Huruf-huruf akan memiliki arti apabila dirangkai menjadi sebuah kata. Biasanya huruf-huruf konsonan dan vokal bila bersatu akan memiliki arti khusus. Sebuah kata tidak selamanya dibentuk oleh 4 huruf atau lebih, tapi bisa juga dengan 2 huruf, seperti kata “oh”.

Kata “oh” bisa bermakna “(i)ya”, “aku tahu”, atau makna lain yang lebih dalam.

Suatu ketika saya mengirimkan pesan yang agak panjang…, tiba-tiba balasannya hanya kata “oh”.

Meskipun hanya kata “oh” saya bahagia karena dia masih tetap respon… coba kalau tidak respon atau balasannya yang menyakitkan…..? Apa jadinya?

Terima kasih, meskipun dirimu hanya mengirimkan kata “oh” aku tetap bahagia


  1. @saia: tuh kan cuma oh….. :D

  2. oh…..Kang Awan geuningan, punten atuh tambihkeun abdi di list Alumni SMA 1, hatur nuhun :)

  3. salam
    *kok aku tersindir ya* :D
    setelah aku bla-bla kasih explain panjang lebar.. duh ternyata responnya cuma..oh..tapi efek kata oh itu akhirnya membuat saya bahagia juga *curhat colongan*

  4. @nenyok: salam kembali, tersindir? berarti perasaannya halus… bahagia? yang penting ada respon…. meskipun responnya belum tentu nyambung :D

  5. Oh….

    ( yg ini masuk ke kategori itu nggak :D )

  6. ooohhhh.??
    {double semuana berarti apakah?] :lol:

  7. oh ya?
    oh betapa luas maknanya kata “oh”
    ooohh aku jadi tau sekarang
    apa artinya kata “oh” itu
    oh gitu ya Kang Awan?
    Oh!

  8. @utchanovsky : “oh” yang ini, “aku baru tahu… ” :D
    @wi3nd: sepertinya “aku tahu sekarang” :D
    @pop_ice: “oh” baru tahu ya….. :D

  9. huehehehe..pak awan jeli juga membahas “oh” :d
    ya, kadang kalo pake jwbn “oh” jika memang ngerti ato tidak ngerti jadi bls seadanya gt ato kaget..

  10. oh oh oh

    *paling ga 3 kali heuheuheuhe

  11. @bu eNPe: hehehe nyantey saja…. :D
    @natazya: “oh” tiga kali…. :D




Leave a Comment