Perjalanan pada Awal Syawal 1428 H

Pada awal Syawal 1428 H yang disebut acara silaturahmi, mudik, pulang kampung, dan sebutan lainnya saya sekeluarga bersulaturahmi kepada orang tua, saudara, tetangga dan handai tolan di tempat-tempat yang berjauhan.


“di depan rumah”

Tanggal 1 Syawal 1428 H, pukul 08.00 saya dan keluarga siap-siap untuk berangkat menuju kota resik, Tasikmalaya. Saya sudah biasa dengan kendaraan motor, biar “nyantai” dan “bebas” beristirahat sesuai yang diinginkan.

“sawah lega Cikijing”

Selama perjalanan Kuningan-Tasik kondisi jalan masih kosong, sepi tidak begitu ramai. Di daerah Cikijing si bungsu ingin istirahat dulu sambil menikmati hembusan angin ”sawah lega”. Kuningan-Panawangan pernjalanan masih lancar dan sepi.

Alun-alun Mesjid Agung Ciamis dan Taman Kota “Taman Raflesia” Ciamis

Mulai Kawali-Ciamis jalan mulai ramai, ya waktu juga mulai siang, banyak orang yang bersilaturahmi kepada sanak saudaranya yang jauh, bahkan ada yang mengunjungi makam. Di kota Ciamis, tepat di alun-alun ciamis (alun-alun Mesjid Agung Ciamis dan Taman Raflesia (Taman Kota Ciamis, di Kuningan di mana ya alun2 masjid dan taman kotanya?) Si bungsi kembali ingin beristirahat sebentar. Ternyata alun-alun Ciamis menang ”manis”, luas, dan sangat cocok untuk beristirahat. Saya jadi teringat masa lalu (16 tahun yang lalu), waktu itu saya masih sekolah di SMAN 1 Ciamis, alun-alun ini masih rindang dan dipakai untuk beristirahat (mejeng) bersama teman-teman SMA.


Mengisi bensin dulu ah… di Sindangkasih

Perjalanan Ciamis-Tasik mulai ramai dengan kendaraan yang mudik dari dari Bandung, Jakarta ke arah Jawa Tengah. Untuk ke arah Tasik dipadati oleh kendaraan yang akan bersilaturahmi oleh warga Ciamis dan sekitarnya.

Mesjid Agung Tasikmalaya

Masuk kota Tasik, mulai sepi lagi, dan saya beristirahat di depan Mesjid Agung Tasikmalaya yang sangat indah.


Tiba di “mertua indah” Tasikmalaya

Tiba di “tanah kelahiranku” Cisaga (Ciamis)

Mejeng di kota Banjar

Tanggal empat Syawal kembali tiba di Kuningan. Cape deh….

Ditulis dalam Umum. 5 Comments »

5 Tanggapan to “Perjalanan pada Awal Syawal 1428 H”

  1. hendi Says:

    saya lahir dan besar di cikijing sampai lulus smp setelah itu saya meninggalkan cikijing tahun 1987 hingga saat ini saya berada dan menetap di medan sumatera utara rasanya kangen sekali ingin melihat perkembangan kota kecil ku cikijing namun susah karena ongkos untuk kesana belum ada, senang sekali saya bisa melihat kota ku walau dari internet…

    hatur nuhun

  2. awan Says:

    Untuk Kang Hendy.. Cikijing ayeuna tos majeng… (sudah maju), jalanpun di hotmix..
    hehehe

  3. NunuNurjaman Says:

    assalamualaikum kang awan!!

  4. awan sundiawan Says:

    Wa’alaikaum salam…. Kang Nunu Nurjaman, salam tepang…

  5. Dollink Pribadi Says:

    Assalammualaikum ,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: