya scr praktek ,,

    jadi pada males kalo belajar komputer pake nulis2 segala

    hehehe

  2. fxekobudi Says:

    Mungkin kurangnya dorongan dari Depdiknas Pak…

  3. adjo Says:

    MGMP TIK nya juga baru diadain satu kali ya….!? Kapan ada lagi tuh?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: