Istirahat Dulu

Selama beberapa hari ini saya tidak akan “ngeblog” karena ada acara ke luar kota….  Selamat Menyambut Tahun 2008.

Iklan
Ditulis dalam Pribadi. Leave a Comment »

Sepi….

Hari Sabtu badan terasa cape, maklum habis begadang, jadi tidak ada ide untuk membuat tulisan. Ah.. istirahat dulu …. mumpung lagi sepi…

Ditulis dalam Pribadi. Leave a Comment »

Melek Bersama “Neng Kokom” Sampai Pagi

Tidak biasanya saya melek sampe pagi bersama ”Neng Kokom”puter, memang sudah niat untuk menyelesaikan sebuah tugas sampe pagi. Untung saja “Neng Kokom” setia menemani saya bekerja sampa pagi. Kepala sudah pusing, mata sudah ngantuk, tapi “Neng Kokom” masih tetap segar, malah bernyanyi sesuka saya, mulai dari lagu-lagu pop sunda, pop Indonesia, dangdut, lagu mancanegara, dan sebagainya untuk menghibur saya, agar tidak ngantuk.

Coba kalau “Neng Kokom” punya perasaan seperti saya, wah pasti sudah tidur pulas. Karena “Neng Kokom” nyawanya dari listrik ya selama listrik nyala lancar-lancar saja.

Ah cape deh…

Ditulis dalam Pribadi. 4 Comments »

Gila Dipuji: “Wow Keren”!

Pujian yang sangat indah adalah pujian yang diucapkan oleh seseorang yang kita senangi, yang kita sayangi, atau dari atasan kita. Pujian itu bisa berupa pujian langsung kepada kita atau kepada barang milik kita. Seperti yang saya alami, teman saya memuji “helm” yang saya pakai. “Helemnya keren”, alangkah senangnya jika di amemuji diriku saja, “Kamu keren”. Wahahaha…. inginnya dipuji.

Setelah saya merenung, puji itu milik siapa? Pantaskah saya mendapat pujian, seringkah kita memuji yang yang punya puji? Jika ada yang memuji saya, apakah itu pujian dari yang punya puji? Ah tidak tahu, kok mengapa saya jadi gila (di)puji?

Ah gak tau deh…

Ditulis dalam Pribadi. Leave a Comment »

Tersiksa oleh “Senior”, Cape Deh…

Orang lapangan akan lebih mengerti daripada orang yang bukan lapangan. Saya sedang belajar menjadi orang lapangan, ya belajar bertindak spontanitas yang kreatif. Bukan berarti semuanya dianggap mudah menyesuaikan dengan kondisi tapi melakukan persiapan yang matang lebih awal.

Malam Sabtu saya dipanggil oleh tim pelantikan yang bertempat disebuah SMA Negeri, saya malam-malam ditunggu untuk dievaluasi hasil persiapan saya, ya saya penuhi undangannya. Setibanya di lokasi, saya sudah mempersiapkan apa yang akan lakukan hari esoknya. Eh… tiba-tiba malah salah dikerjain harus nunggu sekitar 2 jam. Saya harus nunggu bahan tambahan yang akan saya sampaikan. Dikira saya mau dievaluasi, kalau begitu bukan dievaluasi tapi masih persiapakan, yang saya heran, di sana banyak senior orang lapangan, tapi kok seperti Sangkuriang, sistem kerja semalam.

Ah… cape deh, seharusnya persiapan itu kemarin-kemarin, bukan mengadakan kekurangan, seharusnya malam Sabtu itu tinggal memoles, ini bukan memoles, tapi membuat setengah jadi, ya jadi cape… saya menunggu 2 jam.

Padahal tim lain sudah “ok” kepada saya, karena sudah sama-sama mengerti dan tidak ada tambahan lain, karena sudah dibahas sebelumnya (sore harinya). Sepertinya Senior itu terlalu khawatir, ya.. terima saja, ya saya jawab dengan kata “ya” beresdeh masalah. Saya maklum tim panitia ini belum tahu cara kerja saya…. (sombong nih).

Stelah pukul 22.00 mereka pulang, tidur, istirahat, kalau saya? Ya mulai kerja deh pukul 22.30 sampe pagi. Ya saya terima hadiah ini sebagai pelajaran, bahwa yang tua tidak selama memiliki ide cemerlang dengan pengalamannya yang banyak, tapi semakin tua itu semakin menurun kecemerlangannya.

Ditulis dalam Pribadi. Leave a Comment »

Foto Dokumentasi Pembunuhan Benazir Bhutto

Mulai malam kemarin pemberitaan di berbagai media masa ramai dengan pembuhan Benazir Butto. Ada yang ingin lihat dokumentasi pembuhan Benazir Butto? Klik saja link ini Foto_Dokumentasi_Pembunuhan_Benazir_Bhutto

Ditulis dalam Berita. Leave a Comment »

Bakso atau Baso?


Ketika sedang menelusuri jalan di kota Kuningan, anakku bertanya, “Yah, yang benar itu bakso atau baso?”. Saya jawab “Sama saja”.

Begitu sampai di rumah jadi teringat pertanyaan anakku, “bakso” atau “baso”. Kemudian saya buka Kamus Besar Bahasa Indonesia, ternyata yang terdapat dalam kamus itu kata “bakso” yang artinya makanan yang terbuat dari daging, udang, ikan yang dicincang dan dikumatkan bersama tepung kanji,biasanya dibentuk bulat-bulat.

Saya jadi ingat temanku yang menolak diajak mampir ke warung bakso, katanya takut kegemukan. Ah masa iya sekali saja makan bakso jadi kegemukan. Saya mengerti itulah cara seseorang (wanita) menolak diajak (tawaran), menolak dengan halus. Setelah diselidiki dengan tidak sengaja ternyata dia doyan makan bakso juga. Wahahah, ketahuan …..

Ditulis dalam Umum. Leave a Comment »
%d blogger menyukai ini: