Mengapa Takut dengan Ujian Nasional?

ae.jpgKetika bulan Februari sampai dengan April baik pihak sekolah maupun orang tua berusaha keras untuk meloloskan siswa pada ujian nasional, mengapa tidak berpikir pada ujian sekolah? Mungkin saja nilai perolehan nilai ujian sekolah lebih kecil daripada ujian nasional. Itulah gambaran kehidupan di masyarakat sekolah.

Mengapa itu terjadi karena semua pihak (sekolah, orang tua, dan siswa) takut tidak lulus pada ujian nasional. Dianggapnya ujian nasional sebagai ujian yang mematikan.

Kalau itu sebagai anggapan yang sangat kuat, bahwa ujian nasional adalah ujian mematikan saya punya teori (ah ini sekedar teori saja). Kalau siswa kelas akhir pada bulan Februari sampai April siswa harus mengadakan pelajaran tambahan atau mengikuti bimbel (bagi yang punya uang lebih) mengapa tidak dimulai dari kelas awal.

Misalnya untuk SMP mulai dari kelas 7 dan SMA mulai dari kelas 9. Saya ambil contoh siswa SMA.

Menurut saya, adakan saja pelajaran tambahan bagi siswa kelas 9, 10, 11 setiap bulan Februari sampai April targetnya adalah kenaikan kelas bagi kelas 9, dan 10, untuk kelas 11 untuk kelulusan.

Materi yang diberikan adalah materi ujian nasional. Sehingga ketika pekan ulangan semester siswa kelas 9 dan 10 mengerjakan soal-soal ujian nasional tahun kemarin yang disesuaikan dengan kurikulum masing-masing jenjang. Kalau ada siswa yang tidak memperoleh nilai batas minimal, maka dia harus mengulang lagi (ujian kenaikan kelas)

Kalau itu dilakukan secara efektif, maka semua pihak akan menyadari bahwa sekolah bukan hanya untuk mencetak ijazah tetapi untuk mencetak siswa menjadi kompeten dan bukan hanya mencari nilai ujian nasional yang tinggi.

Dan ketika siswa mau menghadapi ujian nasional, maka minmalnya 60% materi sudah dikuasi. Kalau siswa di kelas 12nya sungguh-sungguh bisa jadi nilai ujian dan nilai ujian sekolah akan mendapatkan nilai yang bisa dibanggakan.

Jadi mengapa takut dengan ujian nasional?

Ah… itu mah hanya teori…. saja…..

Ditulis dalam Pendidikan. 4 Comments »

4 Tanggapan to “Mengapa Takut dengan Ujian Nasional?”

  1. tuti Says:

    mungkin semua orang tua dan siswa beranggapan kalau masa depan mereka sangat bergantung kepada nilai ujian nasional. jadi orang tua murid sangat takut dan cemas kalau anak mereka memperoleh nilai jelek.

  2. dhewa Says:

    payah emang anak2 sekarang,

    kalau saya lihat nilai 5.25 itu malah terlalu kecil. harusnya 6.

  3. andri Says:

    kepada pak awan sudiawan ..
    memang benar pak kalau kami para siswa cemas,itu dikarenakan pada kelas 10 dan 11 sebagian siswa agak meremehkan pelajaran…

    terima kasih …
    (siswa smkn 1 bangkinang,riau)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: