Soal UN SMA Tahun Ajaran 2012/2013 Akan 20 Paket Tiap Ruang dan Hasil UN Untuk Seleksi Masuk PTN

Soal Ujian Nasional jenjang SMA/MA/SMK akhir-akhir ini mengalami perubahan jumlah paket/variasi soal tiap ruang, mulai dari 2 paket yang berbeda namun isi soal sama hanya beda urutan soal saja yang berbeda tiap paket, kemudian 5 paket soal yang mengalami tipe, tipe pertama dari5 paket soal yang berbeda hanya urutan soal yang diacak, kemudia tipe kedua dari 5 paket memang berbeda teks soalnya namun mempertahankan bobot dan materi soal yang sama. Mulai tahun tahun ajaran 2012/2013 paket soal UN SMA akan 20 paket tiap ruang, artinya tiap peserta akan mendapatkan isi teks soal yang berbeda dengan yang lainnya.

Hasil UN SMA/MA/SMK yang sudah dilaksanakan hanya dipakai untuk melihat hasil belajar siswa/mengukur/memetakan hasil belajar siswa, namun mulai tahun ajaran 2012/2013 akan dapat dipakai seleksi masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur undangan. Tentunya hasil UN akan digabung dengan nilai laporan hasil belajar siswa (nilai raport).

Jika Hasil UN SMA/MA/SMK dapat dipakai seleksi masuk PTN, maka soal UN pun akan berbeda (karena soal UN yang sudah dilaksanakan soal-soalnya mengacu pada SKL yang bertujuan untuk mengukur hasil belajar siswa selama di SMA), untuk soal UN tahun ini bisa jadi soal-soalnya akan sedikit membebani siswa karena ada dua hal, pertama soal-soal yang berisi mengukur keberhasilan selama belajar di SMA dan yang kedua soal-soal untuk mengatahui potensi akademik dan keberhasilan calon mahasiswa selama kuliah.

Jika UN SMA seperti di atas terlaksana maka anggaran pelaksanaan UN dan seleksi masuk PTN yang besar bisa diefektifkan. Namun, mutunya tetap sesuai kebutuhan dengan yang diinginkan pemerintah dan PTN.

Semoga pelaksanaan UN dapat berjalan dengan baik sesuai harapan semua, amin.

Informasi di atas saya ambil dari http://edukasi.kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com — Materi soal ujian nasional jenjang SMA/MA/SMK pada 2013 direncanakan berubah. Hal itu untuk mengikuti keinginan pemerintah mengintegrasikan hasil ujian nasional untuk seleksi masuk calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri lewat jalur undangan.

Nantinya soal ujian nasional (UN) SMA/MA/SMK didesain untuk mengukur prestasi siswa di jenjang akhir pendidikan menengah sekaligus memprediksi potensi siswa di perguruan tinggi. Akhir September 2012, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) ditargetkan punya format yang akan dibahas bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia.

”Pemerintah dan BSNP akan segera rapat membahas integrasi UN SMA/MA/SMK dengan seleksi perguruan tinggi. Kemungkinan ada perubahan soal UN yang sekaligus bisa untuk seleksi PTN,” kata Djemari Mardapi, anggota BSNP, di Jakarta, Rabu (12/9/2012).

Menurut dia, pengintegrasian UN dengan seleksi masuk PTN selama ini masih pro-kontra. Sebab, UN untuk mengukur prestasi siswa di sekolah, sedangkan seleksi PTN memprediksi potensi akademik dan keberhasilan calon mahasiswa selama kuliah.

”Kami sedang mencoba untuk mengintegrasikan kebutuhan mengevaluasi prestasi dan prediksi lewat pelaksanaan UN,” kata Djemari.

Jika terlaksana, anggaran pelaksanaan UN dan seleksi masuk PTN yang besar bisa diefektifkan. Namun, mutunya tetap sesuai kebutuhan dengan yang diinginkan pemerintah dan PTN.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pemanfaatan hasil UN SMA/MA/SMK untuk masuk PT, khususnya PTN, harus dilaksanakan. Selama ini, hasil UN pada jenjang SD/MI dipakai dalam seleksi masuk SMP/MTs, sedangkan hasil UN SMP/MTs untuk SMA/MA/SMK. Namun, hasil UN SMA sederajat belum sepenuhnya diakui PTN karena dinilai belum valid akibat tingginya dugaan kecurangan.

”Kalau integrasi hasil UN ke seleksi masuk PTN terlaksana, beban siswa berkurang. Tidak hanya meringankan biaya, tetapi siswa tidak stres karena konsentrasi di UN sudah bisa dipakai untuk seleksi di PTN,” ujar Nuh.

Sementara itu, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia Idrus Paturusi mengatakan, wacana integrasi hasil UN untuk seleksi PTN mulai diterima kalangan PTN. Namun, formatnya masih perlu dibahas.

”Bisa jadi dengan bobot persentase nilai UN dan nilai rapor,” kata Idrus, yang juga Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar.

Kecurangan UN

Terkait dengan kecurangan UN, Nuh menjelaskan, pemerintah berupaya lebih untuk meminimalkan hal itu tahun depan. Caranya, membuat soal dalam 20 variasi atau lebih.

Ada juga rencana pemerintah menaikkan standar minimal kelulusan UN tahun 2013. Apalagi, kelulusan UN sudah mencapai 99 persen lebih.

Baca juga

Perubahan Soal UN, Tantangan Sekolah

Rencana Menggratiskan SNMPTN Diapresiasi

 

About these ads

63 Tanggapan to “Soal UN SMA Tahun Ajaran 2012/2013 Akan 20 Paket Tiap Ruang dan Hasil UN Untuk Seleksi Masuk PTN”

  1. afti ayu putri part II Says:

    knpa hrus slalu membabani pelajar? apalagi dgan yg 20 pket di tiap ruang.? ini akan semakin mempersult bangsa qta ini untuk maju.

  2. awan sundiawan Says:

    Sebetulnya dengan jumlah soal tiap ruang mau berapa saja tidak akan membebani siswa, sebab bobot soal sama, dan saya yakin tidak akan mengalami kemunduran, justru bisa jadi akan semakin maju. Kecuali kalau ketika ujian para peserta ujian akan saling nyontek maka betul kana @afti akan membenani, tapi jangan hawatir karena Tuhan menciptakan manusia untuk terus berpikir dengan akalnya dan belajar menyelesaikan masalah kehidupan yang berbeda-beda.

  3. Putri Pinawati II Says:

    emang udah positif 20 ya paket tiap ruangan ? apa ga dipikir2 dulu ? kalo ga 20 , bisalah 10 paket aja ?

  4. iwan Says:

    berapapun jumlah paket soal yg direncanakan, saya kira tidak ada masalah, tapi intinya bagi siwa perlu persiapan secara dini sehingga dapat menjawab soal un

  5. Obi'e Says:

    put takut ya? sebagai seorang siswa harus siap menerima dan melaksanakan perintah yang diturunkan dari pihak pemerintah karena pada prinsipnya adanya harapan pemerintah untuk meningkatkan kwalitas pendidikan di wilayah RI

  6. eka ristiya Says:

    saya takut dg ada.a 20 paket.pmrntah bri kbjax dong,lihat yg th dulu msh bnyak siswa yg blm b’hsl,buat tolok ukr skrg lh

  7. Roger Efesus Says:

    kalau soal komentar keknya gak pas ,,,guru y mengajar selama 3 tahun kok pemerintah y menentukan nasib seseornag bkn kah itu munafik,,,,malh bisa y pinter g lulus ,y bodoh y lulus haiya ,,,aq tdk setuju 20 paket

  8. awan sundiawan Says:

    @Putri Pinawati II : ya sudah pasti soal UN sebanyak 20 paket/ruang, jadi tiap peserta akan asyik mengerjakan soalnya sendiri.
    @iwan: ya betul tidak masalah karena bobot soal akan sama.
    @Obi’e: menurut saya apa yang ditakutkan dengan soal UN 20 paket? Takut tidak bisa saling nyontek ya? Jadi tidak perlu takut deh, masa anak remaja penakut? Ayo semangat!
    @eka ristiya: pemerintah menurut saya baik, yaitu mendidik para generasi penerusnya untuk mandiri, jadi betul kata Obie, tidak usah takut dengan 20 paket soal UN, siapkan saja dirimu untuk menghadapi UN, belajarlah dari sekarang!
    @Roger Efesus : menurut saya tidak masalah, bahwa setiap siswa yang pernah belajar di lembaga pendidikan formar harus siap diuji, coba tanyakan pada orang tua dulu, bagaimana proses ujian akhirnya. Masa pemuda jaman sekarang mentalnya kalah dengan orang tua jaman dulu yang serba kekurangan. (masa tawuran berani, mengerjakan soal UN memble, ayo pemuda Indonesia bangkit!)

  9. anita Says:

    lah mau diacak atau banyak paketnya sama aja kalo tanpa pengawas

  10. Mellya nailal husna Says:

    Kalo jd 20 paket, berarti msuk PTN hanya lwat jalur undangan saja apa gmana?
    Apa ini udah positif 20 soal tahun ini?

  11. rini Says:

    klo mang benar 20 pake,,,
    kasian pelajar nya dong,,
    selama 3 tahun sekolah penetu nya hnya sekian hri
    saya sebagai seorang pelajar kurang setuju denagn ada nya 20 paket

  12. awan sundiawan Says:

    @anita: hal itu merupakan kepercayaan kepada pihak sekolah dan para peserta UN
    @Mellya nailal husna : tahun ini sudah positif 20 paket tiap ruangan, mengenai masuk PTN masih dalam pembahasan
    @rini: justru dengan 20 paket soal memberikan kepercayaan kepada siswa, dan tiap peserta UN akan konsen mengerjakan soalnya sendiri, dan kelulusan ditentukan oleh: 1. Setiap siswa harus menyelesaikan 6 semester dengan baik, 2. Berprilaku baik (tidak terlibat kenakalan remaja/kriminal), 3.Lulus Ujian Sekolah, 4. Lulus UN. jika salah satu tidak dipenuhi maka tidak lulus, dan UN bukan satu2nya syarat untuk lulus dari sekolah. Jika siswa sudah terbiasa dengan saling menyontek ketika UN maka pasti akan keberatan dengan 20 peket soal UN, tapi jika siswa sudah menyiapkan diri untuk UN, maka tidak akan mempermasalahkan banyaknya paket.

  13. glenggems Says:

    aku siap dg adanya 20 paket…ttpi bnyk pelajar yg mmpermsalahkan itu…
    masa dari 2 paket – 5 paket – langsung drastis mnjdi 20 paket…apa alasannya…
    sbnrnya sya ga setuju dg adnya 20 paket…….

  14. awan sundiawan Says:

    @glenggems: alasannya menjadi 20 paket agar siswa dalam mengerjakan soalnya dapat mandiri dan penuh percaya diri, mengapa dengan soal 20 paket tidak siap? atau malah takut? Coba renungkan lagi sebagai seorang pelajar/pemuda Indonesia, apakah selama 2,5 tahun sudah belajar dengan baik atau malah hanya bermain-main saja di sekolah? Jika pernah belajar dengan sungguh-sungguh maka tidak akan mempermasalahkan jumlah paket UN, karena tiap paket soal UN tipe, bobotnya sama, dan tiap peserta UN hanya mengerjakan satu paket UN saja. “Pemuda Indonesia pasti siap menghadapi tantangan!”.

  15. iqbal musyaddad Says:

    dgn adanya 20 paket bukan b’arti mmpercerdas pra siswa tp malah menindas pra siswa karena trlalu bnyak paket soal.,.,.,.,.,.,

  16. Prince Says:

    lo kalo komen jangan seenak nya,, ngomong 20 paket gak masalah.
    . jelas masalah lah, lo enak yg udah lulus
    . bagi siswa yg defresi bagaimana,
    . banyak siswa yg gak lulus, mengakhiri hidupnya dengan BUNUH DIRI.
    . pikir dong kesehatan masyarakat. !

    #. maaf kalo bicara saya agak kasar.!!

  17. rahma Says:

    terimalah apa yang sudah ditentukan, mungkin itu yang terbaik untuk kita semua, tidak ada yang sulit selagi kita mau berusaha dan berdo’a…

  18. awan sundiawan Says:

    @iqbal musyaddad: coba jelaskan yang dimaksud menindas itu bagaimana? apakah setiap siswa harus mengerjakan 20 paket? menurut saya tidak masalah sebab setiap siswa tetap mengerjakan satu paket dengan bobot materi sama dengan paket yang lainnya.
    @Prince: mansudnya apa? Menurut saya semua siswa tidak usah depresi, mulai sekarang bangkitkan semangat juangya dengan banyak berlatih, belajar, berdoa, dan berusaha, jangan malas-malasan, ayo bangkit mana sikap pemudamu, pemuda itu tidak pernah putus asa, pemuda itu penuh optimis, masa diberi tantangan dengan UN 20 paket saja memble, kecuali kalau setiap siswa harus mengerjakan 20 paket itu pasti memberatkan, ini kan hanya soalnya dibedakan menjadi 20 paket saja.
    @rahma: sekedar menerima tanpa berusaha itu juga kurang baik, ayo terima sebagai motiviasi untuk meningkatkan selalu berusaha dan belajar lebih giat lagi.

  19. SURATMAN KABAN Says:

    Soal Ujian Nasional 20 itu memang sudah luar biasa, tapi apa itu ukuran kelulusan…? mungkin salah kaprah.. kalau selama 3 tahun dididik oleh guru..! yang benar adalah soal UN itu yang biasa saja asal para pengawasnya yang benar.Jujur, dan Bijaksana. jangan mengandalkan kalau UN itu adalah DEWA,…

  20. ayhuw Says:

    agar tidak terjadi sebuah kecurangan seperti tahun lalu , memang 20 paket soal itu jauh lebih baik.
    tidak usah takut tidak lulus, yakin, usaha dan do’a pasti bisa membantu kita untuk lulus. kalo kita berusaha dengan sekuat tenaga pasti ada hasil yang maksimal dari diri kita , kalo ada depresi dsb pasti itu hany anak2 yang belum siap dengan sebuah tantangan dunia , so do the best aja, jangan negativ thinking. ok ?

  21. awan sundiawan Says:

    @Suratman Kaban: Ukuran kelulusan bukan dari UN, sudah saya jelaskan di awal, kelulusan diukur dari 4 hal. meskipun nilai UN 10 semua, jika prilakunya jelek./rusak/terlibat kriminal/kenakalan remaja maka tidak lulus. Dan UN tidak dijadikan Dewa, dan tetap diakui hasil belajar selama 3 tahun, dalam aturan kelulusan selama 5 semester nilainya harus baik semua (silakan baca aturan kelulusan tahun kemarin).
    @Ayhuy: ya sip seorang pelajar dan pemuda harus berani mengahadapi tantangan dan selalu optimir untuk terus maju dan tetap belajar dan berusaha.

  22. Haris Says:

    ada si2 baikny . , . Tp bgi skolh2 yg brda d tmpt2 trpncl yg susah mendptkn bku2 pljrn, apa itu tidak menjadi masalah juga?

  23. Anandha Madellin bangun Says:

    Saya setuju dibuat sampe 20 paket soal ,tapi Ada baiknyaa tingkat kesukaran soal itu dikurangi!

  24. budianto Says:

    @awan sundiawan
    saya merasa ini tidak adil,, dibandingkan dengan UN sebelumnya.Anda bisa mengatakan apa yg bisa anda katakan, tetapi jika anda berada di masa sekarang ini, apa tanggapan anda,, bukan kah di zaman UN anda dahulu lebih mudah di bandingkan sekarang??? di tahun-tahun sebelumnya hanya terdapat beberapa paket dan memudahkan para pelajar untuk melakukan kecurangan,,..
    UN merupakan ujian yang sangat menentukan,, hampir 3 tahun nan kami belajar dan belajar,, dan ditentukan sebagian besar di nilai UN, ini merupakan hal yang sangat sangat tidak bisa kami terima di dalam dunia pendidikan

  25. awan sundiawan Says:

    @Haris: menurut saya soal UN tidak dipukul rata, tapi memperhatikan lokasi geografis juga dengan memperhatikan SKLnya
    @Anandha: menerut saya tingkat kesukaran dari dulu sampai sekarang tidak berubah
    @budianto: perlu Anda ketahui saya adalah peserta EBTANAS tahun ke-2 yaitu tahun 84/85, meskipun dulu satu paket tapi tidak ada kecurangan pada waktu EBTANAS, pengawasan sangat ketat, dan pada waktu saya ujina dulu jika ada yang tidak lulus dari sekolah karena nilai ujian akhis sekolah atau EBTANAS kecil sudah biasa. Jadi angkatan kami sudah siap untuk menerima apabila tidak lulus, dan kami sudah menyiapkannya dengan sebaik-baiknya agar lulus dari sekolah, sehingga ketika Ujian Akhir/EBTANAS yang sangat ketat kami sudah menyiapkannya lebih awal dengan sering berlatih dan belajar. Masa generasi mudah jaman sekarang kok pikirannya rendah dengan adanya UN 20 paket, menurut saya tiap peserta diberi soal yang sama kok baik tipe soal, tingkat kesukaran, dan materi yang diujikan adalah materi yang diajarkan sewaktu sekolah bahkan sering diberikan latihannya ketika pemantapan. Mengapa jadi malas? mengapa jadi takut dengan soal 20 paket karena tidak bisa saling nyontek? Maka mumpung ada waktu belajarlah dari sekarang, giatlah berlatih mengerjakan latihan untuk ujian akhir jangan malas-malasan. Anda mungkin tidak tahu bagaimana tahun 84/85 yang masih terbatas dengan informasi/penerangan bahkan listrikpun masih terbatas, bagaimana jarak tempuh dari rumah ke sekolah, Saya pikir Anda tidak akan membayangkan kesulitan oada jaman saya, tapi lihat jaman saya dulu masalah lulus dan tidak lulus sudah biasa.

  26. SURATMAN KABAN Says:

    Berbicara Tentang Kriteria Kelulusan itu sudah diketahui oleh banyak orang apalagi yang nama nya pendidik, tapi yang sangant disayang kan itu adalah Orang yang dipercaya Menjadi pengawas UN itu sendiri Harus berani, jujur,bertangung jawab dan memegan amanah sebagi PEGAWAS UN oleh karna itu soal yang di pridiksi 20 paket, sama artinya Tidak usah ada Pengawas UN.

  27. indah Says:

    pemerintah seharusnya, pikirkan dengan pemuda-pemudi yg tinggal di plosok-plosok negara indonesia, apakah mereka semua sudah belajar sesuai apa yg pemerintah inginkan? Bayangkan betapa sulitnya mereka ingin mendapatkan ilmu, mereka sama kaya kita mereka pengen berhasil juga. Jangan samakan kemampuan mereka dengan pemuda-pemudi dikota-kota besar, yg mempunyai pendidikan bermutu. Sedangkan mereka mau dapat ilmu harus benar-benar berjuang tanpa fasilitas memadai mereka selalu bertekad harus bisa. Saya harap pemerintah bisa mempertimbangkan kembali masalah UN 2012 yg isunya akan dilaksanakan dengan 20 paket

  28. awan sundiawan Says:

    @SURATMAN KABAN: menurut kabar burung UN tahun sekarang yang 20 paket soal/ruang, ada rencana tanpa pengawas ruangan.
    @Indah: Menurut saya pemerintah sudah memperhitungkan keberadaan peserta UN yang ada di daerah pelosok, apakah anda sudah tahu ada program EHB UN? Jika sudah tahu berarti anda sudah mengerti tentang perhatian kemendiknas tentang keberadaan para siswa yang ada di daerah pelosok untuk mempersiapkan UN, jika Anda belum tahu ya saya menganggap wajar jika Anda berpendapat seperti itu.

  29. Daniel Says:

    NO PROBLEM, PERCAYA SENDIRI DENGAN OTAK MASING” . JANGAN MENJAGAKAN TEMAN. OKEY ? By Daniel Mustofa

  30. syahrul Says:

    pemerintah sudah tdk bsa brpikir jernih smwa siswa siswi pengen lu2s smwa sdh berthun2 ortu kta mncari biaya sklah yg tdk mrah jka tdk lu2s mka pmrntah hrs brtngung jwab krna kmi tlah dbwat percobaan sja .,.,

  31. ipan Says:

    ap pemerintah ingin menambah tingkat pengangguran di negara ini brtmbh???hnya krn tdk lulus SMa bnyk warga yg ngemis dijalanan n yg hnya pada wktunya di ringkus satpol PP…yg beralasan agr tdk mngganggu orng yg lewat n tdk mnjadi smpah masyarakat….

  32. awan sundiawan Says:

    @Syahrul dan @ipan: sebetulnya orang tua itu sangat mengaharapkan anak2nya lulus dari sekolah dengan giat belajar dan berlatih, semoga harapan orang tua terserbut disikapi oleh anak2nya dengan cermat, artinya anak2nya jangan hanya dengan bermalas2an tidak giat belajar tiba2 bisa lulus.

  33. fafaiz Says:

    20 pket sih ok aja,
    tpi bgi y gak lu2s bagaimana?
    pengangguran d Indonesia brtambah…
    jd, kpn maju ni indonesia,,,mau sllu dlm keadaan brkmbang..
    Ngri ini luas n pnduduk nya ckup bnyak, tpi kmakmuran y sngat minim..
    itui smua krna gk da plpor d negri ini, y ada koruptor….

  34. muh. suardi Says:

    kolo perlu jumlah paket soal = jumlah peserta ujian nasional tiap sekolah, apa susahnya dibuat soal, banyak guru di Indonesia

  35. Wika Pianti Says:

    Dengan adanya 20 paket,itu akan mempersulit kalangan siswa untuk ujian.tapi itu kalau sudah keputusan dinas pendidikan.saya akan coba untuk menerimanya,selain disamping itu saya akan tetap berusaha dan berdoa.agar saya bisa lulus nantinya.

  36. alfi yadra Says:

    lo kira enak ,coba lo yg ada diposisi ami,pasti mengeluh

  37. alfi yadra Says:

    pikir-pikir lagi ,coba bayangkan kalau anda diposisi kami,pasti anda mengeluh?

  38. arye Says:

    anda2 semua mngira ini akan mudah…
    semua ini gak adil ama sekali..bagimana klau kami semua bnyak yang gak lulus gra2 ujian paket yg bgtu bnyak..
    jauh berbeda dari thun sblum nya…seandainya cuma bertambah mnjadi 10 paket,,,mungkn kami semua gak akan mengeluh spt ini…tapii mengapa pertambahan paket meloncat begitu jauh..????
    ini perlu di prtanyakan lagi…!!!!

  39. arye Says:

    jika kami bnyak yg gk lulus maka pengangguran di negara kita indonesia yg tercnta ini pasti akan bertambah bnyak…
    coba sja liat pda saat sekarang ini..
    pengangguran sudah bnyak…

  40. luthfi darmawan Says:

    Ya memang 20 soal tidak masalah,,namun apakah ke bijakan itu TEPAT??ketika siswa/siswi berprestasi kelak lulus namun tidak punya biaya apa pemerintah memperdulikan itu?? Gelar INSINYUR saja.sekarang kurang di hargai oleh Bangsa ini.

  41. Ridwan Los Galactikos Says:

    20 paket tidak jadi masalah tapi beda penyampaian materi di daerah maju seperti kota jakarta dengan daerah kami nias yang serba kekurangan fasilitas baik buku maupun yang lainnya

  42. Syarif Tonktong Says:

    mmang susah jdi plajar, sbnarnya tdak ad mslah 20 pket, nmun jga hrus mmkirkan orang tua yang sudah ssah pyah mngluarkan biaya, jka tergntung pmkiran kpda cermat tanggapan siswa kpda orng tua, itu tdak bsa dsalahkn klau seandainya mlas, wajar trkdang seorng ank hnya mlas mlasan krna krang prhtian dri orng tua yg sbuk, ataupn treaf pndi2kan d daerhnya yg msih ktingglan, bktinya saja ddaerah kmi msih jauh ktinggalan, sya sbgai plajar dn jga akn jdi pserta thun ini mrasa sdkit kbratan mngingat materi yang jauh trtinggal dbanding d kota.

  43. Rizki Says:

    Subhanallah, semoga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang beruntung dunia dan akhirat
    tahun depan (2013) saya akan menghadapi ujian akhir nasional, minta do’anya semoga seluruh bangsa Indonesia lulus 100% tanpa ada kesulitan apapun. Amien

  44. Elwin Says:

    Intinya kita mengambil sisi positifnya aja dngan betambahnya jumlah paket UN.

  45. Yudha Fortuna Sbd Says:

    jangan membebani kami dngn begitu banyak persoalan yg hrus kmi krjakan maka bangsa ini tidak akan belajar dari kesalahan kmrin cba anda pikir 5 sja sudh susah apa lgi harus 20 lalu apa keringanan yg kalian brikn kpda kmi………..???

  46. Sumarni Says:

    Pmerintah gak adil. msak UN 20 paket d blang itu supaya plajar cerdas, bukan cerdas tu nmanya, tpi mkin bdoh…

  47. Sri Says:

    kanapa sih tahun angkatan kami jadi kelinci percobaan UN terus? waktu kami UN SMP pake ada UN yg ngulang buat yg ga lulus, itu aja udah membuat saya kesal karena lulusan pertama tdk sama sekali dibedakan dg lulusan ke2. Sedangkan lulusan ke2 nilainya bagus” banget! Sekarang UN malah 20 paket????? jujur saja saya kurang siap, walaupun sudah berusaha belajar sana sini. Tapi apa pemerintah sudah yakin percobaan kali ini tidak gagal lagi????????????

  48. supri Says:

    ini tidak adilllll!!!!
    cuman membuat para pelajar resah dan ketakutan sajaa
    heiii smua para plajar tenang saja
    berdoa ja ;lah biar jumlah paket makin tambah banyak lagiii
    bingungggggggggggggggggggg

  49. Novi nur hasanah Says:

    Jjur saia tkut da.a pket 20 s0al,, knp g dr th sblum.a rncna tu mncul. . Shrus.a pmrntah tw d0nk klo tiap anak kn mmpunyai p0tensi yg brbda2?. .

  50. Andi Says:

    Buat temen2 yg gx setuju.
    ÙϑªªªĦ biarin aja..
    G’ mungkin guru tega biarin kita gx lulus..
    Apa lagi nilai kan di ambil dr sekolah jg,,
    Jd biar hasil UN kita dpt 20, kita’ psti lulus ko’.. Ykin aja pd guru…

  51. Zhiie Ziie Kiikie Says:

    ..knpha UN di taun kami dibuatt percobaan, , ,gagh ADIL banget !!
    ..itu yang bakal mempersulit siswa..

  52. edu Says:

    kenapa angkatan kami slalu menjadi kelinci percobaan ???!!!!!

    waktu SMP gua lulus tapi dgn nilai yg kecil (pdhal dikelas gua cukup rajin dibanding temen cowo yg lein) sedangkan temen gua yg gak lulus ikut Ujian ulang dan hasilnya.. pasti udah pada tau kan nilai2 mereka diatas 30 !!(walaupun tanpa belajar)

    WOOOWWW… AMAZING !

  53. malisanali Says:

    waw…20 pket soal….!! apakah sya bsa b’hasil …?smoga sja gue bsa lu”zz….amiiien..

  54. malisanali Says:

    waow….20 pket soal…its amazing….
    mhon…!! bri kmudahan pda UN thun iniie…

  55. abdi mahendra Says:

    kalau banyak yang gak lulus g mana pemerintah???
    berarti umur terbuang di un dong yang dilaksanakan hanya 5 hari tersebut
    takutnya ada yang gak lulus nekat bunuh diri lagi gara gara un gak lulus

  56. natasha laras Says:

    parah bagttt UN 20 paket,,
    gk mikir apa,,,sblumnya
    pemerintah ktany ingn ank indonesia kualitasny baik
    ap mreka puny kualitas yg baik?????
    gmna lau bnyk gk lulus????
    ,yg mlu negara juga

    ap lg thun ini gw yg ujian
    hadeeeeuh,,

  57. anas Says:

    sebenarnya 20paket bagus. tetapi, kenapa pemerintah tidak dari dulu memberitahukannya.. agar siswa yang memikirkan menyontak pada saat UN, mereka lebih bisa memikir jauh” hari untuk mempersiapkan diri untuk belajar.
    kalau pemerintah menetapkan kebijakan seperti itu dengan kata lain sebelum beberapa buln sebelum UN baru ditetapkan itusi namanya pemerintah yang asal netapkan saja..

  58. Riadul muklizt Says:

    Ya kalo memang pemerintah sudah menetapkan paket 20 kita mau apa lagi kita tinggal menjalani ajah.aku juga keberatan dengan adanya 20 paket dan sayapun masuk dalam perserta UN tahun ini,aku cuma berharap pemerintah kiranya bisa berfikir panjang lagi dalam menetapkan paket 20 untuk UN tahun ini…terimakasih

  59. awan sundiawan Says:

    @all: mengapa takut dengan sol UN yang 20 paket? Justru pemerintah untuk meningkatkan percaya diri tiap siswa agar tidak saling nyontek, kecuali kalau sudah terbiasa saling nyontek ketika ujian pasti akan terasa berat.

  60. rozi Says:

    semakin lama kuk semakin parah ini menyangkut masa depan siswa klo lulus sih bersyukur , klo misalnya nggk gmn ?

  61. poex Says:

    Makanya jangan suka nyontek..lo lo pada cuma disuruh ngerjakan 1 paket bukan 20, materi yg dikeluarkan semuanya sama..cuma perbedaan angka,dan teks saja..lantas letak susahnya dimana??
    Anak muda Indonesia hobinya nyontek, malas, dan mau terima enaknya saja. Tidak ada usaha,loyo..

  62. bryan Says:

    harusnya pemerintah lebih bijak untuk melak sanakan un thn ini dngn 20 paket
    sedangkan 4 paket z siswa da kualahan pa lg dngn adanya 20 paket
    kalau sendainya di seleksi yang pintar” z belum tentu yg pintar bisa menjawab
    malah yg bodoh yg bisa menjawab
    krn mereka bisa berbuat curang
    jd kalau gini crnya anak bodoh menang anak pandai melarat

    krn zaman sekarang t uang yg bicara?

    aturnya bapak bisa mengerti??

    ngapaen mengadakan paket yg begitu banyak?
    dua or 4 z itu dah cukup?

    dengen begitu anak bangsa bisa maju?

    sekarang z susuah
    pa lg tuk kedepannya??

    sebelum bertindak
    harusnya pemerintah harus memikirkannya terlebih dahulu?
    jngn asal jeplak z??

  63. roger efesus Says:

    jadi terbukti pemerintah belum siap menangani paket un tahnun ini,,,,kasihan saudara kita di sana y belum ampek soaln unya,,,jdi sangat mungkin soal un akn bocor,,,,,, keputusn y tidk bijak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.648 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: