Aku ingin semua keinginanku tercapai, semua keinginanku diikuti, dilaksanakan orang lain, dan dicapai dengan sukses. Aku ingin orang lain tidak menghalangiku pada semua keinginanku. Aku ingin orang lain taat, patuh, tunduk pada aturanku. Aku ingin dapat berhasil dalam menempuh keinginanku tanpa hambatan. Aku ingin yang tidak suka dengan keinginanku jangan menghalingiku. Aku ingin apa yang aku perbuat semuanya benar. Aku ingin yang semua tindakan orang lain yang tidak sejalan denganku dinyatakan salah. Aku ingin menang sendiri. Aku ingin dikerubuni banyak orang. Aku ingin dihormati orang lain. Aku ingin dihargai orang lain. Aku ingin dibutuhkan orang lain dan dibayar mahal. Aku ingin orang lain tidak meninggalkanku. Aku ingin orang lain mendengar ucapanku, melihat hasil karyaku, dan memujinya. Aku ingin yang paling sempurna diantara orang lain.

Aku ingin berbuat sekendak hatiku sendiri.

Ah…. terlalu banyak keinginan…!

Apakah saya ini termasuk aku juga? Ada yang bisa bantu?


  1. kita ini manusia kang, Allah lah yg menetukan.
    slamat berpuasa, mohon maaf lahir bathin

  2. @Teh Nenen Gunadi: sami2, ya siap…. !

  3. Kang Awan, banyak keinginan, berarti hidup. Coba bayangkan… kalau saja tidak punya keinginan! Kang Awan juga saya, harus seperti ‘aku’, tapi ya… kita hanya diwajibkan berupaya, sang Pencipta-lah yang menentukan segalanya. (kumaha yeuh… blog abdi berantakan keneh – engke moal janten GURU profesional atuh hehe…)

  4. @kang Atep: Itulah ‘aku’ yang banyak keinginan padahal kebutuhannya sedikuit. Trims Kang Atep atas kunjungannya :D




Leave a Comment