Archive for Juni 12th, 2008
“Siang…., kamu masih menunggunya”, sang mentari menyapa lelaki itu sambil menghangatkan suasa. Tak lama kemudia wanita yang ditunggu lelaki itu datang juga kemudian menghampiri lelaki itu yang sudah lama menunggunya. Wanita itu bertanya dalam hatinya, “Kau menungguku cukup lama, tidak bosan kah?”, “Mengapa kau tidak mencariku, tidak berupaya mengejarku, tidak mencoba menanyakanku?”
Karena kedua insan itu [...]
“Pagi, tuh fajar telah menyambutmu” sang embun menyapa lelaki yang masih duduk di bawah pohon rindang. Tapi lelaki itu masih duduk terdiam, membiarkan sang embun meneskan air kesejukan pada dirinya.
“Ah… segarnya embun telah menestekan air kesejukan pada diriku, sejuknya embun ini sesejuk senyum simpulmu, indahnya fajar di ufuk timur seindah tatapan matamu yang tajam.” gerutu [...]
Hari sudah malam
Sekarang masuk daerah malam hari
Malam sudah larut
Bulan dan bintang pun sudah mulai tidak menampakkan diri
Lampu hias pun sudah mulai padam
Malam sudah mulai gelap
Tapi hati lelaki itu masih terang
Karena api semangatnya masih menyala
Malam sudah mebawa angin yang dingin menggigit
Tapi lelaki itu masih punya kehangatan bersama api asmaranya
“Sudahlah jangan kau paksakan untuk menunggunya”, bisik angin [...]




























