SMA dan SMK

Setelah dua pekan berada pada awal tahun ajaran 2007/2008 kondisi beberapa SMA (beberapa SMA swasta) masih kekurangan siswa. Keadaan ini mengakibatkan bermunculannya berbagai pendapat.

  1. Sepertinya pemerintah sedang melaksanakan pembangunan dan pengembangan pada SMK lebih besar dari SMA.
  2. Siswa SMK lebih diarahkan pada keterampilan/kecakapan hidup.
  3. Siswa SMA lebih diarahkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
  4. SMA swasta yang “kolap” kecenderungan dibiarkan “mati”.
  5. SMK yang prestasinya beik diarahkan untuk bekerja sama dengan pihak industri.
  6. Kurikulum SMK diarahkan dengan kebutuhan industri.
  7. Pembangunan UGB SMA mulai diberhatikan mulai tahun 2006.
  8. Pengembangan SMK mulai diperbanyak baik itu SMK kecil atau SMK biasa, sehingga bermunculan SMK Negeri dan SMK Swasta bagai jamur di musim hujan.

 

Dari bergai pendapat di atas terjadi beberapa pertanyaan.

  1. Apakah lulusan SMK harus mampu mandiri yang kreatif atau menjadi tenaga kerja (yang suruh-suruh pihak lain) di tempat orang lain?
  2. Apakah lulusan SMA harus melanjutkan ke perguruan tinggi atau mampu mandiri dan bersaing dengan orang lain?
  3. Apakah lulusan SMK tidak boleh melanjutkan ke perguruan tinggi?
  4. Bagaimanakah lulusan SMA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi jurusan mesin, sedangkan di SMA tidak ada jurusannya?
Ditulis dalam Pendidikan. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “SMA dan SMK”

  1. dinda Says:

    harusnya ga pandang bulu, mana smk mana sma. semua lulusannya harus mampu berjuang bertahan hidup. memang setelah lulus sih, engga mungkin mengharapkan si lulusan tsb bisa langsung jadi bos, kecuali sudah diwarisi perusahaan sama ortunya. jadi…

    engga ada salahnya sih, kalo smk nantinya lebih banyak dari sma. mengingat lapangan kerja yang jumlahnya terbatas, kecakapan yang diajarkan di smk dan materi diklat kewirausahaan yang juga diajarkan hanya di smk, bisa diharapkan akan memberi nilai lebih lulusan smk secara personal. sehingga akan muncul entrepreneur2 baru, engga bergantung dari MLM dan sebagainya. dan… membuka lapangan kerja baru, dan… menyerap tenaga kerja. dan… angka pengangguran bisa berkurang… heheheheee… itu menurut saya loh😀

    (apalagi kalo mau jadi presiden, cukup lulusan sma sederajat. jadi… engga kuliah pun bisa jadi presiden. hidup SMK!!)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: