Ringkasan Novel: Siti Nurbaya

SITTI NURBAYA

(Kasih Tak Sampai)

Pengarang : Marah Rusli (7 Agustus 1889-17 Januari 1968)

Penerbit : Balai Pustaka

Hampir semua kritikus sastra Indonesia menempatkan novel Sitti Nurbaya ini sebagai karya penting dalam sejarah kesusastraan Indonesia. Secara tematik, seperti yang disinggung H.B. Jassin, Zuber Usman, Ajip Rosidi, Sapardi Djoko Damono, maupun Teeuw, novel ini tidak hanya menampilkan latar social lebih jelas, tetapi juga mengandung kritik yang tajam terhadap adapt-istiadat dan tradisi kolot yang membelenggu. Novel ini pula yang pertama kali menampilkan masalah perkawinan dalam hubungannya dengan persoalan adat, yang kemudian banyak diikuti oleh pengarang-pengarang Indonesia sesudahnya.

Pada tahun 1969, novel ini memperoleh hadiah penghargaan dari pemerintah Indonesia sebagai hadiah tahunan yang diberikan setiap tanggal 17 Agustus- kini Hadiah Tahunan Pemerintah ini tidak dilanjutkan lagi.

Berbagai artikel maupun makalah yang membahas novel ini sudah banyak ditulis oleh para pengamat sastra Indonesia, baik dalam maupun luar negeri. Hingga kini, ulasannya masih terus banyak dilakukan, baik dalam konteks sejarah kesusastraan Indonesia modern, maupun dalam konteks social dan emansipasi wanita.

Di Malaysia, novel ini terbit pula dalam edisi bahasa Melayu. Pada tahun 1963 saja, di Malaysia itu, Sitti Nurbaya sudah mengalami cetak ulang ke-11. Untuk pengajaran sastra di tingkat sekolah lanjutan, novel ini merupakan salah satu novel wajib.

Tahun 1991, TVRI menyiarkan sinetron Sitti Nurbaya dengan pemeran utamanya Novia Kolopaking (sebagai Sitti Nurbaya) dan Gusti Randa (sebagai Samsulbahri).

Inilah ringkasannya.

Sutan Mahmud Syah termasuk salah seorang bangsawan yang cukup terkenal di Padang. Penghulu yang sangat disegani dan dihormati penduduk disekitarnya itu, mempunyai putra bernama Samsulbahri, anak tunggal yang berbudi dan berprilaku baik. Bersebelahan dengan rumah Sutan Mahmud Syah, tinggal seorang Saudagar kaya bernama Baginda Sulaiman. Putrinya, Sitti Nurbaya, juga merupakan anak tunggal keluarga kaya-raya itu.

Sebagaimana umumnya kehidupan bertetangga, hubungan antara keluarga Sutan Mahmud Syah dan keluarga Baginda Sulaiman, berjalan dengan baik. Begitu pula hubungan Samsulbahri dan Sitti Nurbaya. Sejak anak-anak sampai usia mereka menginjak remaja, persahabatan mereka makin erat. Apalagi, keduanya belajar di sekolah yang sama. Hubungan kedua remaja itu berkembang menjadi hubungan cinta. Perasaan tersebut baru mereka sadari ketika Samsulbahri akan berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan sekolahnya.

Sementara itu, Datuk Meringgih, salah seorang saudagar kaya di Padang, berusaha untuk menjatuhkan kedudukan Baginda Sulaiman. Ia menganggap Baginda Sulaiman sebagai saingannya yang harus disingkirkan, di samping rasa iri hatinya melihat harta kekayaan ayah Sitti Nurbaya itu. “Aku sesungguhnya tidak senang melihat perniagan Baginda Sulaiman, makin hari makin bertambah maju, sehingga berani ia bersaing dengan aku. Oleh sebab itu, hendaklah ia dijatuhkan,” demikian Datuk Meringgih berkata (hlm. 92). Ia kemudian menyuruh anak buahnya untuk membakar dan menghancurkan bangunan, took-toko, dan semua harta kekayaan Baginda Sulaiman.

Akal busuk Datuk Meringgih berhasil. Baginda Sulaiman kini jatuh miskin. Namun, sejauh itu, ia belum menyadari bahwa sesungguhnya, kejatuhannya akibat perbuatan licik Datuk Meringgih. Oleh karena itu, tanpa prasangka apa-apa, ia meminjam uang kepada orang yang sebenarnya akan mencelakakan Baginda Sulaiman.

Bagi Datuk Meringgih kedatangan Baginda Sulaiman itu ibarat “Pucuk dicinta ulam tiba”, karena memang hal itulah yang diharapkannya. Rentenir kikir yang tamak dan licik itu, kemudian meminjamkan uang kepada Baginda Sulaiman dengan syarat harus dapat dilunasi dalam waktu tiga bulan. Pada saat yang telah ditetapkan, Datuk Meringgih pun dating menagih janji.

Malang bagi Baginda Sulaiman. Ia tak dapat melunasi utangnya. Tentu saja Datuk Meringgih tidak mau rugi. Tanpa belas kasihan, ia akan mengancam akan memenjarakan Baginda Sulaiman jika utangnya tidak segera dilunasi, kecuali apabila Sitti Nurbaya diserahkan untuk dijadikan istri mudanya.

Baginda Sulaiman tentu saja tidak mau putrid tunggalnya menjadi korban lelaki hidung belang itu walaupun sbenarnya ia tak dapat berbuat apa-apa. Maka, ketika ia sadar bahwa dirinya tak sanggup untuk membayar utangnya, ia pasrah saja digiring polisi dan siap menjalsni hukuman. Pada saat itulah, Sitti Nurbaya keluar dari kamarnya dan menyatakan bersedia menjadi istri Datuk Meringgih asalkan ayahnya tidak dipenjarakan. Suatu putusan yang kelak akan menceburkan Sitti Nurbaya pada penderitaan yang berkepanjangan.

Samsulbahri, mendengar peristiwa yang menimpa diri kekasihnya itu lewat surat Sitti Nurbaya, juga ikut prihatin. Cintanya kepada Sitti Nurbaya tidak mudah begitu saja ia lupakan. Oleh karena itu, ketika liburan, ia pulang ke Padang, dan menyempatkan diri menengok Baginda Sulaiman yang sedang sakit. Kebetulan pula, Sitti Nurbaya pada saat yang sama sedang menjenguk ayahnya. Tanpa sengaja, keduanya pun bertemu lalu saling menceritakan pengalaman masing-masing.

Ketika mereka sedang asyik mengobrol, datanglah Datuk Meringgih. Sifat Meringgih yang culas dan selalu berprasangka itu, tentu saja menyangka kedua orang itu telah melakukan perbuatan yang tidak pantas. Samsulbahri yang tidak merasa tidak melakukan hal yang tidak patut, berusaha membela diri dari tuduhan keji itu. Pertengkaran pun tak dapat dihindarkan.

Pada saat pertengkaran terjadi, ayah Sitti Nurbaya berusaha datang ke tempat kejadian. Namun, karena kondisinya yang kurang sehat, ia jatuh dari tangga hingga menemui ajalnya.

Ternyata ekor perkelahian itu tak hanya sampai di situ. Ayah Samsulbahri yang merasa maluatas tuduhan yang ditimpakan kepada anaknya, kemudian mengusir Samsulbahri. Pemuda itu terpaksa kembali ke Jakarta. Sementara Sitti Nurbaya, sejak ayahnya meninggal merasa dirinya telah bebas dan tidak perlu lagi tunduk dan patuh kepada Datuk Meringgih. Sejak saat itu ia tinggal menumpang bersama salah seorang familinya yang bernama Aminah.

Sekali waktu, Sitti Nurbaya bermaksud menyusul kekasihnya ke Jakarta. Namun, akibat tipu muslihat dan akal licik Datuk Meringgih yang menuduhnya telah mencuri harta perhiasan bekas suaminya itu, Sitti Nurbaya terpaksa kembali ke Padang. Oleh karena Sitti Nurbaya tidak bersalah, akhirnya ia bebas dari tuduhan. Namun, Datuk Meringgih masih juga belum puas. Ia kemudian menyuruh seseorang untuk meracun Sitti Nurbaya. Kali ini, perbuatannya berhasil. Sitti Nurbaya meninggal karena keracunan.

Rupanya, berita kematian Sitti Nurbaya membuat sedih ibu Samsulbahri. Ia kemudian jatuh sakit, dan tidak berapa lama kemudian meninggal dunia.

Berita kematian Sitti Nurbaya dan ibu Samsulbahri, sampai juga ke Jakarta. Samsulbahri yang merasa amat berduka, mula-mula mencoba bunuh diri. Beruntung, temannya, Arifin, dapat menggagalkan tindakan nekat Samsulbahri. Namun, lain lagi berita yang sampai ke Padang. Di kota ini, Samsulbahri dikabarkan telah meninggal dunia.

Sepuluh tahun berlalu. Samsulbahri kini telah menjadi serdadu kompeni dengan pangkat letnan. Ia juga sekarang lebih dikenal dengan nama Letnan Mas. Sebenarnya, ia menjadi serdadu kompeni bukan karena ia ingin mengabdi kepada kompeni, melainkan terdorong oleh rasa frustasinya mendengar orang-orang yang dicintainya telah meninggal. Oleh karena itu, ia sempat bimbang juga ketika mendapat tugas harus memimpin pasukannya memadamkan pemberontakan yang terjadi di Padang. Bagaimanapun, ia tak dapat begitu saja melupakan tanah leluhurnya itu. Ternyata pemberontakan yang terjadi di Padang itu didalangi oleh Datuk Meringgih.

Dalam pertempuran me;awan pemberontak itu, Letnan Mas mendapat perlawanan cukup sengit. Namun, akhirnya ia berhasil menumpasnya, termasuk juga menembak Datuk Meringgih, hingga dalang pemberontak itu tewas. Namun, Letnan Mas luka parah terkena sabetan pedang Datuk Meringgih.

Rupanya, kepala Letnan Mas yang terluka itu, cukup parah. Ia terpaksa dirawat dirumah sakit. Pada saat itulah timbul keinginan Letnan Mas untuk berjumpa dengan ayahnya. Ternyata, pertemuan yang mengharukan antara “Si anak yang hilang” dan ayahnya itu merupakan pertemuan terakhir sekaligus akhir hayat kedua orang itu. Oleh karena setelah Letnan Mas menyatakan bahwa ia Samsulbahri, ia mengembuskan napas di depan ayahnya sendiri. Adapun Sutan Mahmud Syah, begitu tahu bahwa Samsulbahri yang dikiranya telah meninggal beberapa tahun lamanya tiba-tiba kini tergolek kaku menjadi mayat akhirnya pun meninggal dunia pada keesokan harinya.

***

About these ads

157 Tanggapan to “Ringkasan Novel: Siti Nurbaya”

  1. titi Says:

    Kisah tentang Siti Nurbaya memang slalu abadi sepanjang masa.

  2. aswad"lhokseumawe Says:

    makasih ya………….
    all the best for u

  3. Trifosa Says:

    menarik……^_^ soalnya aku udah asal copy aja dari kamu… dimana ya cari alamat website yang bisa ngasitahu soal gaya bahasa dalam penulisan sastra Indonesia? Kalo tau kasi tau aku ya…..

  4. eko Says:

    mengharukan bgt and ttp slalu abadi

  5. sanur Says:

    thx ya..
    ngebantu bgt nih buat tugas BI

  6. Reski Says:

    eh minta unsur-unsur intrinsik dong?

  7. TJOA YOUNG KUANG Says:

    thank’s y.ahkir nya dpt jg tgz b.indo

  8. raih Says:

    Wah…. Blognya bagus beudh!!!! :)

  9. JOI NOPRIANDI Says:

    THX y…

    susah banget ngeringkas NOVEL NA…

    HIHIHIHIHIHIHIHIHIHIH

    KLO TW DA NE KAN jDI GAMPANG…..

  10. aprilia Says:

    susah di phmi!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  11. verdi Says:

    bgz…….mksh, utg ad ni, klo ga bs berabe……

  12. ayu Says:

    wah makasih. sangat membantu aku kerjain tugas..thx :)

  13. anton Says:

    wah sayang, kok gak happy ending ya….

  14. elis Says:

    makasih ea….critanya berguna bgd ne,,,,

  15. Innezdhe Says:

    Novelnya keren… jarang sekarang yang bisa nyaingin novel Sitti Nurbaya….! Two Thumbs Up!!!

  16. vi_@ bk!nd EppY Says:

    bguZ x Cka…….toP dEchhhhh…………………………….

  17. awan sundiawan Says:

    @all: terima kasih atas apresiasinya, semoga bermanfaat

  18. yayah bafaqeeh Says:

    ih wew,,,,
    Cerita pd novel “Sitti Nurbaya” ini keren ban9et!!
    Sun99uh men9harukan…
    4jempol untuk Marah Rusli…

  19. yayah bafaqeeh Says:

    ih wew,,,
    novel Sitti Nurbaya ini keren banget,,,
    sungguh mengharukan,,,
    ngak salah deh thn 1920-an d sbt thn Sitti Nurbaya,,,
    4jempol buat Marah Rusli…

  20. yhayhu Says:

    susaaaahhhh bangeeetttzzzz ngeringkas novel’a ,jadi pusink dech……

  21. thomas alves dimension Says:

    novelnya keren, tapi agak susah baca bahasanya….

  22. kakay Says:

    syg bgd,gak dicantumin amanat dari cerita Siti Nurbayanya…

  23. nadiyah Says:

    BIG THANKS YA YANG BIKIN RINGKASAN INI, SAYA JADI NGERTI, BAHASANYA GAMPANG DIBACA. DAN SAYA ADA TUGAS SEKOLAH TTG INI TAPI MALES BACA NOVELNYA EHE. POKOKNYA BIG THANKS YA :))

  24. ririe Says:

    akhirna tw jg…
    crt Siti Nurbaya thu scr lengkap…

  25. chAcHa Says:

    bGuS Aq sKa CpAh nE yG bkIn??? Jd PgN taU.. pUnYA fB gA?? kAlO dA eTq eAh All.. z4Z4_p03tr1@yahoo.co.id
    OoopZz..!!! DiAtS tw pAkE’ 0(NOL) eAh… tRiMz…!!!!! ^^

  26. d'm4ssiP Says:

    -thX ats noveL lmaa.x..
    cz udaa bntuu waat s’lesain tGaazzz…

  27. arie Says:

    thank.s ya tugas w s’krng sudah enteng……
    skali lagi thanks google.co.id

  28. tria a.k.a itok Says:

    thx ya… muter” nyari cerita ny siti nurbaya gag ktemu,, trnyta ada dsini.. makasih yaa,, ak skrang uda bisa ngerjain tugas ku..

  29. DEWI Says:

    thank banget yaw udah ngeringkas cerita siti nurbaya ini, jadinya saya bisa menyelesaikan tugas yang di berikan oleh guru saya… thanks bangetsss

  30. petitemizu Says:

    mengharukan…
    tapi masih aja terjadi di masa sekarang…
    cinta tak sampai T_T

  31. aziz Says:

    lebih dahsyat dari tetanic

  32. bagusade Says:

    wah……… bagus banget sinopsisnya. bikin orang sukses mengerjakan tugas!!!!!!!!!!?????????

  33. marta Says:

    sinobsis ter…………………….keren di dunia

  34. dewi(dean in wk) Says:

    akhirnya k’tmu novel sitty Nurbaya aNd w bsa menggerjakan tugas dri guru…………..
    thanks bagetZzzz………..
    by:dewi wulan dari(dean love you)

  35. Fitriana Says:

    Thnks..,ringksnya bgs bgt,dh lm aq pnasaran ma crta sti nurbaya ni…

  36. citra.suci Says:

    makasi ya sudah memberikaN cerita siti nurbaya

  37. netta fenta Says:

    ko G ad analisis dengan teori ecofeminist nya??? kasih dong..

  38. ocha Says:

    tolong kasih tahu donk semua unsur moral yang terkandung dalam cerita siti nurbaya ini?????????????

  39. Bas Says:

    duh tq bgt
    bantuin bikin tugas BI

  40. ika Says:

    …bantuin unsur2 intrinsik dunk…..
    aq btuh bngt…

  41. Nana Podungge Says:

    meninggalkan jejak …

  42. Anggi Says:

    makasih atas ceritanya…

  43. awan sundiawan Says:

    all: semoga bermanfaat

  44. shireel Says:

    crtax msh pasaran …! lain kli memuat crta ttang wali songo.,.sbg penyejuk hati,.,!~

  45. wildan Says:

    thanks bwt crtx coz crta ny dah mbntw q bwt ngrjin tgs b. indonesia…………………..teo

  46. nadif fulfit Says:

    crta x kurang seru cou nggak gaul blaszzzzzz//////////////

  47. Huge Jun Says:

    Ceritanya bagus sekali…. Ini cerita membantu saya mengerjakan TuGaS…..

  48. ASOE Says:

    Awan! Tulisan Sitinya ada yang salah. Mestinya Siti Nurbaya bukan Sitti Nurbaya. Title ringkasan ini kan Siti bukan Sitti.

  49. Aldy Geto Says:

    Makasih ya Atas ceritanya jadi bisa ngumpul tugas!!!!:D :*

  50. Aldy Geto Says:

    ada yang salah juga itu loh yg tulizan me;awan kn hrusnya melawan…

  51. ciesca Says:

    sudah paham……………………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  52. man sandy Says:

    saya mencari ini untuk pendukung dalam membuat tugas analisis sastra,kebetulan saya meganalisis Sitti Nurbaya.Terimakasih ya…..

  53. Januar Says:

    Cerita ini baru ringkasan, ada nggak yang berupa buku yang bisa didownload!

  54. awan sundiawan Says:

    @all: terima kasih atas apresiasinya, semoga bermanfaat.

  55. eReNa Says:

    Aq udh bCa n0veL na 2x pz SMP duLuw..

  56. Putri Says:

    thank’s ya udah ngebantu buat tugas bahasa

  57. joko Says:

    maksih loh GAN ngebantu bgt but tugas BI…..udah gurunya gak asik PR nya pula gak asik…. makasih lohhhh :) :)

  58. gracia Says:

    mkasih bgt lho, krna novel ni dh bntuin aq nyelesaiin tgas B.I
    MKASIH BGT LHO

  59. Awan Says:

    @all: terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya, semoga bermanfaat

  60. awal Van' Anoem Says:

    Kenapa ya siti noer baya nya gk kawin aja ama si datuk,,kan si datuk kaya.
    hehehehheheeeeeeee……:)

  61. dhestie Says:

    thanks bnged ya,,
    ringkasan ini ngebantuin ak nyelesain tugas b.i

  62. zen zein bojes Says:

    terima kasih ini ngebantiun saya untuk pr bahasa nih

  63. Company Profile Says:

    menarik . .
    cerita yang pas buat artikel saya,
    ^.^ hehe
    kejem banget tgal cpoy paste..
    tanks inpoh nya..

  64. chandra brandonnizer Says:

    makasih buat bikin pr bhs indonesia …
    ahhaahahaah :)

  65. laila fitriyanti Says:

    i not understanding with siti nurbaya..,////

  66. malika Says:

    siti nurbaya tob beud dech!!!!

    gimana ya caranya bikin kelebihan dan kelemahan novel siti nurbaya???

  67. Rezaldi Thris'na Says:

    akhirnya ktemu jga neh novel
    thanks ya ….

  68. simon Says:

    thanks y..aku lbh tau lg tntang novel Siti Nurbaya,,,

  69. simon Says:

    thanks y,,,aku jd lbh bnyak tau ttg Siti Nurbaya

  70. nataline Says:

    wahhh,,thanks yaa…
    ngebantu banget buat ngerjakan tugass

  71. ghifari hilman Says:

    ehh toolong banntu aku dunt..
    sifat sifat tokoh nya kayak gimana aja ….
    buat pr b.i…plzz

  72. supriyatna Says:

    terima kasih,………… atas novel sastra lamanya, lengkapi dengan essay dong…..!

  73. derieyan Says:

    menarik ceritanya dari kecil sampai sekarang dah 20 tahunpun aku masih ingat jln ceritanya lho

  74. danu Says:

    ehh tolong lengkapi dech tokohnya , latarnya semua decch
    soalnya ntuk pr bahasa ne…… plizzzzzzzzzzzzzz

  75. Agung Says:

    Cerita yang penuh hikmah walaupun sudah lama pisannnnn … :)

  76. cindy Says:

    thank dah bantuin ngeringkas novel buat tugas BI
    tapi lu ada ringkasan yg tiap bab ngk? solnya gw tiap bab harus diringkas gitu

  77. awan sundiawan Says:

    @all: semoga bermanfaat, terima kasih atas apresiasinya.

  78. nhola Says:

    minta ringkasannya novel nya dong

  79. Dzul Says:

    minta deskipsi latar + kutipan nya donng

  80. vhina Says:

    wew keren ea cerita’a ,,

  81. Arih Says:

    Cerita ini mantap

  82. suci Says:

    thx ya..
    jd bsa nyeleseiin tgs sklh :))

  83. Lhilie's fighter Says:

    thankZz Y…..
    fOr yOur InfOrmaTioN……..!!!

  84. nisssa Says:

    andaii akk jdi siti x psty akk ngerassaen ..
    typpa rsa x kwint zma orrr bangkkotan…
    hahahahah.;.;.;.;.;

  85. nadhia adilla Says:

    Bagus bgt critanya

  86. danny Says:

    bgus……..
    ga ssh untuk nntn lgi hhe….

  87. bella Says:

    dari sekian lma _akhirnya
    ktemu jga

  88. novi ardiyanto Says:

    ni yg q cari ketemux cerpen siti nurbaya …….

  89. novi Says:

    ni yg q cari

  90. eka Says:

    bagus dari aksl

  91. cut putri merry Says:

    nice ^^

  92. Yanz Says:

    Tq ya kk anwan
    membantu banget ini blognya
    sekali lagi tq

  93. Yanz Says:

    Tq ya kk awan
    membantu banget ini blognya
    sekali lagi tq

  94. cUt zahra salsabilla Says:

    yach ,,
    AkhirNy 6w bz NyelesaiN tUgaz pR 6w ckran6 ,,
    Thankz y4ch ,,,

  95. gepeng Says:

    noveln mNTEP PISAN EUY

  96. gepeng Says:

    EWE TEWEWEWEEWEWEEWEWEWEEWEWE

  97. fatimah angel Says:

    novel ”SITI NURBAYA” tersebut sangat kerennnnzzz and menarikkk

  98. muhamad oman Says:

    haha… ini untuk PR gua . gua kls 5 sd hi..

  99. Mirna Nurlette Says:

    ceritanya kerendzz,,,, buat bkin tugas nihh,,,, tapi koq tokohnya pada meninggal semua ya…???

  100. LISA Says:

    WIIESSH, THANKS ney dagh buantu quew krjhaen tugass

  101. ari arunaldi Says:

    wah bagus tulisannya mas, saya izin copy di fb sebagai note ya mas.

  102. friska Says:

    paNJANG KALI PUNDDDDDDDDDDDDDDDDD

  103. Nandra Says:

    Thx buat ceritanya

  104. bismaadiwijaya Says:

    gimana caranya cari cerita salah pilh

  105. erwan ahmad Says:

    wah…
    hebat uy…
    mksh cerita nya bagus

  106. tennia Says:

    menarik sekali……………………

  107. wawa Says:

    makasih bantu banget buat pr’

  108. Uha Says:

    Izin ngeshare gan..

  109. gebiie o"o Says:

    wah., mngharukan bgt.. >< jd tau deh skr gmn ceritanya.. thx b4.. :')

  110. roderio Says:

    mkasih buat tgas bi

  111. veta Says:

    ringksannya krang sdikit nich tp ckup mmbantu mksih

  112. Riyanti Laura Says:

    thanx y……..

    tp ne dah sesuai dengan EDY lum???

  113. agan Says:

    bagus banget buat tugas bi . . . .
    thank you

  114. andre Says:

    thanks ya yg buat ne….?

  115. nadine nadhifah Says:

    penuh haru ceritanya .. thanks bwat penerbitnya , tugas saya jaddi bisa selesai dgan cepat ! semoga dpat bermanfaat yaa ..

  116. Abdi rofiq Says:

    Tragis, kasian bgt yachhh

  117. noname Says:

    thx ya gan buat ringkasannya :D

  118. tyazZ Says:

    hmm’zz tgass bereess

  119. ilham Says:

    terima kasih atas banutan’a…. :D

  120. awan sundiawan Says:

    @all: trims atas kunjungannya ke blog ini dan trims juga atas apresiasinya, semoga bermanfaat.

  121. ayu Says:

    bagus sekali

  122. awan sundiawan Says:

    @ayu: trims atas apresiasi

  123. Sepintas Cerita Siti Nurbaya « dentizz53 Says:

    [...]  byhttp://awan965.wordpress.com/2009/04/14/ringkasan-novel-siti-nurbaya/ Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this post.  Desember 22, 2011 [...]

  124. ruth Says:

    Thanks ya bwat ceritanya ngebantu buat tugas BI

  125. yeni Says:

    kok cuma dikit

  126. awan sundiawan Says:

    @yeni: ya tambahkan dong biar panjang, hehehe

  127. FeliaNoven Says:

    Wahh makasii banget yaaCh..
    Berkat Ringkasan NoveL Siti Nurbaya ini..
    Lebih mudah dan cepat selesaikan Tugas Bhs Indonesia ku.

  128. awan sundiawan Says:

    @FaliaNoven: trims atas kunjungannya, lebih baik baca novelnya, hehehe

  129. Ankar Says:

    Akhrnya tgaz b.ind dpt jga

  130. awan sundiawan Says:

    @Ankar: semoga bermanfaat

  131. akate Says:

    waah pada mati semua ya ?-___-

  132. Udien Says:

    Kisah siti nurbaya kaya kisah cinta gue, cuma bedanya cinta gue ndak disetujui babe gue

  133. nurlaela hasanah Says:

    thx bgt ya…

  134. Vika Lestari Says:

    Bagus sekali isi novelnya
    Semoga ada yang bisa dipetik dari isi ringkasan novel diatas uantuk dijadikan pelajaran yang penting…

  135. Grace Says:

    sy terkesan membacanya. :)

  136. awan sundiawan Says:

    @akate, @Udien, @nurlaela hasanah, @Vika Lestari, @Grace: terima kasih atas apresiasinya semoga bermanfaat

  137. A Darma Hamid Says:

    Permisi, aku mau chopy paste untuk menyimpannya di blogku.

  138. desi Says:

    angkatan berapa 20 atau 30 ?

  139. triskiAY Says:

    Semuanya meninggal.

  140. frizka apriyolanda Says:

    kyaknya ada yg brbeda ya critanya sama yg di novell,tpi intinya sma aja,mnding bca disni dripada bca novell sgitu bnyaknya cma dlam sebulan

  141. ajeng sekarsari Says:

    emmm..jadi gitu ya ceritanya???
    ringkasannya lengkap and jelas banget..
    salut deh!!!

  142. Mesa Says:

    kok agak beda ya….yaah…beda sumber , beda tulisan. tapi gak papa lah ! bahasanya lebih sopan yang ini !!! great job !

  143. "ADITYA" Says:

    Blog ini sangat bermanfaat sekali untuk pljrn B.Indonesia
    salut dehhhhhhhhh,,,,

  144. Iqbal Says:

    thanx udh selsain tugas b.ind gw ….

  145. aprianti Says:

    apo si kelemahan dan kelebihan dr novel ini

  146. awan sundiawan Says:

    @all: jika ada perbedaan isi rangkungan itu versi saya, lebih baiknya Anda sendiri yang membuat rangkumannya supaya lebih bagus, hehehe. Trims atas apresiasinya.

  147. Askum Says:

    Betul mas…intepretasi orang umum tentang novel ini kawin paksa. Saya pernah dapat tugas kelompok waktu SMA dulu (th.98) membahas novel ini.. kami menangkat tema sesuai dengan sub judulnya “kasih tak sampai”lalu dipresentasikan dikelas, dan reaksi dari teman2 pendengar langsung bertanya “kenapa bukan kawin paksa?” lalu kami jelaskan bahwa tidak ada paksaan siti nurbaya menikahi datuk maringgih dan dibenarkan oleh guru bahasa waktu itu..di film serialnya pun siti nurbaya sendiri yang bersedia menikah. Saya menonton sampai habis, maklum tidak ada tv swasta pada jaman itu di jogja… :D

  148. awan sundiawan Says:

    @Askum: Ya interpretasi tiap orang akan berbeda-beda, tapi bagi yang telah membacanya akan timbul pemahaman yang lebih tepat.

  149. Prayogi Rezpector ArdeazForever Says:

    saya dapat tugas meringkas novel tapi ini kug bnyak bnget…..
    tapi gpp di printtt jah kug…..
    mksh …… ats infrmsi novel.xa… :)

  150. erse nurul haq Says:

    ada tugas drama bikin kisah siti nurbaya gmn y supaya bs d bikin dialog tolongin donk……

  151. CII Nisa Says:

    saya dpt tugas . mencari roman .
    d suruh menghapal jlan critanya . mao nya cie crita siti nurbaya
    tpi pnjang banget critanya
    mna trhapal .
    hufft

  152. Tunnisa Fitrah Says:

    makasih, ringkasannya buat tugas bahasa indonesia :)

  153. 25 Sinetron Tahun 90an Yang Layak Tonton | my30uplife Says:

    […] orangtuanya. Sinetron ini ditayangkan di TVRI, terinspirasi dari novel dengan judul yang sama, Sitti Nurbaya karya Marah Rusli. Sinetron inilah yang menjadi cikal bakal dibuatnya sinetron lain yang terinspirasi dari sebuah […]

  154. xaltira Says:

    tnx buat tugas b.i nih untung


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.686 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: