Ujian Nasional (UN) 2011: Semoga Menjadi Alat Evaluasi Pendidikan Nasional

Saya berharap atau rencana, proses, hasil Ujian Nasional (UN) 2011 menjadi alat evaluasi pendidikan nasional, sehingga hasilnya bermanfaat untuk pemetaan yang ril, bukan semu. Yang saya ketahui pelaksanaan UN pada beberapa tahun terakhir kelihatannya hanya pelaksanaan formalitas, sehingga hasilnya tidak bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat. Jika semua pihak serius untuk melaksanaan UN dengan jujur dan penuh tanggung jawab, maka hasilnya bisa jadi bermanfaat.

Kita simak pernyataan Kemendiknas tentang rencana hasil UN 2011 sbb.

Mendiknas mengatakan, dari peta nilai akan dilakukan analisa tiap sekolah. Bagi sekolah-sekolah yang nilainya rendah, akan dilakukan intervensi. Kemdiknas pada 2010 telah mengintervensi dengan memberikan insentif kepada 100 kabupaten/kota yang nilai UN-nya rendah. “Kami beri dana Rp 1 miliar sebagai stimulus,” ujarnya.

Sebenarnya semua pihak baik mayarakat, pendidik, peserta didik, satuan pendidikan, pemerintah sudah mempersiapkannya dengan serius dan penuh tanggung jawab, sehingga UN 2011 akan (mulai) berbeda dengan UN tahun-tahun sebelumnya. Kalau beberapa tahun sebelumnya sepertinya pihak tertentu ingin mendapat pujian bahwa pendidikan nasional cukup berhasil, namun tahun sekarang sepertinya ingin benar-benar melihat hasilnya yang ril.

Saya sengaja menulis agak panjang, saya mencoba mengingat, memahami, merefleksi kembali tantang pendidikan dan evaluasinya. Sekali saya bergarap UN 2011 semoga menjadi alat evaluasi pendidikan nasional. Saya ajak para pembaca untuk memulai dari pengertian pendidikan (nasional) sampai berujung pada Ujian Nasional (UN). Baca entri selengkapnya »

Penilaian Pendidikan di Indonesia

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang UN, saya mencoba menyampaikan tentang Penilaian Pendidikan yang sudak dibuat oleh Pemerintah. Penilaian dalam dunia pendidikan sagat diperlukan untuk mengukur, mengontrol, menilai hasil pendidikan dan mencari strategi agar pendidikan semakin maju. Meskipun dalam pelaksanaanya ada kehendak menyaramatakan proses dan hasil pedidikan di negara kita tanpa melihat faktor-faktor penunjang.

Akan saya coba tulis secara umum menganai Penilaian Pendidikan yang dilaksanakan selama ini sebagai berikut.

PENILAIAN PENDIDIKAN

  1. Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik;
  2. Penilaian hasil belajar peserta didik dilaksanakan berdasarkan standar penilaian pendidikan yang berlaku secara nasional;
  3. Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik;
  4. Penilaian dapat berupa ulangan dan atau ujian.

PRINSIP PENILAIAN

Penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut.

  1. Sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur.
  2. Objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai.
  3. Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.
  4. Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
  5. Terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan.
  6. Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.
  7. Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.
  8. Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.
  9. Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya. Baca entri selengkapnya »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.650 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: