
Waktu kita kecil kita dimanja. Manjakah mereka?

Kalo kita berpikir gaji kita/uang jajan kurang, bagaimana dengan mereka?

Kalu kita pikir kita tidak punya temen, tanya sama diri kita apakah kita sebenernya masih punya temen-teman yang masih ada di sekeliling kita?

Kita pikir belajar sangat berat dan menyusahkan.. Bagaimana dengan dia?

Jika kita berpikir hidup kita berat. Bagaimana dengan dia?

Jika kita “ngedumel” tentang sistem transportasi yang ada saat ini. Bagaimana dengan mereka?

Masih kah kita berpikir untuk membentak ibu kita?

Masih kah kita merengek minta makan “happy meal” atau “kfc” atau “aw”?
Makanya, selalu berpikirlah positif, masih banyak yang lebih menderita dari kita dengan berpikir positif ita bisa lebih menghargai hidup kita, hidup cuma sekali,jangan dibuat main-main.















Maret 8, 2009 pukul 11:05 pm
Menjual Text Link di blog wordpress.com—-> selengkapnya di http://onlinebisnis.web.id/?p=77
Maret 10, 2009 pukul 11:19 am
Thanks sudah memuat artikel itu. jadi malu sama diri sendiri nih…
Maret 10, 2009 pukul 2:52 pm
mudah2an begitu adanya
Juli 14, 2009 pukul 9:17 pm
ya allah ….,
Maksih aTas artkeLnya ….
BnaR” bhan ReNungan …..
Desember 22, 2009 pukul 12:14 am
Terimakasih telah memberikan cermin untuk diri ini ,agar selalu berkaca. Very good..
Januari 29, 2010 pukul 8:24 pm
artikeL ini udah nyadarin aku .. thx a lot .