Lagi-lagi Ujian Nasional!

Saya turut prihatin mengenai “Ujian Nasional” yang sampai di demo oleh kalangan siswa. Saya setuju dengan adanya ujian nasional baik yang tiga mata pelajaran atau yang enam mata pelajaran. Yang saya masih ragu yaitu Ujian Nasional dijadikan patokan kelulusan. Meskipun untuk meluluskan siswa bisa saja terjadi dengan soal yang mudah. Menurut saya tidak ada masalah apabila soal dibuat mudah, meskipun batas nilai kelulusan ditinggikan. Itulah keraguan saya tentang Ujian Nasional sebagai patokan kelulusan.

Saya merasa yakin jika Ujian Nasional dijadikan patokan standar pendidikan secara nasional. Artinya Ujian Nasional dipakai alat untuk mengontrol standar pendidikan di Indonesia secara nasional. Jika suatu sekolah atau daerah masih di bawah standar nasional, maka sekolah atau daerah terebut harus dibina, diberi bantuan oleh pemerintah agar pendidikannya menjadi standar. Sedangkan bagi sekolah yang sudah diatas standar nasional tinggal dibina lebih lanjut agar lebih meningkat lagi.

Jadi menerut saya Ujian Nasional saat ini masih cocok untuk mengukur standar pendidikan bukan untuk menentukan kelulusan. Dengan cara ini maka tidak akan ada kecurangan, tidak ada rasa takut dari berbagai pihak untuk tidak lulus. Bahkan dengan alami pendidikan akan bisa meningkat. Kalaupun dalam ujian akan ketat dan soal akan sulit tidak jadi masalah, karena tidak dipakai untuk kelulusan. Yang jadi masalah sekarang adalah Ujian Nasional masih dianggap syarat kelulusan.

Memang betul setiap ada ujian pasti ada yang lulus dan ada yang gagal, itu wajar. Yang tidak wajar adalah prilaku yang tidak baik dari pihak-pihak yang dirugikan.

Ditulis dalam Pendidikan. 5 Comments »

5 Tanggapan to “Lagi-lagi Ujian Nasional!”

  1. eNPe Says:

    setuju dgn pendapat pak awan..

  2. NUR Says:

    Klo aq agak gak se7 dgn adanya UAN.Karna qta belajar selama berth2 hanya ditentukan selama 2 hari! Kan itu ga adil

  3. Rohadi Wicaksono Says:

    Kalau mau fair, sebelum melaksanakan ujian nasional, mestinya pemerintah melakukan standardisasi terhadap institusi pendidikannya, guru-gurunya, proses pembelajarannya dan lain sebagainya yang sekiranya dapat dianggap mempengaruhi kualitas murid-murid sekolah kita. Baru murid-murid diuji secara nasional. Lha sekarang ini antara sekolah-sekolah yang ada kualitasnya sangat beragam, tiba-tiba muridnya diuji dengan standard yang sama secara nasional. Ini kan sangat tidak adil dan yang sangat dirugikan ya murid-murid kita.

    http://rohadieducation.wordpress.com

  4. awan965 Says:

    @eNPe: trims atas dukungannya
    @Nur: Trims komentarnya
    @Pa Rihadi Wicaksono: Saya sependapat dengan Bapak, mudah2an arah pendidikan kita semakin baik. Salam kenal Pak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: