Prestasi Olimpiade Sains Hanya Kamuflase

Pakar Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta Sukro Muhab mengatakan prestasi olimpiade sains yang selama ini diperoleh Indonesia hanya kamuflase belaka. Sebab, menurutnya, medali emas yang diperoleh tersebut sama sekali tidak mencerminkan kondisi pendidikan dan kualitas manusia Indonesia.

“Olimpiade sains hanya untuk gengsi negara, sama sekali tidak mencerminkan kondisi pendidikan kita,” katanya dalam Seminar dan Sosialiasi Pendidikan Kesetaraan di Aula Masjid Baitussalam, Jakarta, Minggu (29/04).

Ia mencontohkan, survei yang dilakukan Third Mathematics and Sciense Studi (TMSS) belum lama lalu menunjukkan kemampuan siswa Sekolah Menengah Pertama di Indonesia dalam menangkap pelajaran matematika hanya menempati peringkat ke 34 dari 38 negara. Sedangkan dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam, daya tangkap siswa Indonesia menempati posisi ke 32 dari 38 negara. “Anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30 persen dari materi bacaan,” katanya. Dalam memahami bacaan, ia menambahkan, siswa Indonesia berada di bawah siswa Philipina, Thailand, Singapure, dan Hongkong.

Selain itu, ia menambahkan, prestasi anak Indonesia dalam olimpiade sains juga sangat bertolak belakang dengan hasil survei yang dilakukan United Nation Development Program (UNDP) pada 2005 lalu. Survei tersebut menunjukkan indeks pembangunan manusia di Indonesia berjalan sangat lambat. Di Asia Tenggara, indeks pembangunan manusia Indonesia menempati posisi ke-7 di bawah Vietnam, Philipina, Thailand, Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Rendahnya kualitas manusia Indonesia dalam sektor pendidikan, menurutnya, karena kecilnya anggaran pendidikan yang di alokasikan pemerintah. Saat ini, ia melanjutkan, pemerintah hanya mengalokasikan sekitar 9 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk sektor pendidikan. Jumlah tersebut dinilai terlalu kecil. “Tidak mengherankan jika jumlah buta aksara mencapai 15 juta orang,” katanya.

Ia menambahkan, dana yang dihabiskan pemerintah untuk mempersiapkan siswa menghadapi olimpiade sains sangat besar. Padahal, dengan dana tersebut, pemerintah bisa membantu ratusan siswa lain yang terancam putus sekolah karena ketiadaan dana. “Padahal dengan dana itu ratusan siswa bisa dibantu,” katanya.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Direktur Direktorat Pendidikan Kesetaraan Ella Yulaelawati, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Aan Rohanah, Pakar Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Sukro Muhab, Praktisi pendidikan kesetaraan Yayah Qamariyah, dan perwakilan sekitar 300 majelis taklim di Jakarta.

 
Sumber: Tempointeraktif.com

Iklan
Ditulis dalam Artikel. 3 Comments »

US$ 1,5 juta Dikucurkan untuk Ngajarin Guru TIK

Ribuan guru di Indonesia akan mendapat pelatihan pengenalan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanah air.

Hal itu merupakan bagian dari kerjasama Intel dan United States Agency for International Development (USAID) lewat program ‘Intel Teach’ dalam mengembangkan akses dan penggunaan TIK di negara-negara berkembang.

Dengan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah ditandatangani, dana sebesar US$ 1,5 juta ($1 = Rp 9075, sumber: detikcom) siap dialokasikan untuk pelatihan TIK di bidang pendidikan tanah air dalam jangka waktu tiga tahun.

Program ini akan dijalankan pada bulan September 2007 dengan memberikan pelatihan kepada kurang lebih 15.000-20.000 guru di Indonesia sampai dengan tahun 2010. Namun, penyebaran pelatihan masih belum diketahui.

Sejak pertama dilaksanakan pada tahun 1999, program Intel Teach telah melatih lebih dari 4 juta guru di lebih dari 40 negara di dunia. Keterlibatan Intel dengan USAID juga merupakan bagian dari program Intel World Ahead.

“Sinergi dari kekuatan yang dimiliki oleh kedua organisasi ini akan menguatkan usaha-usaha individu dalam menggunakan teknologi sebagai katalis dari pertumbuhan komunitas berkembang, memperluas kemungkinan bagi masyarakat di komunitas tersebut untuk berkembang,” kata John Davies, vice president Intel World Ahead, seperti dilansir dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Minggu (29/4/2007).

Sebelumnya, pemerintah juga mempunyai program pelatihan komputer kepada satu juta guru untuk lebih membuat tenaga pendidik ‘melek’ teknologi. Sehingga diharapkan, melalui berbagai program sejenis dapat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan Indonesia

Sumber: detikinet.com

Ditulis dalam Berita. 10 Comments »

TOFI Sabet 2 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu & 4 Honorable Mention

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang berlaga Olimpiade Fisika Tingkat Asia atau Asian Physics Olympiad (APhO) VIII di, Shanghai, Cina, benar-benar bertaji. Mereka membawa pulang 2 emas, 4 perak, 4 perunggu dan 4 honorable mention ke Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Bambang Wasito Adi dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (29/4/2007).

“Ya selain menyabet 2 emas, TOFI juga menyabet 4 perak, 4 perunggu dan 4 honorable mention,” kata Bambang.

Dua emas tersebut disabet oleh Muh Firmansyah Kasim dari SMA Islam Athirah, Makasssar dan Rudi Handoko Tanin dari SMA 1 Sutomo, Medan.

Prestasi tersebut kurang prestisius dibanding tahun lalu yang menyabet absollute winner. “Namun sekarang perolehan medali lebih merata. Dari 16 siswa, hanya 2 yang tidak mendapatkan medali,” katanya.

Dalam APhO tahun ini Indonesia unggul dalam eksperimen, sedangkan untuk teori masih kalah dengan Cina yang menjadi juara umum. “Indonesia mencapai nilai tertinggi untuk bidang eksperimen dari 150 peserta dari seluruh negara Asia yang mengikuti APhO ini,” ujarnya.

Berikut rincian perolehan medali TOFI dalam APhO. Tim A dipimpin oleh Yohanes Surya dan Widagdo Setiawan (alumni TOFI 2002). Sedangkan Tim B dipimpin oleh Rachmat Widodo Adi dan Sastra Kusuma Wijaya.

Adapun Tim A terdiri dari:
1. Muh Firmansyah Kasim, SMA Athirah Makasar (Medali emas)
2. Yosua Michael Maranatha, SMAN 3 Yogyakarta (Medali perunggu)
3. David Halim, SMA Xaverius Bandar Lampung (Medali perak)
4. Rudy Handoko Tanin, SMA Sutomo 1 Medan (Medali emas)
5. Adam Badra Cahaya, SMAN 1 Jember (Medali perunggu)
6. Musawwadah Muhktar, SMAN 78 DKI Jakarta (Medali perak)
7. Sandy Adhitia Ekahana, SMAK 1 Penabur Jakarta (Honorable mention)
8. Made Surya Adhiwirawan, SMAN 1 Denpasar. (Honorable mention)

Sementara Tim B terdiri dari:
1. Ivan Gozali, SMA Kanisius Jakarta (Medali perak)
2. Azzis Adi Suyono, SMAN 1 Cilacap (Honorable mention)
3. Ari Prasetyo, SMAN 1 Sukoharjo (Medali perak)
4. Indra Purnama, SMA Taruna Nusantara Magelang (Medali perunggu)
5. Ridwan Salim Sanad, SMAN 4 Denpasar (Medali perunggu)
6. Chrisanthy Rebecca Surya, SMA Dian Harapan Tangerang
7. Yosmas Putra, SMAK 1 Penabur Bandung
8. Fakhri Saleh Zahedy, SMA Lab School Jakarta.(Honorable mention)

Sumber: detikcom

Ditulis dalam Berita. Leave a Comment »

JANGAN MENGELUH

Kita selalu Bertanya…..

dan Al-Quran sudah

menjawabnya….

 

KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?

QURAN MENJAWAB,

“Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami

telah beriman,” (”I am full of faith to Allah”) sedangkan mereka tidak

diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji org² yg sebelum mereka, maka

sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan, sesungguhnya Dia

mengetahui org² yg dusta.”

 

-Surah Al-Ankabut ayat 2-3

 

KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?

QURAN MENJAWAB,

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh

jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah

mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”

– Surah Al-Baqarah ayat 216

 

KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

QURAN MENJAWAB,

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan

kesanggupannya.”

 

– Surah Al-Baqarah ayat 286

 

KITA BERTANYA : KENAPA RASA KECEWA?

QURAN MENJAWAB,

“Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal

kamulah org² yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org² yg beriman.”

 

– Surah Al-Imran ayat 139

 

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?

QURAN MENJAWAB,

“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala

kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan

kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan

perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah

sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada

Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).”

 

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?

QURAN MENJAWAB,

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan

sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada

orang-orang yang khusyuk”

 

– Surah Al-Baqarah ayat 45

 

KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?

QURAN MENJAWAB,

“Sesungguhnya Allah telah membeli daripada org² mukmin, diri, harta mereka

dengan memberikan syurga utk mereka… ?

 

– Surah At-Taubah ayat 111

 

KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

QURAN MENJAWAB,

“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dariNya. Hanya kepadaNya

aku bertawakkal.”

 

– Surah At-Taubah ayat 129

 

KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!

QURAN MENJAWAB,

“…dan jgnlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada

berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.”

 

– Surah Yusuf ayat 12

 

Sumber: http://wirasutra.wordpress.com

TEKA-TEKI IMAM AL-GHAZALI

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka-Teki) :
Imam Ghazali = ” Apakah yang paling dekat dengan dirikita di dunia ini ?

Murid 1 = ” Orang tua “
Murid 2 = ” Guru “
Murid 3 = ” Teman “
Murid 4 = ” Kaum kerabat “

Imam Ghazali = ” Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran :185).

Imam Ghazali = ” Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?”

Murid 1 = ” Negeri Cina “
Murid 2 = ” Bulan “
Murid 3 = ” Matahari “
Murid 4 = ” Bintang-bintang “

Iman Ghazali = ” Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama”.

Iman Ghazali = ” Apa yang paling besar didunia ini ?”

Murid 1 = ” Gunung “
Murid 2 = ” Matahari “
Murid 3 = ” Bumi “

Imam Ghazali = ” Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”

IMAM GHAZALI” Apa yang paling berat didunia? “

Murid 1 = ” Baja “
Murid 2 = ” Besi “
Murid 3 = ” Gajah “

Imam Ghazali = ” Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72).
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”

Imam Ghazali = ” Apa yang paling ringan di dunia ini?”

Murid 1 = ” Kapas”
Murid 2 = ” Angin “
Murid 3 = ” Debu “
Murid 4 = ” Daun-daun”

Imam Ghazali = ” Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “

(Maksudnya ramai orang yang tidak beriman meringankan solat gara-gara sibuk dengan hal dunia sedangkan solat sepatutnya tidak boleh ditinggalkan)

Imam Ghazali = ” Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? “

Murid- Murid dengan serentak menjawab = ” Pedang! “
Imam Ghazali = ” Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya send

Sumber:http://wirasutra.wordpress.com

Indonesia Curi Emas di Sarang Naga

Tim Olimpiade Fisika Indonesia berhasil merebut dua medali emas pada ajang Asian Physics Olympiade VIII yang berlangsung di Shanghai, Cina, 21-29 April 2007.

Indonesia mengalahkan Cina dalam bidang fisika eksperimen. Seorang anggota tim A, Muhamad Firmansyah Kasim, meraih peringkat 2 dari 150 peserta. Mengikuti ajang ini, Indonesia mengirimkan 16 pelajar terbaik di bidang fisika, terdiri dari dua tim.

Tim A dipimpin Yohanes Surya dan Widagdo Setiawan. Adapun tim B merupakan tim tamu yang didukung Kementerian Koordinator Kesejahtaeraan Rakyat.

Sumber:

http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2007/04/28/brk,20070428-98973,id.html

Ditulis dalam Berita. Leave a Comment »

Mau melihat kejadian di luar negeri?

Mau melihat kejadian di luar negeri?

Sekarang kejadian di berbagai pelosok dunia (tempat tertentu) dapat kita liat melalui webcam dunia. Caranya mudah, pastikan koneksi internet kita berjalan lancar.

Bagaimana cara mencari kamera yang bisa diakses oleh kita?

1. Ketik di browser http://google.com/ atau http://google.co.od/

2.  inurl:indexframe.shtml

Keluar deh link menuju cctv luat negeri yang bisa dilihat oleh kita semua..

Pilih salah satu saja….

misalnya  klik daftar yang paling atas:

AXIS 2400+Video Server

http://129.57.20.46:1497/view/indexFrame.shtml

Maka akan keluar sebagao berikut….

Selamat mencoba dengan daftar kamera dunia yang lain…

Ditulis dalam Teknologi. 3 Comments »
%d blogger menyukai ini: