Guru Bantu dan Permasalahannya: Honornya Tidak Dibayar

Saya pernah mengutip pernyataan Menpan yang diberitakan di koran kompas yang berjudul Tahun 2007 Guru Bantu Diangkat

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufiq Effendi, Senin (28/5) menegaskan pada tahun 2007 semua guru bantu akan diangkat menjadi guru calon pegawai negeri sipil.

Menurut Taufiq, jumlah pegawai negeri sipil mencapai 3,6 juta orang. Kebih dari dua juta orang diantaranya adalah guru. Setelah semua guru diangkat, baru tenaga bidang lain seperti kesehatan akan diangkat.

“Penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2007 yang dimulai bulan Agustus akan diangkat bulan Oktober. Jadi sekarang prosesnya cepat terutama tenaga pendidik dan kesehatan,” kata Taufiq.

Taufiq mengatakan, 920.000 tenaga honorer selama bertahun-tahun setelah dizalami telah dizalimi dan dimarginalkan. Para tenaga honorer telah mengabdi selama belasan sampai puluhan tahun namun belum juga diangkat. Ada tenaga honorer yang dibayar Rp 20.000 bahkan ada yang dibayar dengan kelapa.

“Jika daerah ingin mengusulkan formasi pegawai negeri sipil silahkan, rapi harus jelas penempatannya. Misalnya permintaan formasi perawat harus jelas rumah sakit atau puskesmasnya dan ada surat permintaan dari dokter. Ini supaya transparan,” ujar Taufiq.

Menurut Taufiq, saat ini kementrian PAN dan Departemen Keuangan sedang menyusun sistem penggajian nasional. Gaji terendah pegawai negeri sipil diupayakan terus naik dari Rp 1.060.000 tahun 2006 menjadi 1.200.000 pada tahun 2007. Pada tahun 2008 gaji terendah pegawai negeri sipil akan dinaikkan lagi namun Taufiq enggan menyebutkan jumalhnya.

Komentar yang paling memilukan bahwa GBS yang sudah diangkat menjadi CPNS ternyata mulai Januari 2oo8 hononya sudah tidak diterimanya lagi. Setelah saya mencoba mencari informasi ke sana ke mari, memang pada masa yang lalu (katanya) menteri keuangan menginformasikan kepada menpan dan mendiknas bahwa mulai Januari 2008 pemerintah sudah tidak akan mengeluarkan honor untuk GBS, akhirnya menpan mengelarkan pernyataan bahwa GBS mulai tahun 2008 akan diangkat jadi CPNS (masa GBS sampai Desemebr 2008), betulkah demikian?

Bahkan seorang pejabat teras kabupaten “kota kuda” menyatakan “GBS beruntung diangkat menjadi CPNS, tinggal pilih mana honor GBS masih tetap ada atau diangkat jadi CPNS?” [pernyataan atau pertanyaan yang kurang tepat].

Kemudian saya cek kepada GBS yang diangkat bulan Juni 2007, ternyata mereka TMT-nya terhitung mulai Januari 2007, dan mendatkan rapel hanya dua bulan. [Idealnya gaji 80%-(honor GBS kali sekian bulan)]. Ya itulah kenyataan harus diterima oleh para guru bantu.

Guru bantu yang diangkat November 2007 lebih parah lagi, karena mulai Januari 2008 sudah tidak mendapatkan honor GBS, padahal untuk GBS yang diangkat bulan Juni 2007 mereka masih tetap mendapatkan honor GBS sampai batas menerika SK CPNS. Untuk GBS yang diangkat CPNS bulan November 2007 harap bersabar, mudah-mudahan nanti mendapat rapel 80% kali jumlah bulan yang terlewati sampai menerima SK CPNS dan tidak dipotong oleh potongan-potongan yang tidak jelas.

Beberapa tanggapan dari pembaca cenderung memiliki permasalahan yang sama, saya kutip komentar para pembaca tersebut.

danni Berkata:
Mei 29, 2007 di 1:29 am

Alhamdulillah kabar baik yang ada. semoga dengan adanya berita tersebut para guru bantu dan pegawai negeri. semoga dengan adanya kenaikan gaji dapat membeli semua kenaikan harga barang yang sudah terjadi saat ini (sebenarnya sama juga bo’ong yaa… gaji naik, harga barang naik. apa karena harga barang naik terus gaji naik???)

edi sunardi Berkata:
Oktober 29, 2007 di 1:40 am

dengan hormat,

bersama ini kami mohon info tentang penerimaan pegawai guru negeri sebab istri saya sudah mengajar di SD negeri 10, sudah cukup lama.
saya ini tinggal di Kp. Sidamukti-sukmajaya depok

terima kasih atas bantuannya,

wassallam,

edi s

edi sunardi Berkata:
Oktober 29, 2007 di 3:34 am

pak Awan, kami mohon mendapatkan info kapan ada lagi pengangkatan guru honorer
sebab sampai saat ini istri kami masih tetap honorer di SD Sukamaju 10 depok.
kadang2 bayarnnya ditunggak sampai 3 bulan, di mana mata hati pemerintah depok yah ?

safar Berkata:
Nopember 3, 2007 di 1:47 am

aduh cape dee. mana buktinya, jangan cuma janji ya. realisasikan dong. aku ma uda 3 tahun mengabdi tidak perna didata bahkan saya sudah mengajukan n di BKD tapi katanya akan didata secara langsung dilapangan, nyatanya tidak perna ada pendataan.

fera Berkata:
Nopember 5, 2007 di 5:03 am

moga2 aja, karena pemerinth ga pernah serius menangani guru2 bantu, dianggapnya kita ini seperti warga buangan

puji hartono Berkata:
Nopember 17, 2007 di 12:23 pm

sampai sekarang guru bantu yang ada DKI Jakarta belum menerima SK pengangkatannya didaerah lain sudah semua. bagaimana ini ?

sudarmi Berkata:
Nopember 21, 2007 di 2:55 pm

asl.
tolong kasih tau nama /data data guru bantudiklaten yang sudah didata.
trim

fkgbp riau dumai Berkata:
Nopember 24, 2007 di 6:28 pm

yang menjadi masalah bagi kami adalah prop riau sejak tahun 2005/juli mengangkat guru bantu daerah angkatan 2005 dan angkatan 2006 , angkatan 2005 1475, angkatan 2006 4000 orang. sedangkan dalam pp43 2007revisi pp48 dihitung masa kerja per nopember atau desember 2005. lalu kami bagaimana…jelas-jelas tdk terakomodir dalam aturan itu. kami mintak pemerintah sby merevisi pp itu masa kerja terhitung 2007, jika ingin benar-benar memperjuangkan nasib guru.

fkgbp riau dumai Berkata:
Nopember 24, 2007 di 6:37 pm

kami dari forum komunikasi guru bantu prop riau kota dumai yang berjumlah lebih kurang 517 orang, yang diangkat oleh gubernur riau sejak 2005/juli dan 2006/september, tidak jelas nasibnya. karena klami tidak masuk database apalagi diangkat jadi cpns. kemana kami harus mengadukan nasib kami. ke pemerintah atau legislatif…capek deh……mungkin kami harus mengadukan nasib kami cik gu-cik gu ni ke makam pahlawan. mana tau arwah para pahlawan mendengarkannya. tapi kami kasihan. jangan-jangan para pahlawan jadi menangtis. betapa tidak!cita-citanya yang tertuang dalam teks proklamasi dan mukaddimah UUD 1945 telah hampir dikubur para generasinya. kami mhn bapak SBY menyibak hatinya pada momentum hari guru ini…….

modi Berkata:
Nopember 29, 2007 di 4:53 am

saya ingin tahu apakah kakak saya yang bekerja sebagai guru honorer di sdn gentra masekdas garut sudah terdaftar sebagai guru calon pegawai negeri sipil?mohon bantuannya.terima kasih

wahyudi Berkata:
Nopember 30, 2007 di 12:21 pm

mohon info formasi penerimaan guru bantu menjadi PNS pada periode 2007 di kabupaten Nganjuk Jatim

wahyudi Berkata:
Nopember 30, 2007 di 1:09 pm

kami mohon kepada bapak presiden pedulikan kami nasib guru bantu segera tuntaskan kami jadi PNS, dan kami berharap kepada bapak-bapak pejabat pikirkan kami guru bantu angkatan 2004-2005 nasib kami pada 31 desember 2007 kontrak kami habis dan perpanjang kontrak kami

edo karak Berkata:
Desember 2, 2007 di 11:47 am

inga’ inga’ rekrutmen pegawai berdasar kompetensi ,kemahiran,dedikasi dan loyalitas NKRI jangan asal tua ,lama mengabdi apalagi rasa kasihan…….. mau dibawa kemana negara ini jika pegawainya low standar…………..capek deh

iwwiryawan Berkata:
Desember 5, 2007 di 11:29 am

salam,
saya juga punya kasus yang sama dengan bapak ibu yang lain, istri saya guru bantu di salah satu smp di denpasar yang belum jelas nasibnya(tidak masuk database), dan kita berbenturan dengan PP 48 2005, yang masa kerjanya sampai 1 desember 2005 hanya terhitung 11 bulan, akan tetapi jika mengacu ke PP 43 2007 sudah terhitung 1 tahun masa kerja. Lalu hubungannya dengan janji MenPan, apa ya? Kontrak Juga sudah mau habis 31 Des 07, lalu setelah itu apa? Sepertinya tidak ada yang memfasilitasi kami atau tepatnya kita. Lalu Jalan keluarnya kira-kira apa ya? Apakah kita Harus “MENGEMIS” belas kasihan?! Kemana?! sepertinya buntu. Atau harus menunggu nasib?? KAlau mau ngomong yang ideal… ya semoga tidak, kalau memang demikian kualitas pendidikan mau dibawa kemana? Siapa yang bertanggung jawab? Para Guru (Bantu)?! Pemerintah? BKD? BKN? Para Menteri? Presiden? Lalu……
ya semoga jadi bahan renungan dan diskusi
terimakasih
salam

Arief Berkata:
Januari 23, 2008 di 2:22 am

Pak Menteri gimana nasib guru bantu di jakarta, kenapa belum juga ada yang diangkat. mereka akan mengangkat PTT untuk guru yang sudah mengajar di sekolah-sekolah negeri tetapi kami yang di swasta untuk guru bantu belum ada yang diangkat satu orang pun gmana pak menteri? ini hanya ada di jakarta saja daerah lainnya sudah diangkat…….

kasihan kami Berkata:
Januari 27, 2008 di 9:20 am

kenapa istri saya belum diangkat menjadi PNS padahal sudah mengajar 2 tahun lebih. gimana dong…istri saya mengajar di cikampek…bagaimana ini belum ada kejelasan sampai sekarang..pemda karawang gimana ini….mohon jangan hanya menerima SUAP saja oknum-oknumu………

any sulistyawati Berkata:
Januari 31, 2008 di 1:25 pm

saya adalah guru bantu, di Jakarta Selatan. Saya menjadi guru bantu sejak tahun 2003. Akan tetapi sampai sekarang belum diangkat PNS. Boro-boro diangkat, data pemberkasan aja saya belum. Ada juga teman saya , sudah CPNS tapi SK belum ada.Bagaimana sebenarnya status kami ini ?

Darsono Berkata:
Februari 26, 2008 di 6:28 am

Saya gbs di Langkat, ingin tanya mengapa honor bulan januari 2008 sampai sekarang distop ? kemudian saya sudah lulus sebagai calon CPNS pada bulan desember 2007, kapan sk kami keluar ?

wiwiek sumiati Berkata:
Maret 5, 2008 di 2:53 pm

moga pengangkatan guru bantu bukan wacana pemerintah aza… tolong perhatiakan juga nasib guru bantu….jangan janji – janji muluk.

andari Berkata:
Maret 8, 2008 di 11:21 pm

Ada apa dengan pemerintah kita ya? Apakah kondisi keuangan sudah benar-benar memprihatinkan? sehingga pemerintah sudah tidak mampu lagi memberi gajii guru bantu. Meskipun sudah dinyatakan lulus sebagai CPNS, tapi kan kami belum terima SK. Dengan dihenntikannya gaji guru bantu sejak Januari 2008, bagaimana kami dapat mencukupi kebutuhan yang harganya semakin melangit? Bapak Presiden, adakah kau dengar jerit hati kami dan anak-anak kami para guru bantu????

About these ads

5 Tanggapan to “Guru Bantu dan Permasalahannya: Honornya Tidak Dibayar”

  1. faqih Amin Says:

    Informasi yang saya dapatkan melalui Radar Cirebon, di Majalengka dan di Indramayu honor Guru Bantu bulan Januari 2008 sampai maret 2008 telah dicairkan. Bagaimana dengan kabupaten Cirebon ?…

  2. dewi astuti Says:

    Pak Mentri yang terhormat. Bagaimana nasib guru bantu Riau. Kami sudah mengabdi sejak tahun 2005, sampai sekarang masih belum diangkat. Sampai kapan kami menjadi honorer ? Kami tak bisa ikut tes PNS jalur umum karena umur sudah lewat. Sebelum diangkat menjadi guru bantu bahkan kami sudah menghonor sejak 1997. Terima kasih atas perhatiannya.

  3. sayi Says:

    salam
    sabar ya bpk n ibu”
    gaji ibu saya jg belum kluar…

  4. bambang Says:

    pak tolong saya diberi data guru bantu angkatan tahun 2005
    propinsi jawa tengan kab temanggung

  5. repai Says:

    kami gurubantu kabupaten yg diangkat bupati sptmber 2007 di telukkuantan riau.apakah kami ikut diangkat menjadi cpns?dan disamakan dgn gurubtu prof riau?trmksh


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.691 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: