Anngota DPR sareng Laptop

nguping wartos teu janten nya meser laptop teh? boro abdi ngadamel
bodor laptop versi nyalira

punten ah teu disundakeun. .

Customer Service: Laptopnya ada masalah dengan driver hardware yang
tidak cocok dengan operating systemnya pak.

Anggota DPR: oh driver ya? nanti saya carikan supir baru deh kalo
gitu.

sewaktu di ruang sidang

Anggota DPR 1: Laptop saya kok layarnya jadi item ya?

Anggota DPR 2: Coba liat, coba digerakkan mousenya, tuh nyala lagi
kan.. itu kan namanya screensaver. *dengan lagak sok tahu*. Bapak
ketiduran sih tadi.

Anggota DPR 1: kamu juga tadi aku liat lagi tidur..

Anggota DPR 1,2 : *tertawa sama2*

Anggota DPR, laptopnya tiba2 error, ada bacaan retry, cancel, abort.
Anggota DPR: Weleh kok di layar ada tulisan abort. Aborsi kan
artinya? Pelecehan kemanusiaan ini.. nanti akan saya bawa masalah ini
ke pimpinan sidang..

* Anggota DPR mau konek ke internet, menghubungi Customer service di
telpon.

Anggota DPR: saya kok ndak bisa login ya mbak?

Customer service: bisa bapak kasi informasi lebih banyak lagi?

Anggota DPR: iya mbak, saya tau kok passwordnya case sensitive

Customer service: trus apa yang bapak tulis di ruang passwordnya?

Anggota DPR: Case Sensitive

Customer service: *plis deh*
Obrolan anggota DPR dengan menteri

Menteri: laptop baru ya? wah modemnya kecepatannya berapa?

Anggota DPR: baru dong *heheeh*, modem? pokoknya pentium IV dual
profesor apa prosesor? pokoknya cepet banget deh.

Wartawan: spek memori laptop nya berapa giga pak?

Anggota DPR: 2.8 Giga hertz, bagus kan pak?

Anggota DPR pamerin laptop ke wartawan: tuh liat.. canggih kan?..
udah diinstall microword soft 2007 dong.. hehehe..

Wartawan iseng: OS nya microwave windows vista ya pak?

Anggota DPR: oh iya dong.. microwave pancen okeh..

Customer service ditelpon anggota dpr

Anggota DPR: printernya ga jalan nih mbak

Customer Service: printernya lokal apa LAN?

Anggota DPR: printernya ada di meja saya mbak..

Anggota DPR ganti catridge printer.. kebingungan apa cocok ga
catridgenya dengan windows vista yang terinstall di laptop

tos heula ah
salam kenal deui ka sadaya abdi nembean posting deui

Kiriman:”Roffi Grandiosa, S.Pi” <roffigrandiosa@yahoo.com>

Iklan

ANGGOTA DPR DAN LAPTOP

ANGGOTA DPR DAN LAPTOP

Anggota DPR: “Mba, laptopnya salah.”
Customer Service: “Salah gimana pak?”
Anggota DPR: “Laptopnya nggak mau hidup.”
CS: “Sudah tekan tombol power pak?”
Anggota DPR: “Tombol powernya sebelah mana mba?”
****

Anggota DPR: “Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?”
Customer service: “Nggak bisanya kenapa?”
Anggota DPR: “Saya ketik http://www.playboy. com, gambarnya nggak keluar.”
Customer service: “Pesan errornya apa pak?”
Anggota DPR: “Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com
di
addressnya, nggak muncul gambar sama sekali.”
Customer service: “Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up,
hotspot?”
Anggota DPR: “Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet
explorer).”
Customer service: “Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP
apa, lalu
cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin
settingnya ada
yang salah.”
Anggota DPR: “ISP itu apa sih mba?”
Customer service: “Wah ini sih 50 x 2 pak..”
Anggota DPR: “Apa tuh mba?”
Customer service: ” CAPE ‘ DEH!!”
******

Anggota DPR: “Mba’ saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak
bisa
ya?”
Customer service: “Nggak bisa kenapa pak?”
Anggota DPR: ” Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten
8
karakter”
Customer service: “Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf.”
Anggota DPR: “Oooo…oke deh.., saya coba dulu.” <tunggu beberapa
menit>
Anggota DPR: “Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai
angka
8 atau ejaan delapan?”
Customer service: “Maksudnya?”
Anggota DPR: “Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi
bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf
‘delapan’.”
Customer service: “Ketik ini aja pak..C Spasi D.”
Anggota DPR: “Apa tuh?”
Customer service: ” CAPE ‘ DEH !!!”
****

Anggota DPR: “Mba’ kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?
CS: ” Ada dvd playernya kan pak?”
Anggota DPR: “Sebelah mana tuh mba?”
CS: “Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan
discnya
keluar.”
Anggota DPR: “Ooooo…. yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah
tuh
kemarin.”
CS: “Kok bisa patah?”
Anggota DPR: “Saya kira tempat buat naruh gelas minuman.”
******

Anggota DPR: “Komputer saya rasanya kena virus”
CS: “Virus apa tuh pak?”
Anggota DPR: “Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu
ada
tulisan kennot fain printer.”
CS: “Itu mungkin salah setting pak.”
Anggota DPR: “Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi
sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop,
tetap
aja dia terus-terusan “searchng printer not found.” Kayanya webcamnya
rusak,
nggak bisa lihat printer.”
CS: “Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape..”
Anggota DPR: “Lho..kok begitu?”
CS: “TAPE DEH !!!!”
********

Anggota DPR: “Mba, kalau mau baca blognya si artist anu dimana ya?”
CS: “Bapak cari aja di google.”
Anggota DPR: “Tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya
tahu
persis.”

Capeeek deeehhh….. ……… …. !!!!

Kiriman: “japra13” <dadang.darusman@gmail.com>

“Virus UN” lawan “Virus Olimpiade”

ae1.jpg

Masalah laptop dan DPR kemaron sudah beres….. (maksud saya boleh saja DPR menerima laptop, asal rakyatpun menerimnya pula, setiap anggota DPR menerima 1 laptop, dan setiap anggota DPR membagikan 2 laptop kepada guru-guru, biar pendidikan maju dan kinerja DPR meningkat)

Masalah sekarang adalah munculnya “demam ujian nasional” yan menerjang pada kepala sekolah, guru, dan siswa. “Deman ujian nasional” tersebut ditularkan oleh “virus ujian nasional”. Virus ini sudah menyerang warga sekolah sejak lama. Virus ujian nasional sepertinya akan memiliki dampak yang bermacam-macam, salah satunya, jika virus ini mengakibatkan kegagalan/ketidaklulusan siswa maka warga sekolah akan lebih parah lagi sakitnya.

Padahal virus ujian nasioal sudah dikendalikan dengan vaksin “pemantapan, pengayaan, bimbel, dll” sejak beberapa bulan kebelakang. Siswa kelas akhir setiap sekolah sudah mulai divaksin dan diimuninasi dengan berbagai cara. Mudahan virus ujian nasional tidak menimbulkan dampak yang lebih parah lagi.

Berbedada dengan “virus olimpiade”, virus ini termasuk virus yang sangat ganas, mengapa tidak? Karena bagi siswa yang lolos pada olimpiade akan menaikkan gensing siswa dan sekolah lebih tinggi lagi, dan tidak berdampak negatif. Siswa yang tidak lolos, baik siswa atau sekolah tidak terjadi apa-apa (cuek-cuek saja…).

Virus olimpiade memberi kesan positif dan jujur kepada siapa saja, karena siswa betul-betul teruji oleh orang banyak. Tapi pada kenyataannya virus olimpiade yang dikatakan ganas ini dikendalikan dengan cara yang mudah.

Bila pelaksanaan olimpiade sudah dekat, tim sekolah (asal) menunjuk saja siswa yang (kira-kira) mampu. Pembinaan, penggemblengan, dan kekhawatiran tidak lulus pun tidak seberat ujian nasional. Bahkan ada siswa peserta olimpiade tidak dibina oleh gurunya (tim sekolah) karena jangan siswanya kadang-kadang gurunya pun tidak menguasai materi olimpaide.

Selama saya mengikuti olimpiade, ternyata “virus olimpide” memberi dampak yang postif, jujur, terbuka dan pembinaan yang sangat baik dibanding “virus ujian nasional”.

Mudah2an kedua virus pada tahun 2007 berdampak positif, jujur, dan bermanfaat. Vaksin-vaksin dan imunisasi berupa pemantapan, pengayaan, bimbel, pendalaman materi, uji coba UN mengasilkan yang memuaskan.

Ditulis dalam Umum. 4 Comments »
%d blogger menyukai ini: