Apa bedanya guru yang sudah disertifikasi dengan guru yang belum disertifikasi?
Sampai saat ini saya belum bisa menemukan jawabannya, karena banyak persamaaanya daripada perbedaannya. Mungkin ada pembaca yang bisa membedakannya saya sangat menunggu informasinya.
Apa bedanya guru yang profesional dengan guru yang belum/tidak profesional?
Untuk pertanyaan ini saya sedikit memiliki gambaran perbedaannya. Guru yang profesional memiliki karakteristik sebagai berikut.
1. Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme.
2. Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia.
3. Memiliki kualitas akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas.
4. Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas.
5. Memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan.
6. Memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja.
7. Memiliki kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat.
8. Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.
9. Memiliki organisasi profesi yang mempunyai kewenangan mengatur hal-hal yang berkaitan dengan tugas keprofesionalan guru.
Pekerjaan guru sebagai profesi tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang tetapi hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang sudah dipersiapkan melalui pendidikan atau pelatihanguru.
Guru yang disebut pendidik profesional adalah guru yang memiliki tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan mulai PAUD sampai pendidikan menengah.
Guru yang profesional layak mendapatkan sertifikasi guru, jadi guru yang sudah mendapatkan “sertifikasi guru” itulah guru (yang) profesional.




























Desember 10, 2011 pukul 12:21 pm
Semoga Alloh menganugerahkan kemulian kepada semua guru baik yang sudah profesional maupun yang belum kategori profesional karena kedudukan mereka sama -sama mengemban amanah luhur yakni mendidik,membimbing, anak didik yang berilmu,beriman dan berakhlaq mulia. amin
Desember 10, 2011 pukul 5:11 pm
@Ahli SW: amin, terima atas dukungannya.
Januari 12, 2012 pukul 7:50 pm
Smoga para Guru…dapat mengemban amanat Agung ini….demi kemajuan bangsa………jadilah Guru yang bermoral dalam panggilan jiwa……..apalagi Guru yg sdh dapat sertifikat….tunjukan Gurumu……….
Januari 12, 2012 pukul 9:06 pm
@ADRIANSON YAYAN,S.Pd.: amin Pak, semoga dapat meningkatkan kompetensi sesuai yang diharapkan.
Januari 21, 2012 pukul 11:25 pm
yang jelas pundi-pundinya makin bertambah….
Januari 22, 2012 pukul 3:14 pm
kang Awan apa kabar? gmn sehat?
setelah saya amati, ternyata sama saja, yg sdh sertifikasi dan yg belum, malah lebih semangat yg belum sertifikasi,apalagi yg muda, lebih enerjik, rata2 memiliki kemampuan IT. Yg sdh senior, mungkin sdh pd jenuh/lelah, pdhl mrk seharusnya makin Profesional, krn gajinya jg sdh Profesional. heheheeeeee
Januari 22, 2012 pukul 5:55 pm
@dodo aryo: ya itulah masalahnya, setiap guru yang PLPG/sertifikasi bukan untuk meningakatkan kompetensinya, tatapi untuk berebut pundi-pundi, silakan saja cek, bagaimana peserta PLPG yang tidak lulus, komentarnya bagus2, hehehe (jika sadar untuk meningkatkan kompetensinya maka tidak akan ribut seperti di rayon UPI)
@kang Cecep Spenza: Alhamdulillah kabarnya baik, selamat deh tahun ini ikut PLPG, hehehe, pasti lulus. Nah itu dia kang, yang sudah lulus tidak merasa dirinya sudah profesional tapi merasa dirinya akan mendapatkan uang tunjangan selamanya tanpa melihat dirinya harus menaikkan kompetensi sebagai guru yang profesional, jadi ya tidak ada bedanya yang sudah lulus sertifikasi dengan yang belum, bahkan bisa jadi lebih baik yang belum sertifikasi, karena yang sudah lulus sertifikasi hanya mengejar 24 jam. heheh
Januari 29, 2012 pukul 6:31 pm
guru yg profesional itu layak mendapatkan sertifikasi tetapi tidak semua guru yg mendapatkan sertifikasi itu adalah guru profesional. krn pada kenyataannya masih banyak guru yg sdh sertifikasi tidak profesional.
Januari 30, 2012 pukul 8:35 am
@irma rustasari: saya sangat setuju dengan pendapat terserbut. Semoga semua guru bisa menjadi guru yang profesional.