Archive for Juni 11th, 2008
Kapan ya Indonesia bisa membobol gawang kesebelasan negara asing? Tapi kalau membobol dunia usaha, Indonesia telah berhasil memnobol perusahaan Belanda lewat internet. Hebat ya…. !
11/06/2008 17:31
Dua Warga Indonesia Bobol Perusahaan Belanda Lewat Internet
Liputan6.com, Jakarta: Dua warga negara Indonesia yang tinggal di Jakarta telah membobol Tim Tamsim Invex Corp., sebuah perusahaan Belanda yang beroperasi di Amerika [...]
“Hai, sudah sore, lembayung pun sudah mau ke tempat peraduannya!”, angin membisik kepada lelaki itu.
Tetapi lelaki itu masih tetap juga berdiam diri di bawah pohon rindang. Dia berharap rembulan dan bintang mengabari tentang seseorang yang ditunggunya. Dia masih ada harapan untuk mencoba bersabar menungu.
“Hai, aku angin siang yang masih memberikan kesejukan, dan aku akan segera [...]
Pemerintah pusat sedang konsentrasi pada pendidikan dasar. Mengapa begitu? mungkin pendidikan dasar selama masih belum diperhatikan oleh kita. Dan ini satu pojok keadaan pendidikan kita.
Atap Sekolah Ambruk, Murid Ujian di Emperan
Liputan6.com, Tangerang: Karena atap sekolah ambruk, murid Sekolah Dasar Negeri Mauk Barat, Tangerang, Banten, terpaksa ujian di emperan kelas menggunakan tikar, Selasa (10/6). Pasalnya, [...]
Kami bersama teman sejawat berencana akan jalan-jalan ke situ Lengkong Panjalu dengan mengendari motor. Sampai saat ini baru terdaftar 15 motor yang sudah siap berangkat. Acara tersebut direncanakan pada hari Minggu 15 Juni 2008.
Acara ini dilaksanakan dalam rangka penyegaran pikiran. Ada yang mau ikut ke situ Lengkong Panjalu? ya ikut saja… dari belakang….
Siang itu, seorang lelaki masih duduk di bawah pohon yang rindang
Lelaki itu masih tetap setia menunggu wanita pujaannya
Dia baru sadar bahwa mentari sudah condong ke arah barat
“Ah.. sebentar lagi lembayung muncul di ufuk barat,
Biasanya dia muncul juga bersamaan dengan lembayung itu”
Dia akan duduk di bawah pohon itu sampai lembayung muncul
Dia berharap yang ditunggunya itu datang [...]
Biasanya neng “kokom” bersama neng “imel”
Suka memberikan kabar baik tentang dirinya
Biasa neng “popon”
Suka memberikan kabar baik tentang dirinya
Sekarang neng “kokom”, neng “imel” dan neng “popon”
Diam membisu tidak seperti biasanya
Mereka memang jarang membiasakan seperti itu
Ah… biarlah aku tunggu kabar
dari angin
dari mentari
dari rembulan
dari bintang
dari embun pagi
dan dari rasa yang paling dalam
Adakah teman kabar tentang dirinya?




























